Nakan Syaf. AL di Bogor n a h Benar yang nakan Syaf kemukakan , semakin sulit menyatukan partai berbasis pemilih islam setelah sistem pemilihan langsung diterapkan. Tampaknya himbauan dari PPP untuk kembali menjadikan PPP " rumah besar" partai partai berbasis pemilih Islam , ternyata tidak mendapat respon dari pemimpin partai lainnya. Kita saja yang suka gemas , kok mereka mereka itu seperti tidak ada niat untuk menyatukan kekuatan Islam. Wassalam. Dunil Zaid , 71. Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia, Pdg. Tingga di Jkt.
2014-03-23 8:32 GMT+07:00 Zaid Dunil <[email protected]>: > Buya JB Dt RJ dan dinda Tan Ameh serta sanak sapalanta RN n a h > Sanang hati ambo Buya JB Dt RJ ikut nimbrung. Dima sajo tampek nan > dipiliah untuk kopdar ko ambo suko. Tapi kok maliek ragam makanan nan > disajikan rasonyo usul buya JB labiah sasuai . Di Kubang tu awak bisa > mamiliah makanan khas Mie , nasi goreng , Martabak , Roti Cane jo kari > Kambiang,sate Padang , teh talua dll . Di Rumah Makan Pagi Sore > hidangannyo hampir samo sajo jo Rumah Makan Padang lainnyo. Pondok Sarapan > Pagi di Jl Raya Pondok Kelapa itu memang makanannya Lontong Sayur dll enak > sekali. Hanya tempatnya sempit dan kurang sesuai untuk berlama lama maota > disitu. Kalau lai Buya jo dinda Tan Ameh sepakat , kito tatapkanlah hari > Sabtu tanggal 29 Maret 2014 jam 11.00 WIB sampai selesai. Tampeknyo di > Restoran Kubang , Kali Malang. Acaranya hanya kopdar sambil silaturahmi . > Dengan ini pula dimohon kehadiran dunsanak yang ado waktu dan kelapangan , > untuk ikut kopdar ko. Silaturahmi itu dianjurkan agama , konon > menyehatkan , memperpanjang umur dan melapangkan rejeki. > Insya Allah, Buya.dan dinda Tan Ameh kita ketemu di Resto Kubang tanggal > 29 Maret 2014 jam 11.00 an WIB. > Wassalam > Dunil Zaid, 71. > > > 2014-03-23 7:06 GMT+07:00 <[email protected]>: > > Mak ZD nah. Batua bana peristiwa di awal reformasiko. Tapi kini, ndak ka >> bisa menghimpun kekuatan Islam. Soalnyo lah pemilu langsung, sebagai buah >> tangan Pak Amin Rais. Tak ada lagi kedudkan MPR. Beliau sendiri mulai >> menyesal. >> >> Dalam sistem pemilihan langsung, sulit menyatukan partai Islam. Kalaupun >> pemimpinnya bersatu, di tingkat bawah mudah digembosi. Apalagi pemilih >> sekarang sudah manja dengan iming2. >> >> Untuk bisa membangun kekuatan, PPP, PAN, PKS, PKB, PBB, dll harus melebur >> jadi satu. Apa itu mungkin? Dengan keserakahan semua ingin jadi ketua, maka >> sulit hal itu diwujudkan. Ditambah perang dingin NU-Muhammadiyah itu. >> >> Wass >> >> Syaf AL/51, Bogor >> >> >> Powered by Telkomsel BlackBerry(R) >> ------------------------------ >> *From: * Zaid Dunil <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Sat, 22 Mar 2014 06:58:03 +0700 >> *To: *Rantaunet<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *Re: Re: [R@ntau-Net] Partai2 Islam Kembali Bergabung Menjadi >> Satu >> >> *Pak MN , kanda MD , sanak ZA serta sanak sapalanta n a h* >> >> *Ass ww* >> >> *Ketika Suharto Lengser Keprabon, maka Habibie yang ketika itu menjabat >> sebagai Wakil Presiden , secara konstitusional diangkan menjadi Presiden RI >> untuk sisa masa jabatan yang tersisa. Dan setelah habis masa jabatan nya >> maka Presiden baru harus dipilih oleh MPR. Pada masa itulah pemimpin >> pemimpin Islam Indonesia sadar, bahwa mereka harus bersatu agar kekuasaan >> bisa beralih kepada kekuatan Islam. Dengan munculnya Amin Rais seorang >> tokoh Muhammadyah yang punya andil besar dalam menurunkan Suharto, ditambah >> dengan tokoh NU , Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang sudah sejak lama kurang >> mendapat angin ketika Suharto berkuasa , **kompak dan **tampil** >> memimp[in . Lobby lobby yang dilakukan Amin Rais berhasil mengantarkan >> Gus Dur Menjadi Presiden RI. Dan Amin Rais berhasil menduduki posisi Ketua >> MPR. Yusril Ihza Mahendra (YIM) ketika sidang MPR pemilihan Presioden >> tersebut juga maju mencalonkan diri menjadi Presiden, namun karena ada >> misi besar untuk Kekuatan Islam yang harus memimpin, YIM disuruh mundur dan >> dengan Jiwa besar YIM pun mundur sehingga Gus Dur mulus menduduki kursi >> Presiden. Megawati yang ketika itu mencalonkan diri jadi calon Presiden >> diakomodir menjadi Wakil Presiden. Itulah masa jaya partai partai Islam >> walaupun tidak bersatu dalam sartu partai tapi bisa menguasai puncak puncak >> kekuasaan pada lembaga lembaga Tinggi kekuasaan politik Negara. Kok bisa ?. >> Bisa karena ada motornya yang didengarkan rakyat yaitu Amin Rais yang >> berhasil merangkul Gus Dur dengan gerbong NU dibelakangnya. Hanya sayang >> Kekuasaan yang sudah ditangan tokoh Islam (Gus Dur) tidak berjalan >> sebagaimana seharusnya. Dur ternyata lupa dengan komitment awal dan jalan >> sendiri sebagai presiden dengan segala keanehan tindakannya. Ada Bologgate, >> ada pengangkatan Kapolri yang tidak prosedural, Gus Dur terlalu banyak >> pesiar ke LN, mengabaikan masalah2 dalam negeri sehingga membuat resah >> masyharakat dan akhirnya terpaksa di impeach dan dilengserkan. Motor dalam >> impeachment itu siapa lagi kalau bukan Amin Rais. N U jelas merasa dilukai. >> Maka sejak itu NU dan Muhammadyah tidak mungkin bersatu lagi. Dan kedua >> partai mereka PAN dan PKB pun terseok menjadi partai yang suaranya tidak >> signifikan. Nampaknya kalau dua kubu besar Islam itu bisa bersatu maka >> kekuatan Islam akan lebih mudah dipersatukan. Kita sekarang tidak punya >> tokoh sekaliber Amin Rais (yang dulu) yang bicaranya didengarkan dan tokoh >> sekaliber Gus Dur. Masa jaya kekuatan Islam hanya berumur sekitar 2 tahun, >> 1999 s/d 2001. Setelah itu Islam cerai berai sampai sekarang , hanyut dalam >> kosep partai aliran yang satu sama lain bersaing dan hanya memperjuangkan >> kepentingan alirannya yang bukan kepentingan Islam yang lebih besar. * >> >> *Wass* >> >> *Dunil Zaid, 71.Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia Pdng. Tingga di Jkt. * >> >> >> 2014-03-19 23:32 GMT+07:00 Maturidi Donsan <[email protected]>: >> >>> Sanak -sanak dipalanta n.a.h >>> >>> >>> >>> PPP sudah menyeru ke semua umat islam, masuklah kerumah besar yang >>> digagas P3 itu. P3 sudah mendeklarasikan bahwa P3 adalah rumah besarnya >>> umat islam >>> >>> >>> >>> Apakah mau masuk kesana tergantung salero dan kesadaran umat islam >>> sendiri. >>> >>> >>> >>> Samintaro manunggu kesadaranko, menghadapi pemilu 2014, bagi umat islam >>> sabaiknyo: >>> >>> >>> >>> 1. Piliah partai islam nan sasuai jo salero awak (nan namuah kontrak >>> politik) >>> >>> >>> >>> 2. Kalau partai tak ado nan cocok, paksokan piliah urang nyo sajo nan >>> islamnyo agak taat. Dari kini kito caliak-caliak lah caleg-caleg partai >>> islamko. >>> >>> >>> >>> 3. Umat islam nan mangaku islam, handaknyo jaan maagiah suaro ka >>> partai non islam, sangek marugikan islam. >>> >>> >>> >>> >>> >>> Wass, >>> >>> Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau >>> >>> -- >>> . >>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>> =========================================================== >>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>> * DILARANG: >>> 1. Email besar dari 200KB; >>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>> 3. Email One Liner. >>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >>> mengirimkan biodata! >>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>> mengganti subjeknya. >>> =========================================================== >>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>> --- >>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >>> Grup. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke [email protected]. >>> Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >>> >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
