Dd AA , nakan Ronald dan sanak dipalanta n.a.h.
Sesuai keterangan dd AA, mudah-mudahan ada kesadaran dari apak-apak kito para pimpinan partai islam tu untuak bersatu. Nakan Ronald, tugas kita adalah mendorong agar partai islam ini tidak menjadi partai pegemis terus menerus. Kita, komunitas Minangkabau/Sumbar, memulai menyuarakan/ mendorong / meneriakan agar partai-partai islam ini jangan jadi partai pengemis terus. Kalau benar bapak-bapak kita tokoh –tokoh partai islam ini meyakini islam sebagai agamanya maka seharusnya mereka tidak mengemis-ngemis kian kemari sekedar hanya sedikit jabatan. Islam sendiri melarang umatnya jadi pengemis. “ Tangan diatas lebih mulia dari tangan dibawah” Para tokoh muda dan anak muda islam di Nusantara ini, sudah waktunya untuk berteriak lantang agar partai-partai islam itu tidak lagi jadi partai pengemis di nusantara ini. Mudah-mudahan dengan teriakan kita di lapauko dan diteruskan nanti ke apak-apak tokoh partai tu, mudah-mudahan mereka tersadar. Mungkin teriakan ini dianggap kurang meyenangkan, tapi itulah yang terbaik bisa kita lakukan untuk mereka sekarang ini. Era 2000-an keatas kondisinya sangat kondusif untuk bertumbuh dan berkembangnya kratifitas termasuk mendirikan partai, maka kita yakin akan tampil anak muda yang akan merubah wajah partai islam ini. Kedepan generasi muda islam harus bikin partai yang istiqomah dengan islamnya, tidak terkontaminasi, uang dan jabatan, jauh dari ngemis-ngemis. Awalnya mungkin kurang pengikut tapi kalau tetap istiqomah berpegang kepada islam, beberapa tahun kemudian akan didatangi banyak pengikut. Yang penting para pendirinya orang-orang yang sederhana, tidak begitu tertarik dengan harta benda ini untuk dimiliki pribadi, tapi tertarik memiliki harta benda ini untuk kepentingan orang banyak. Mudah-mudahan akan tampil M. Natsir – M. Natsir muda yang akan merubah warna partai islam dari partai penjaja diri menjadi partai yang percaya diri. Wass, Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau Pada 18 April 2014 20.51, Ronald P Putra <[email protected]> menulis: > Mamak Asmardi, > > Sepertinya satu pilar kekuatan politik Islam yaitu PPP, telah lepas dan > merapat ke Gerindra, yg kemudian menyisakan konflik internal parah. Belum > tahu kemana bermuaranya konflik partai yg dulu pernah menjadi harapan umat > Islam ini. > > PKB, yg sibuk menawarkan diri ke berbagai pihak, sepertinya akan lepas > pula. > > Tinggallah umat yg menggantang asap mengukir langit. > > Wassalam > Ronald - Depok > On Apr 18, 2014 8:40 PM, "Asmardi Arbi" <[email protected]> > wrote: > >> >> >> Pak Maturidi n.a.h. jo sanak dipalanta, >> >> Nampaknyo kainginan kito untuak mambuek surek ka Pamimpin 2 Ormas jo >> Partai Islam alah agak ringan. Tadi sekitar jam 19.00 ado diskusi di TV-ONE >> dengan judul : Koalisi Islam Retak? Moderator Fachri Ali, dari PKS Hidayat >> Nurwahid, dari PAN Amin Rais jo Mahfud MD dariPKB.. >> Fachri Ali menggugah para pemimpin partai Islam agar mengulang langkah >> bersejarah agar memunculkan CAPRES sendiri dengan berkoalisi yang jumlah >> suaranya cukup besar hampir 32 %. Ternyata upaya itu telah dimulai oleh >> PKS tidak perlu ter buru2 sebaiknya menunggu hasil perhitungan akhir >> PILLEG. Amin Rais mendukung dan Mahfud MD mengatakan sami'na wa ata'na. >> Masih cukup waktu untuk mematangkan wacana itu dengan belajar dari >> kesalahan dan kekurangan dimasa lalu kata Amin Rais. Fachri Ali bersedia >> membantu merumuskannya bila diminta. Kiro2 itu nan dapek ambo tangkok >> dari diskusi itu, tantu kalau nan langkoknyo bisa dibuka di website TV-ONE >> . >> Wassalam, >> >> AA/72 th, Kampai, Tangsel. >> >> >> On 16/04/2014 17:36, Maturidi Donsan wrote: >> >> >> >> Tarimo kasih Nyiek. >> >> >> >> Manganai Capres ko, iko alah ide kaduo dari pak MN, lanjutan dari >> partamo, nan partamo titik beratnyo, kito komunitas Minang mendorong basamo >> samo agar partai Islam ko basatu mambantuak koalisi. Salanjutnyo >> mausuang capres. >> >> >> >> Ambo alah manulih ka pak MN malalui Japri, adao babarapo usul perubahan. >> >> >> >> Dantaronyo mungkin sasuai jo nan inyiek kawatirkan tu. >> >> >> >> Awak masih ado ide ciek lai untuak Daerah Istimewa/daerah kusus >> Minangkabau. >> >> >> >> Ambo mengharapkan sabalun akhir April ko surek awak untuk mandorong >> partai islam basatu alah sampai ka apak-apak di Jakarta tu. >> >> >> >> Kalau talek sampai pertengahan Mai , mungkin mereka alah bakoalisi >> duluan. >> >> >> >> Kini awak tunggu dari pak MN. >> >> >> >> Tapi kalau sokongan baru dapek dari: >> >> >> >> 1. Mochtar Naim >> >> 2. Maturidi Donsan >> >> 3. Zulharbi Salim >> >> 4. Ramadhanil Pitopang >> >> 5. H.J. Inyiak Malako >> >> >> >> >> >> Itu nan sampai, antah kok lai ado tambahan. >> >> >> >> Wass, >> >> >> Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau >> >> >> P >> >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
