Nakan Zorin Anas dan sanak di palant n.a.h

Ambo ambiak saketek tulisan nakan ZA

" Penyebab utama sistem Matrilineal adat yang dikalahkan oleh sistem
Patrilineal Islam. Anak mengambil nama belakang bapaknya da bukan nama
kaumnya. Otomatis orientasi tradisi menjadi tradisi bapak dan kebanggaan
anak kpd bapaknya lebih dari kebanggaan terhadap adat tradisi ( mamak atau
datuk) kaumnya."

Mungkin paralu ada penekanan mengenai matrilineal: Matrileneal di
Minangkabau dominan hanya untuk urusan  harta pusaka atau harta  ulayat dan
gelar kebesaran.

Sampai hari kiamat, selagi harta pusaka  atau harta  ulayat masih ada di
Minangkabau, adat matrilineal itu tak akan hilang, tak kan ada yang akan
mengalahkannya, bagaianapun gencarnya dobrakan budaya luar.

Mungkin perantau bisa sementara, yang tak berhubungan dengan harta pusaka,
tapi begitu dia kembali ke Minangkabau dan menetap di Minangkabau ,
menempel kembali matrilinealnya, tetap saja harus patuh kembali kepada
matrilinealnya itu.

Adapun orang minangkabau mengambil nama belakang bapaknya, itu hanya budaya
islam yang diterima di MInangkabau, tapi tidak berpengaruh sedikitpun
terhadap harta pusaka/harta ulayat

Wass,

Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau


Pada 10 Februari 2014 09.08, Zorion Anas <[email protected]> menulis:

> Tarimokasih pak MN, yo kalau ambo dimuko PC, ambo elaborasi lbh banyak,
> berdasarkan penglihatan dan pengamatan ambo.
>
> Salam,
> Zorion Anas, 58, Padang
> Pada 2014 2 10 07:25, "Mochtar Naim" <[email protected]> menulis:
>
> Sdr Zorion,
>>
>> Bagus, tapi kenapa tak diteruskan jika itu penting untuk diketahui
>> bersama, walau sampai 100 atau 1000 pun.
>>
>> MN
>>
>>
>>
>>   On Monday, February 10, 2014 6:53 AM, Zorion Anas <[email protected]>
>> wrote:
>>  Pak Epy, ingin bana awak mambaco berita dikoran nan bunyinyo :"
>> Gubernur dan para bupati & walikota se Sumbar melakukan rapat khusus
>> seharian membicarakan tentang pelestarian adat dan tradisi budaya
>> Minangkabau. "
>> Tampaknyo tidak akan pernah muncul berita taka itu.
>> Kini kito bisa gigik jari sajo.
>> Salam,
>> Zorion Anas, 58, Padang
>> Pada 2014 2 10 00:59, "Epy Buchari" <[email protected]> menulis:
>>
>> Assalamu'alaikumWW'
>> Sanak sapalanta n.a.h,
>>
>> Walau umur sudah kepala 7, keikutsertaan saya di palanta ini utamanya
>> adalah untuk belajar mengenai Minangkabau melalui bermacam topik dan
>> fenomena yang dibahas di palanta ini dengan beragam tingkat kedalaman,
>> keluasan, dan keseriusan dari member yang ikut dalam pembahasan.
>> Hari ini kembali ada pembahasan mengenai LKAAM yang sepak terjang dan
>> kinerjanya sering masuk dalam pembahasan.
>> Ini pembahasan yang bagi saya menjadi menarik karena keberadaan, kiprah,
>> fungsi dan peranan lembaga yang satu ini sependek pengetahuan saya memang
>> tidak jelas.
>> Sekurangnya ada 3 tautan berikut ini yang menarik untuk dikomentari atau
>> dibahas, walau ada yang bukan merupakan tulisan baru.
>>
>>
>> https://www.facebook.com/notes/pituah-adat-minangkabau/lkaam-organisasi-ditembak-patuih/164136390268302?comment_id=1730194
>> http://id.wikipedia.org/wiki/LKAAM
>> http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=48990
>>
>> Saya ingin menyimak bagaimana pembahasan selanjutnya dari topik menarik
>> ini.
>>
>> Maaf & wasalam,
>>
>> Epy Buchari
>> L-70+
>> Ciputat Baru
>>
>>
>> On Sunday, February 9, 2014 8:02:23 PM UTC+7, Zorion wrote:
>>
>> Sungguh memprihatinkan bagi LKAAM, 2 tahun tidak mendapat bantuan APBD,
>> krn dilarang pemerintah. Otomatis tugas pembinaan adat macet, seperti
>> disampaikan Ketua LKAAM tadi sore di TVRI Sumbar. Adat minang akan
>> menghilang? Seperti kutipan Gen Mac Arthur, the old soldiers never die,
>> they only fade away.
>> Adat minang mungkin tidak akan mati. Cuma akan menghilang.
>> Kesungguhan pimpinan daerah memelihara tradisi adat mungkin juga akan
>> meluntur. ABSSBK hanya akan menjadi ucapan keramat saja.
>> Minang tidak lagi akan menjadi adat yang dibanggakan sementara adat
>> Sunda, Jawa, Bugis dll  terus kokoh dgn tradisi mereka. Kepada siapa harus
>> mengadu?
>> Salam,
>> Zorion Anas, 58, Padang
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Grup Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Grup Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>>
>>
>>    --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Grup Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke