Aww. Ambo bapikie kalau soal ummat Islam ka sato ba paratai juo rancaklah digadangkan PKS sebagai imbangan Paratai Islam lainnyo dengan mampasatukan NU jo Muhammadiyah jo kalau paralu Ahmadiyah dan mashab2 lainnyo nan ado di Indonesia. P3 lah jaleih sebagai "alat" penyeimbang dalam rangka kekuasaan tiga pilar dimaso itu yaitu politik BK tentang NASAKOM (Nasionalis-Agama-Kominis). Nach kalau nak bapikie pemenang PILPRES 2014 yad tantunyo akan ado pilar2 kekuasaan karano manuruik data samantaro kekuatan PEMILU yl. nampak jaleih persentasenyo, artinyo kolaborasi antar paratai (bukan untuk kekuasaan memerintah negara dan bangsa) akan tetapi demi menjaga "kepentingan" kelompok2 penguasa yang ada bukan? Nach kalau Saudaraku di palanta iko nak ingin positioning "Islam" dalam konstelasi "kekuasaan" kedepan nampak jaleih warna jo warni sarato kepentingan nan ado. Yuk kito bahas selintas paratai2 nan dianggap lolos untuk ikuik Pemilu 2014 yl nampak jaleih PDIP (Megawati) , GOLKAR (Aburizal), PAN (Besan SBY/Muhammadiyah), PD (SBY/Sarwo Edhie), PKP (Mantan Pangdam Jaya), PBB, PKB (N.U.), P3, dll. Nyatonyo iyo indak ado doh nan murni ka manjalankan "syariat Islam", tapi nan ado manjalankan "kepentingan", artinyo kelompok2 paratai nan ado kiniko iyolah untuk kepentingan kelompok / gang masing2. Nti wak bahas ciek laie satantangan "kepentingan" asing (Arus Kuning jo arus Tiongkok/dulu disabuik Cino), Amerik dan Kelompok Barat, dan jaan lupo kepentingan Jepun. Dimanyo duduk kepentingan "Nasional/rahayat badarai? Apolaie kepentingan "daerah/regional' Sumatera Barat. Wassalam, Haasma (Lk/69/Depok)
Pada Jumat, 18 April 2014 23:10, Harman <[email protected]> menulis: Coba baca lagi postingan di grup ini tentang pertemuan di rumah Alm. Hasyim Ning, di situ sudah dijelaskan kalau yang mau dibangun itu adalah KOALISI BESAR INDONESIA RAYA. Artinya di dalam koalisi itu bukan hanya satu warna tapi juga diwarnai oleh partai lain di luar partai - partai yg memakai label Islam, kemungkinannya Gerindra dan Demokrat akan ikut di gerbong itu. Jadi kalau PPP mengambil langkah mendeklarasikan diri mendukung Prabowo aggap saja itu langkah sigap sbg bentuk prinsip Lebih Cepat Lebih Baik. PKB mengemis, sibuk menawarkan diri ?? tidak adakah kata yang lebih baik lagi sebagai bentuk rasa bhw mereka (PKB) itu saudara muslim seiman ?? sudahkah bertabayun kepada mereka ?? jangan su'dzon dulu lah ? atau ga perlulah melakukan tabayun toh beritanya sudah jelas, tinggal lep, tinggal lep (*iklan sosis mode on*) Partai lainnya jg saya rasa melakukan hal yang sama, hanya saja ada yang terang-terangan, ada yang malu - malu kucing. Ada yang meminta - meminta secara tidak langsung dengan mengungkit - ungkit romantisme dengan partai yg punya capres di pilkada, ada jg yang membodoh - bodohi partai lain jika partainya ditinggalkan / tidak ajak berkoalisi, bentuk kepanikan kah ?? Bisa - bisa nanti ada partai yg memilih opsi OPOSISI bukan dikarenakan keinginan internal partai tapi krn keterpaksaan dikarenakan memang tidak ada yg ngajak, kagak dianggep, atau harganya ga cocok, peace .... :D wassalam, Harman St. Idris, Depok (42) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
