Satolo ambo sangnek Ambo ambiek tulisan bu evy "di awak indak ado samba " serundeng " doh... Nan ado rendang bumbu ambu - ambu. iko istilah kuliner kami".
Nan disabuik buk Evy ko , Iko samba randang urang Solok mah, bu Evy ko kalau manuruik caritonyo nyo dari Sinapa, Solok, jadi masakan tu babakeh bana. mungkin jo ado daerah lain ambo kurang tau. Kalau di Solok mambuek randang, io sasudah tasadio santan jo dagiang jo bumbu nan lain sarupo lankuueh dsb. harus pulo siap jo karambia bakukua, barandang dikuali sampai kiro-kiro kuniang, dibangkik sasudah agak dingin digiliang jo batu lado sampai caie. Bilo santan jo lado tambah bubu, alah masuak kakuali, dikacau taruih supayo indak pacah santan, kiro-kiro sagalagak, dimasuakan dagiang, alah kiro kiro mangao tabik minyak , dimasukanlah karambia barandang nan alah digiliang lumek tadi, di Solok namonyo itu ambu-ambu. iko nan mamanihkan gulai jawi urang baralek di Solok. Sahingo kalau ado urang mantai jawi baralek io banyak urang nan datang. Tasabuik ambu-ambu tu dek bu Evy yo takan kampuang. Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau Pada 9 Maret 2014 19.38, asmun sjueib <[email protected]> menulis: > Batue tue Evy, nan mambuek lamaknyo randang itu kan dek dirameih2 induek2 > dimano manuruik nan ambo danga2 seperti Nabi Muhammad makan jo tangan > sampai dijilek barasieh. Nach untuk kasus santan nan dirameih2 induek2 tu > bahwasanyo ado zat2 kasih sayang ditalapak induek2 itu bukan? atau > bagaimana yach. > Haasma > > > Pada Minggu, 9 Maret 2014 19:12, Evy Nizhamul <[email protected]> > menulis: > Pak MN .. nan ambo hormati > di awak indak ado samba " serundeng " doh... Nan ado rendang bumbu ambu - > ambu. iko istilah kuliner kami. > Kalau iyo ado rendang saroman iko - ba arti cocok bana jo induak-indauk > nan pamaleh marameh santan. Sadonyo di blender.. Wow indak ado istilah > lakek tangan lai.... :) > > Baitu mungkin yo.... > > > Salam > > 3vy Nizhamul > (Kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan) > > > > > Pada Minggu, 9 Maret 2014 11:29, ZulTan <[email protected]> menulis: > > > Sebenar mengilir air liur dibuatnya membaca resep Mamanda. Bagaimana ke > tidak pula, mendengar rendang saja sudah mengeroncong perut saya, apalagi > sampai mencampurkan semparah kelapa ketika membuatnya tentulah bertambah > sedapnya. Naik jakun-jakun saya dibuatnya. > > Coba bayangkan sama Mamanda, rendang daging saja sudah demikian enaknya, > apalagi jika ditambah 12 potong ayam seperti kata Mamanda tadi menjadi > rendang daging ayam, apa tidak akan berlepoh suap dibuatnya. Nasi baru pula > mengepuap dari periuk, ditambah minum air hangat-hangat kuku, tentu tak > lupa sambal lada, atau sambal tanak jadi juga, dilengkapi dengan terung > beruap, apa tidak bersimbah peluh di badan dibuatnya. Sebenar birahi saya > jadinya. > > Banyak maaf. > > Anyway uncle, thanks for the sharing. If you believe in yourself, anything > is possible. Just do it and good luck. > > Salam, > ZulTan, L, 53, Bogor > ------------------------------ > *From: * Mochtar Naim <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sun, 9 Mar 2014 11:57:56 +0800 (SGT) > *To: *[email protected]<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *[R@ntau-Net] MN: RENDANG SERUNDENG > > > > *RENDANG SERUNDENG* > *Mochtar Naim* > *9 Maret 2014* > > S > *UDAH lama saya mengimpikan bagaimana kalau dalam membikin Rendang > Padang parutan kelapanya tidak dipisah antara santan dengan ampasnya, tapi > langsung kedua-duanya masuk kuali tanpa dipisah, dengan terlebih dahulu > menghaluskannya dengan blender sampai halus. Air yang dipakai untuk > memblender selain air bersih biasa juga semua air kelapa dari dua atau tiga > buah kelapa yang dipakai. Katakanlah kita memakai daging ayam satu ekor > yang sudah dipotong 8 atau 12, dan 2 butir kelapa. Lalu semua bumbu rendang > yang di pasar juga tersedia jadi, juga dilumat halus. Semua sekali masuk > dalam kuali, plus garam secukupnya, tentunya. Untuk variasi daging kita > bisa masukkan pula kentang kecil yang masih utuh yang setelah dicuci juga > langsung dimasukkan.* > * Setelah dimasak dan tiap kali diaduk-aduk, dengan pengapian > dari besar ke sedang dan ke kecil, minyaknya mulai keluar dan diaduk terus > tiap beberapa menit, sampai isinya mulai menguning dan airnya makin > menghilang. Yang menarik, minyaknya tidak terpisah tapi menyatu dengan > daging dan bumbu kelapa tadi. Ketika warnanya sudah seperti rendang, apa > lalu yang keluar yang dihasilkan?: Rendang serundeng!, yang kita langsung > bisa merasakan campuran rasa rendang dan serundeng. Nyam, nyam, rasanya > enak sekali.* > * Cobalah bereksperimen pula! * > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dari grup ini dan berhenti menerima email dari > grup, kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dari grup ini dan berhenti menerima email dari > grup, kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
