Pak Saaf n.a.h, mohon maaf kalau saran ambo ko saroman "menebar garam ka lauik":
1. Apo indak sabaiaknyo rencana pertemuan Pak Saaf dengan etek Pak Saaf itu hanyo pertemuan keluarga sajo, sasuai niek awal Pak Saaf nan handak batanyo ka etek Pak Saaf tu, soal penyebab murtadnyo liau. 2. Kalau etek Pak Saaf maajak sajumlah murtadin lain, lalu Pak Saaf maajak urang lain pulo, rasonyo suasana pertemuan akan barubah menjadi semacam "debat Islam-Kristen" betapa pun awalnya hanya sebuah "wawancara" saja. Risiko dari "debat Islam-Kristen" ini bisa dari "dapat dikendalikan" (misalnya reaksi dari etek pak Saaf) sampai "tak bisa dikendalikan" (dari murtadin lain kawan etek pak Saaf, nan mungkin sangat ofensif terhadap ajaran Islam). Kalau nan kaduo nan tajadi, suasana "wawancara" tantu akan barubah total. Dan mangingek kondisi kesehatan Pak Saaf kini, apokah iyo sabana siap mandanga serangan-serangan murtadin ko? Mohon Pak Saaf indak salah mangarati mukasuik ambo. Kalau saandainyo "wawancara" dengan para murtadin ko tajadi saat pak Saaf barumua 50-60 tahun, mungkin indak baa. 3. Tapi kalau niek pak Saaf alah kuek bana untuk "wawancara" itu dilakukan (dan ado pulo dunsanak labiah mudo nan mangawani), kok lai ado cukuik wakatu, Pak Saaf bisa cari referensi pulo di YouTube tentang debat-debat Islam-Kristen mulai dari Syekh Ahmed Deedat, Syekh Yusuf Estes, atau Dr. Zakir Naik (debat Dr. Zakir Naik vs Dr. William Campbell adolah salah satu nan paling tajam untuak tema iko), atau Pierre Vogel (a.k.a. Abu Hamza), mantan petinju profesional Jerman berusia 36 tahun nan kini jadi mubaligh paling tajam di Jerman. Argumen-argumen Yusuf Estes dan Pierre Vogel (sebagai mantan Kristen) bisa dipelajari sebagai antisipasi pak Saaf untuk memahami cara berpikir para murtadin. Semoga bermanfaat. Wassalam, ANB 45, Cibubur Pada 16 Maret 2014 16.29, Dr. Saafroedin Bahar < [email protected]> menulis: > Para sanak sapalanta, adik tiri Ayah saya - perempuan - beberapa tahun > yang lalu murtad jadi Kristen. Sudah lama saya ingin menanyakannya mengapa > dia sampai meninggalkan Islam. > Kebetulan sebentar ini dia menilpon saya, menanyakan kesehatan saya, saya > sampaikan niat saya itu. Eh dia menyambut baik dan akan mengatur wawancara > dgn para murtadin lainnya. > Sekiranya ada yg ingin mewawancarai bersama saya, silakan memberi tahu. > Paling banyak lima orang saja, sedapat mungkin lulusan IAIN dari jurusan > Kristologi. > Wassalam, > SB, 77, Sby. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
