Mambaco sajo awak alah mancapak. Apalagi menatapnya di ateh meja makan. Raso-rasonyo lai ka sarik bana mambuek randang sarundeng. Mulai dari tulisan dan ide nan complicated sampai ka resep nan ringan-ringan muncul dari ujung pena Pak MN. Tarimo kasih Pak MN. Salam, Muchlis Hamid Sent from my BlackBerry 10 smartphone.
Mengapa pula yang mengilir air liur dunsanak Zultan , kan yang memasak rendang pakai semparah ditambah 12 kerat ayam kampung kan mamanda MN , onde Mande ialah macam-macam saja dunsanak ini , tapi terung ber-uapnya jangan banyak-banyak di lutok berabe nanti ..lebih enak lalok dari pada ....
-- Powered by Telkomsel BlackBerry® From: "ZulTan" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 9 Mar 2014 04:29:26 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUNDENG Sebenar mengilir air liur dibuatnya membaca resep Mamanda. Bagaimana ke tidak pula, mendengar rendang saja sudah mengeroncong perut saya, apalagi sampai mencampurkan semparah kelapa ketika membuatnya tentulah bertambah sedapnya. Naik jakun-jakun saya dibuatnya. Coba bayangkan sama Mamanda, rendang daging saja sudah demikian enaknya, apalagi jika ditambah 12 potong ayam seperti kata Mamanda tadi menjadi rendang daging ayam, apa tidak akan berlepoh suap dibuatnya. Nasi baru pula mengepuap dari periuk, ditambah minum air hangat-hangat kuku, tentu tak lupa sambal lada, atau sambal tanak jadi juga, dilengkapi dengan terung beruap, apa tidak bersimbah peluh di badan dibuatnya. Sebenar birahi saya jadinya. Banyak maaf. Anyway uncle, thanks for the sharing. If you believe in yourself, anything is possible. Just do it and good luck. Salam, ZulTan, L, 53, Bogor From: Mochtar Naim <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 9 Mar 2014 11:57:56 +0800 (SGT) ReplyTo: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUNDENG RENDANG
SERUNDENG
Mochtar
Naim
9
Maret 2014
UDAH lama saya mengimpikan bagaimana
kalau dalam membikin Rendang Padang parutan kelapanya tidak dipisah antara
santan dengan ampasnya, tapi langsung kedua-duanya masuk kuali tanpa dipisah,
dengan terlebih dahulu menghaluskannya dengan blender sampai halus. Air yang
dipakai untuk memblender selain air bersih biasa juga semua air kelapa dari dua
atau tiga buah kelapa yang dipakai. Katakanlah
kita memakai daging ayam satu ekor yang sudah dipotong 8 atau 12, dan 2 butir
kelapa. Lalu semua bumbu rendang yang di pasar juga tersedia jadi, juga dilumat
halus. Semua sekali masuk dalam kuali, plus garam secukupnya, tentunya. Untuk variasi
daging kita bisa masukkan pula kentang kecil yang masih utuh yang setelah
dicuci juga langsung dimasukkan.
Setelah dimasak dan tiap kali
diaduk-aduk, dengan pengapian dari besar ke sedang dan ke kecil, minyaknya
mulai keluar dan diaduk terus tiap beberapa menit, sampai isinya mulai menguning
dan airnya makin menghilang. Yang menarik, minyaknya tidak terpisah tapi
menyatu dengan daging dan bumbu kelapa tadi. Ketika warnanya sudah seperti
rendang, apa lalu yang keluar yang dihasilkan?: Rendang serundeng!, yang kita
langsung bisa merasakan campuran rasa rendang dan serundeng. Nyam, nyam,
rasanya enak sekali.
Cobalah bereksperimen pula!
. * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. | |||
- [R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUNDENG Mochtar Naim
- Re: [R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUNDENG ZulTan
- Re: [R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUNDENG iqbal rahman
- Re: [R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUNDENG hamid_muchlis
- Bls: [R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUND... asmun sjueib
- Bls: [R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUNDENG Evy Nizhamul
- Bls: [R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUNDENG asmun sjueib
- Re: [R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUNDE... Maturidi Donsan
- Re: [R@ntau-Net] MN: RENDANG SE... hamid_muchlis
- Re: [R@ntau-Net] MN: RENDAN... Mochtar Naim
- Re: [R@ntau-Net] MN: RE... Hayatun Nismah Rumzy
- RE: [R@ntau-Net] MN: RENDAN... Rina Permadi
- Bls: [R@ntau-Net] MN: R... Evy Nizhamul
- Re: [R@ntau-Net] MN: RE... Maturidi Donsan
