salam Pak Syaf sarato apak apak dan dunsanak dipalanta salam satu minangkabau setelah saya membaca isi surat yg Pak Syaf tulis itu memang ada kebenaran nya ,kenapa orang minang tidak dapat bersatu dalam berapa perkara termasuk dalam ormas karena urang minang lebih suka bersaing sesama sendiri di dalam ormas oleh karena kita masih lagi ber puak2 bakampung kampung dan badaerah daerah.
saya adalah salah satu pendiri (pengasas) ormas di luar Indonesia sudah 15 tahun ormas ini didirikan bahkan ketum juga sudah silih berganti namun untuk menyatukan orang minang sampai saat ini belum tercapai juga berbagai cara dan formula yg sudah dilakasanakan untuk agar orang minang bersatu ....yah mungkin juga dalam palanta ini dapat memberikan kecerahan apa langkah dan ramuan untuk manjadikan orang minang bersatu ye kalau bisa urang minang bersatu pasti kita ada satu kekuatan untuk mencapai minang yang lebih sukses saya salah satu pendiri pengasas saya tidak punya cita cita untukn jadi KETUM ,tapi saya lebih suka mencari peminpin yg boleh menyatukan orang minang,namun sudah ada 5 orang ketum silih berganti tidak dapat juga bersatu bahkan perpecahan terus berlaku diantara kita masyarakat minang ini, mula mula dia bergabung bersama dalam satu ormas hanya untuk mencari permula selepas dapat permula dia akan buat pula persatuan akhir nya persatuan yg sama punya konsep lahir macam cendawan tumbuh. - maka terjadilah perlumbaan anatara ormas minang satu sama lain se olah satu perlumbaan mana (NAN PALIANG SANTIANG) mulai sang raja mengumpat sana mengumpat sini saliang tuding menuding akhir nya masyarakat luar bertepuk tangan tengok urang minang sesama sendiri bercakaran (maksud raja adolah rajo cimieh) maaf saya sekarang ini sudah 15 tahun ormas ini saya dan rakan didrikan dulu hanya dapat dipertahankan supaya ormas ini tidak berkubur satu pengharapan kami agar generasi seterusnya dapat melastarian ormas ini kepada untuk menyatukan orang minang yang dilahirkan dibumi seberang ini.ormas ini didaftar dibawah (R.O.S) register Off society sebagai NGO bukan pamerintah(Kerajaan) ini adalah sebuah hadiah dan pusaka yg akan kami wariskan kepada anak anak kami yg lahir dibumi bertuah ini amin YRA saiyo sakato kito basamo hd st barbanso(piliang) baso agam (kuala lumpur0 - 2014-03-28 15:05 GMT+08:00 Ephi Lintau <[email protected]>: > Pak Saaf, salah satu organisasi masyarakat minang andalan kito seharusnya > GEBU MINANG. baa kabanyo kini pak ? > kito baharok banyak ka GEBU MINANG, krno cakupannya minangkabau secara > keseluruhan. tapi klu gebu minang lah diarak ka arah politik praktis..yo > hilang harapan kito. > > namun, persatuan masyarakat minang sangat kuat di level2 suku, atau daerah > asal, tapi kalau sudah lintas suku, lintas daerah dan lintas kepentingan, > baru sulit menyatukannya. > > dalam organisasi sosial sarupo itu, peran ketua sangat penting, jiko ketua > tidak banyak inisiatif, hanya manunggu sajo, ya bisa jalan di tampek, > apalagi kly tidak didukung oleh orang2 yg berkompeten. baitu juo jo YPRN, > harus ado pedoman kerjanya. sahinggo kita di palanta ko tahu apo sajo > aktifitas YPRN, apo nan alah dilakukan, apo nan akan dilakukan, atau apo > target nan ka dicapai, dll. > > salam > ephi > > > On Friday, March 28, 2014 5:39:01 AM UTC+7, Dr. Saafroedin Bahar wrote: >> >> Assalamualaikum w.w. para sanak sekalian. Di bawah iko ambo posting >> baliak surek ambo ka pakguruonline tahun 2006 nan lalu. Sasudah ambo >> baco-baco rasonyo maisih relevan untuak maso kini, karano sampai kini kito >> kan alun juo bisa bersatu lai. Samantaro tu nan dii urang lalu juo. >> Sekedar untuak dikunyah-kunyah, Kok bamanfaat silakan ditindaklanjtui, >> kok diraso indak, anggap indak ado sajo. >> >> -- >> Dr.Saafroedin Bahar >> Male, 77 yrs, Jakarta >> >> Pakgururuonline, 22 Oktober 2006. >> >> >> >> -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
