Pak Epy, ingin bana awak mambaco berita dikoran nan bunyinyo :" Gubernur dan para bupati & walikota se Sumbar melakukan rapat khusus seharian membicarakan tentang pelestarian adat dan tradisi budaya Minangkabau. " Tampaknyo tidak akan pernah muncul berita taka itu. Kini kito bisa gigik jari sajo.
Salam, Zorion Anas, 58, Padang Pada 2014 2 10 00:59, "Epy Buchari" <[email protected]> menulis: > Assalamu'alaikumWW' > Sanak sapalanta n.a.h, > > Walau umur sudah kepala 7, keikutsertaan saya di palanta ini utamanya > adalah untuk belajar mengenai Minangkabau melalui bermacam topik dan > fenomena yang dibahas di palanta ini dengan beragam tingkat kedalaman, > keluasan, dan keseriusan dari member yang ikut dalam pembahasan. > Hari ini kembali ada pembahasan mengenai LKAAM yang sepak terjang dan > kinerjanya sering masuk dalam pembahasan. > Ini pembahasan yang bagi saya menjadi menarik karena keberadaan, kiprah, > fungsi dan peranan lembaga yang satu ini sependek pengetahuan saya memang > tidak jelas. > Sekurangnya ada 3 tautan berikut ini yang menarik untuk dikomentari atau > dibahas, walau ada yang bukan merupakan tulisan baru. > > > https://www.facebook.com/notes/pituah-adat-minangkabau/lkaam-organisasi-ditembak-patuih/164136390268302?comment_id=1730194 > http://id.wikipedia.org/wiki/LKAAM > http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=48990 > > Saya ingin menyimak bagaimana pembahasan selanjutnya dari topik menarik > ini. > > Maaf & wasalam, > > Epy Buchari > L-70+ > Ciputat Baru > > > On Sunday, February 9, 2014 8:02:23 PM UTC+7, Zorion wrote: >> >> Sungguh memprihatinkan bagi LKAAM, 2 tahun tidak mendapat bantuan APBD, >> krn dilarang pemerintah. Otomatis tugas pembinaan adat macet, seperti >> disampaikan Ketua LKAAM tadi sore di TVRI Sumbar. Adat minang akan >> menghilang? Seperti kutipan Gen Mac Arthur, the old soldiers never die, >> they only fade away. >> Adat minang mungkin tidak akan mati. Cuma akan menghilang. >> Kesungguhan pimpinan daerah memelihara tradisi adat mungkin juga akan >> meluntur. ABSSBK hanya akan menjadi ucapan keramat saja. >> Minang tidak lagi akan menjadi adat yang dibanggakan sementara adat >> Sunda, Jawa, Bugis dll terus kokoh dgn tradisi mereka. Kepada siapa harus >> mengadu? >> >> Salam, >> Zorion Anas, 58, Padang >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
