Tadi saya menyaksikan melalui MNC TV kisah seorang penangkar kupu2 di taman wisata bantimurung sulawesi selatan. Ia memperoleh profit jutaan/ puluhan juta rupiah setiap hari dari hasil penjualan ornamen seni kupu2 yang dijual. Ia pun bisa menghidupi puluhan pedagang kakilima disekitar tamanwisata tsb. Mengagumkan. Tanpa merusak ecosystem, ia bisa berusaha dgn alat2 & teknik sederhana resin kaca dan kayu utk membuat barang2 seni hiasan kupu2 indah dan dijual sampai manca negara. Ia menyarankan spy daerah2 lain bisa mencontoh. Sumatera Barat banyak hutan2 utk bisa dibuat penangkar kupu2. Kita bisa belajar ke Bantimurung sulawesi selatan sana. Apalagi orang minang punya jiwa seni yg tinggi utk menghasilkan produk2 ekonomi kreatif. Salam ZA Padang.
-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
