Pak Syaff Al,
Takti wak yo lo, sampan tu lah bapunyo, maa lo namuah nyo agiah ka urang.
Ado nan haluih mainnyo, mulo disubarangan dek urang lain, lah ampia tibo 
diambiak aliah kemudi tu, ado lo sajak mulo ndak lapeh basi bulek dipaciknyo.

Kok di ambo, tigo calon ambo. Nyo, pak JK rang sumando, pak Dino jo pak Irman, 
kalau ado kurangnyo, masih saketeknyo, nan jaleh sajak nenek moyangnyo lai 
jaleh katurunanyo, lai muslim sadonyo. Baagakti pak Al tu, he hee, lai suai. 

Salam,

Elthaf 

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sat, 1 Feb 2014 05:02:13 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Bls: Re: [R@ntau-Net] OOT : Maagak Lantun?

Pak ANB n Pak Eltaf n.a.h.

Capek bana malatuihnyo. Peluru ko ka disimpan2 dek urang menjelang berakhirnyo 
konvensi Partai Demokrat. Nan kini elektabilitasnyo tinggi, diperkirakan bakal 
rontok atau dirontokkan. Tingga Pramono Eddy se surang lai....

Salam,

Syaf AL, 50, Bogor

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sat, 1 Feb 2014 03:47:26 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] OOT : Maagak Lantun?

Pak Akmal,
Untuak presiden RI 2014, mamang paralu bana disigi profil baliau, dg makin 
banyakyo info makin tabukalah sosok calon tu.
Ambo raso, nan paliang pantiang tu agamonyo, kudian baru kompetensinyo, kini 
lah mulai takuak, si A hebat, ternyata inyo rektor di. U, nan sabalunnyo 
identik jo jil, si J alun nampak karajonyo tapi digadang2kan pencitraannyo, 
rponyo ado tim survei nan santiang, si G hebat, ruponyo datuaknyo pendiri 
aliran sasek, cuma apokoh inyo ikuik pulo?.

Mungkin nan rancak, carilah sosok hebat, agamonyo taat, jaleh asal usulnyo, 
kelg besar apak jo kelg besar amaknyo lai islam sadonyo, kalau nan gado2 tu 
biasonyo akn banyak masalah.

Mokasih pak ANB.

Salam,
Elthaf 

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Akmal Nasery Basral <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 1 Feb 2014 10:34:56 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] OOT : Maagak Lantun?

Mak MM***
di luar spekulasi motif pengunduran diri GW apokah talibek dalam impor
beras ilegal, atau murni untuk konsentrasi mahadoki pilpres,
ado sisi lain nan menarik secaro historis, yakni GW sebagai cucu kandung
Minhadjurrahman Djojosoegito, pendiri Ahmadiyah di Indonesia. Kakek GW ko
dulunyo tokoh Muhammadiyah di Jogja, konon salah surang murik awal KH Ahmad
Dahlan pulo, tapi kudian menjadi Ahmadiyah dan sampek talibek dalam diskusi
sengit dengan Haji Rasul mewakili Muhammadiyah. Tapi MD tatok mamiliah
kalua dari Muhammadiyah dan menjalani keyakinan barunyo.

Nan manarik bagi ambo, seandainyo elektabilitas GW taruih maningkek naiak
atau bahkan jadi "kudo hitam" dalam pilpres mendatang, apokah akan ado
dampaknya bagi Ahmadiyah di Indonesia?  Baa manuruik Mak MM atau tuo-tuo
lain di palanta?

Wass,

ANB



Pada 1 Februari 2014 07.43, Muchwardi Muchtar <[email protected]>menulis:

>  Jumat, 31 Januari 2014 21:32:08 WIB
> Menyeret Mundurnya Gita Wirjawan dengan Beras Vietnam
>
>
>
> [image: Minister of Trade of Indonesia Gita Wirj]
>
> JAKARTA (Pos Kota) - Ada yang mengkaitkan mundurnya Gita Wirjawan dari
> jabatannya sebagai menteri perdagangan, karena terkait impor beras ilegal
> dari Vietnam.
>
> Pengamat politik Indria Samego yang dihubungi di Jakarta, Jumat malam.
> "Kasus impor beras ilegal dari Vietnam sudah bukan menjadi rahasia umum
> lagi," papar Indria.
>
> Menurut dia, Gita   sebagai menterinya bertanggungjawab. "Kita apresiasi
> sikap Gita yang mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggungjawab karena
> kasus impor beras ilegal," papar Indria.
>
> Ia mengatakan selama ini kalau ada permasalahan di kementeriannya,
> menterinya tidak mau mundur, bahkan saling menyalahkan, para menterinya
> lepas tanggungjawab.
>
> Ia mencontohkan ketika terjadi kasus impor daging sapi di Kementerian
> Pertanian yang menyeret Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi
> Hasan Ishaaq, tapi Menteri Pertanian Suswono tidak mau mundur dari
> jabatannya.
>
> "Berbeda dengan Gita yang  ksatria dengan menyatakan mengundurkan diri
> dari jabatannya. Sikap Gita ini merupakan contoh yang baik bagi pejabat
> lain," papar Indria.
>
> Gita sendiri dalama keterangannya di Jakarta, Jumat (31/1) siang
> menyatakan, pengunduran dirinya karena ingin fokus  pemenangan konvensi
> calon presiden (capres) Partai Demokrat, bukan karena munculnya kasus
> impor beras ilegal dari Vietnam. (*Johara/d*)
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke