Sudah saatnya nagari2 yang memiliki kuliner khas bisa menjadikan sbg
industri rumahtangga, dijual dgn kemasan (packing) yg rancak, apik fan
higienes. Tapi kok indak banyak yo nan melakukan? Ambo pernah mananyo
Randang Asese  di alang laweh. Sahari mereka menghabiskan 50-100 kg daging
utk pesanan rendang. Packing mesin mereka yo rancak. Kalau sakilo dijua
175ribu, hari rauo bisa 200 ribu. Bayangkan profit nan didapek sahari.
Manga nagari2 awak indak bisa berindustri kuliner macam itu? Harago masin
packing jo sealing bisa 5-10 juta rupiah. Iko cuma pemikiran sederhana,
tapi kalau induak2 di nagari nan pandai mamasak macam2 kuliner bisa manjua
jo kemasan profesional, akan sivuklah industri rumah tangga di nagari itu.
Tks salam ZA pdg.
Pada 2014 3 14 16:04, "Dedi Suryadi" <[email protected]> menulis:

> Nan menarik dek ambo, satiok kali mambaco email Mak MN, ba-a lah caronyo
> manulih dengan huruf awal S nan gadang dan huruf lainnyo ado baderet-deret
> ditapi-tapinyo....
>
> ambo cubo mambuek kok jadi sarupo dibawah iko, huruf nan paliang gadang,
> ndak bisa sagadang nan dibuek Mak MN tu doh, dan huruf nan disampiangnyo
> cuma bisa 1 deret, dan sisonyo taruih kabawah...
>
>
> Sudah lama saya mengimpikan bagaimana kalau membikin Rendang Padang
> parutan kelapanya tidak dipisah
> antara................................................
>
> hehe......sisi lain..
>
>
> *----- Rapat Rutin Pengurus Serikat Harus Tetap Ada. **Karena Disitulah
> Hati, Jiwa Dan Semangat Pengurus Dipertemukan, Diingatkan Dan Dipersatukan
> -----*
>
> *Salam dan Terima Kasih,*
> *Dedi Suryadi*
>
>
> _____________________________________________________________________________
>                        *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
> Berani Bertindak Dan   *****
>       ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
> Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
>
> ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>           "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for
> The Others" (Hadith by Bukhari)
>
> ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...
> ".....*****
>                   "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
>
>
> Pada 9 Maret 2014 10.57, Mochtar Naim <[email protected]> menulis:
>
>>
>>
>>  *RENDANG SERUNDENG*
>> *Mochtar Naim*
>> *9 Maret 2014*
>>
>>   S
>>   *UDAH lama saya mengimpikan bagaimana kalau dalam membikin Rendang
>> Padang parutan kelapanya tidak dipisah antara santan dengan ampasnya, tapi
>> langsung kedua-duanya masuk kuali tanpa dipisah, dengan terlebih dahulu
>> menghaluskannya dengan blender sampai halus. Air yang dipakai untuk
>> memblender selain air bersih biasa juga semua air kelapa dari dua atau tiga
>> buah kelapa yang dipakai.  Katakanlah kita memakai daging ayam satu ekor
>> yang sudah dipotong 8 atau 12, dan 2 butir kelapa. Lalu semua bumbu rendang
>> yang di pasar juga tersedia jadi, juga dilumat halus. Semua sekali masuk
>> dalam kuali, plus garam secukupnya, tentunya. Untuk variasi daging kita
>> bisa masukkan pula kentang kecil yang masih utuh yang setelah dicuci juga
>> langsung dimasukkan.*
>> *          Setelah dimasak dan tiap kali diaduk-aduk, dengan pengapian
>> dari besar ke sedang dan ke kecil, minyaknya mulai keluar dan diaduk terus
>> tiap beberapa menit, sampai isinya mulai menguning dan airnya makin
>> menghilang. Yang menarik, minyaknya tidak terpisah tapi menyatu dengan
>> daging dan bumbu kelapa tadi. Ketika warnanya sudah seperti rendang, apa
>> lalu yang keluar yang dihasilkan?: Rendang serundeng!, yang kita langsung
>> bisa merasakan campuran rasa rendang dan serundeng. Nyam, nyam, rasanya
>> enak sekali.*
>> *            Cobalah bereksperimen pula! *
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke