Alhamdulillah kalau penjelasan sederhana itu bermanfaat, Pak Saaf. Semoga bapak sekeluarga (nan sedang) di Surabaya selalu dirahmati Allah Swt.
Wass, ANB 45, Cibubur Pada 1 Februari 2014 03.48, Dr. Saafroedin Bahar < [email protected]> menulis: > Bung Akmal, luar biasa mutu tausiyah Bung Akmal iko. Alun panah ambo > mambaco penjelasan sadalam iko. Tarimo kasih. > Wassalam, > SB, 77, Sby. > > Sent from my iPad > > On 23 Jan 2014, at 15.36, Akmal Nasery Basral <[email protected]> wrote: > > Iyo unik caro diskusi Pak Zorion ko mah yo. > Ambo batanyo mohon dijalehkan dalil nan apak pakai untuk menyatakan bahwa > beriman kepada kitab-kitab Allah adolah hanya "beriman kepada Al Qur'an" > seperti apak tulih, tapi bukannyo dijawek malah ditanyo baliak ka ambo: > "Tolong > tunjukkan ayat al quran dmn Allah menyuruh ummat utk mengikuti perintah2 > kitab terdahulu. Rukun Iman ke 4,spt yg sanak kemukakan." > > Baiaklah ambo jawek partanyaan Pak Zorion: > > 1. Dari Ibnu Umar, ayah saya Umar bin Khattab r.a. berkata: > > "Pada suatu hari ketika kami duduk di dekat Rasulullah Saw, tiba-tiba > muncul seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih dan rambutnya sangat > hitam. Pada dirinya tidak tampak bekas dari perjalanan jauh dan tidak > seorang pun di antara kami yang mengenalnya. Kemudian ia duduk di hadapan > Nabi Saw ...dst ... kemudian berkata: "Wahai Muhammad, terangkan kepadaku > tentang Islam." > > Kemudian Rasulullah menjawab Islam itu adalah engkau bersaksi bahwa tiada > tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dst ... Orang itu berkata, "Engkau > benar." Kami menjadi heran, karena dia yang bertanya dan dia pula yang > membenarkan. Orang itu bertanya lagi, "Lalu terangkanlah kepadaku tentang > iman?" Rasulullah Saw menjawab: "Hendaklah engkau beriman kepada Allah, > para malaikat-Nya, *kitab-kitab-Nya*, para rasulnya, hari akhir, dan > kepada takdir yang baik dan yang buruk." Orang tadi berkata, "Engkau > benar." Lalu orang itu bertanya lagi... dst ttg ihsan... lalu Nabi menjawab > tentang ihsan ... dst... lalu orang itu bertanya lagi tentang kiamat, lalu > Nabi menjawab ttg tanda-tanda kiamat ...dst... Kemudian orang itu pergi, > sedangkan aku tetap tinggal beberapa saat lamanya. Lalu Nabi bersabda, > "Wahai Umar, tahukah engkau siapa orang yang bertanya itu?" Aku menjawab, > "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui." Lalu beliau bersabda, "Dia itu > adalah malaikat Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan agama > kalian." (HR Muslim, Nasa'i, Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ahmad). > > > Perhatikanlah matan (isi) hadits itu, Nabi indak manjawab pertanyaan > malaikat Jibril, "Iman adalah percaya kepada Allah, para malaikat-Nya, > *Al-Qur'an > *... dst ..." > Ini menunjukkan bahwa iman kepada kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada > para rasul sebelum turunnya Al Qur'an adalah mutlak adanya. > > 2. Dalil dalam Al Qur'an untuk beriman kepada kitab-kitab Allah: > > 2.1. QS Al Baqarah (2) ayat 136 > > "Katakanlah (wahai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan *kitab > yang diturunkan kepada kami*, dan *kitab yang diturunkan kepada Ibrahim, > Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya*, dan *kitab yang diberikan > kepada Musa dan Isa *serta* kitab yang diberikan kepada nabi-nabi dari > Rabb mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka *dan > kami hanya tunduk patuh kepada-Nya." > > 2.2. QS Al Maidah (5) ayat 8 > > "Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur`an dengan membawa kebenaran, > *membenarkan > apa yang sebelumnya*, yaitu Kitab-Kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan > sebagai *muhaimin* terhadap Kitab-Kitab yang lain itu." > > *Muhaimin* yakni sebagai *hakim* terhadap kitab-kitab terdahulu. Para > mufassirin berpendapat makna ayat ini adalah *tidak boleh mengamalkan*hukum > apapun yang terdapat dalam kitab-kitab terdahulu *kecuali > jika dibenarkan* *dalam Al-Qur`an. * > > Jadi, jelas sekali bahwa kitab-kitab Allah sebelumnya tidak boleh > diamalkan lagi, melainkan sepanjang ajarannya tidak bertentangan dengan Al > Qur'an maka ajaran itu masih valid (misalnya dalam 10 Perintah Tuhan yang > terkenal itu, ajaran tidak boleh mencuri, membunuh, berzina, harus berbuat > baik kepada orang tua, dst, tetap berlaku karena yang demikian pun yang > diajarkan Qur'an). > > Nah, dek karano ambo alah manjawek tanyo Pak Zorion jo 3 (tigo) dalil, > tolong Pak Zorion sampaikan dalil apak (cukuik ciek sajo) bahwa maksud > "beriman kepada kitab-kitab Allah" itu adolah saroman pengertian bapak, > yakni hanya "beriman kepada Al Qur'an" saja? > > 3. Tentang ABS-SBK, apa kitabullah di sini termasuk Taurat, Zabur, Injil? > "Kebablasan nanti," tulis Pak Zorion. > > Kalau kini Pak Zorion alah mencermati QS 5: 8, tantu sajo secaro > epistemologis konsep "K" dalam SBK adolah termasuk kitab-kitab Allah > lainnya, SEPANJANG TIDAK BERTENTANGAN dengan Al Qur'an. > > Namun dalam pengertian praktis, "K" di siko memang mengacu pada Al Qur'an. > Tapi antaro pengertian praktis dan epistemologis berdasarkan QS 5: 8 itu > indak ado nan balawanan doh. Apolai sampai kablabasan, karena konsep Islam > adolah konsep nan integral, indak sapotong-sapotong. > > Al Qur'an adolah ajaran nan samporono (5:3), tetapi dalam kesempurnaan itu > Al Qur'an mengakui kebenaran kitab-kitab sebelumnya (masih banyak lagi ayat > di dalam Qur'an nan manyatokan itu selain duo nan ambo tulih di ateh). > > > Lha, kalau Qur'an/Allah sendiri sudah menyatakan saroman dalam QS 2:136, > apa bukan pak Zorion nan malah "kebablasan" menafsirkan sendiri (karena > hanya mengandalkan tafsir *birra'yu* yang hanya mengandalkan logika) > rukun iman kepada kitab Allah hanya berarti percaya kepada Al Qur'an, tanpa > Pak Zorion melihat lagi penjelasan Qur'an sendiri? > > Allahu a'lam. > > Wass, > > ANB > > > > > > > > > > > > > > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
