Mamanda Maturidi NAH,

Baa pandapek Mmd tentang urgensi pemberantasan korupsi?
Bagi Anis Matta isu ini tidak lagi menjadi orientasi masyarakat umum.

------------
PKS: Isu Pemberantasan Korupsi Tak Penting  

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta 
mengatakan partainya tidak akan fokus pada isu pemberantasan korupsi dalam 
kampanye pemilihan umum legislatif nanti. Dia menganggap isu antikorupsi tidak 
lagi menjadi orientasi masyarakat umum dewasa ini. (baca: RUU KUHAP, PKS: 
Polisi Lebih Baik dari KPK) 
-----------

Tantulah ndak kamungkin partai ko maangkek tema anti korupsi dalam kampanye. 
Kaji nan ndak paralu-paralu sajo. Galak gadang urang beko kalau mambaco jargon, 
"Inilah partai yang anti korupsi", terlepas mantan petinggi kanai apo tidak.

Mari kita lanjuik sagetek lai beritanyo.
-----------

Lagi pula, kata Anis, PKS sudah berhasil menghapuskan image korupsi yang 
menjerat partainya setelah Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden PKS, ditangkap 
Komisi Pemberantasan Korupsi lantaran diduga menerima suap. (baca: PKS Dinilai 
Ingin Balas Dendam)
---------------

Data apo nan dikumpuakan sampai kasimpulan macam ko kalua, tantu awak ingin tau?

Alun lai pakaro pro-kon presiden padusi. Mungkin Mmd manulak (maaf kalau ambo 
salah takok), tapi bagi partai ko indak masalah doh.

------------

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) siap membangun 
kerja sama politik dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. PKS 
tidak keberatan mendukung kembali pencalonan Megawati Soekarnoputri sebagai 
calon presiden (capres) pada Pemilu 2014.

"Bu Megawati maju capres itu hak demokrasi. Kita bisa saja mendukung," kata 
Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Mahfudz Siddiq kepada 
wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (23/1).

Mahfudz menyatakan, PKS tidak mempersoalkan kehadiran capres perempuan dalam 
kancah politik Tanah Air. Pasalnya, tidak ada undang-undang maupun konstitusi 
yang melarang seorang perempuan maju sebagai capres. 

"Kalau undang-undang tidak melarang, masak PKS mau menolak. Yang penting ada 
komunikasi," ujarnya.
-------
Ambo indak maragukan komitmen anggota partai nan di posisi manangah sampai ka 
grass root, tetap istiqomah kuat dalam dakwah, tapi satangah ka ateh itu hal 
nan balain.


Salam, 
ZulTan, L, 53, Bogor

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke