Memang awak indak buliah mengfitnah alumni sarjana fakultas kehutanan UGM itu. 
Tetapi dirinya semakin menarik bila mencermati topik yg diberi judul behind 
Jokowati. Kepada siapa dia sowan dan siapa yg melakukan mediasi untuk 
pencapresannya dengan pihak asing, tentu kita sudah tau bersama jalan yg 
ditempuhnya. Sementara kita yg di palanta ini tak lebih dari penumpang kapal yg 
takut sekali kapal yg dinakhodai JW itu karam. Selain itu dilaut banyak pula 
para perompak yaitu : freemansory, iluminati, kaum palangis, islam aliran sesat 
termasuk negara2 penjarah kekayaan negara.

Pertanyaannya' adalah : Adakah para capres th 2014 ini, mampu menjadi nakhoda 
yang baik ?
Rasanya tidak akan ada.

Jadi biarkanlah tangan tuhan yang akan bekerja, daripada dianta kita timbul 
fitnah mengfitnah.
 
Wassalam.
  
Evy Nizhamul
(Puspiptek, Tangsel)

-----Original Message-----
From: Andrinof A Chaniago <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 20 Apr 2014 12:56:14 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Iko Riwayat Hidup Jokowi

Yang mempercayai cerita rumor dan juga fitnah yang dirangkai dengan baik
ini tanda orang-orang yang mudah ditipu, atau malas menggunakan akal, atau
tega menipu atas nama membela agama. Contoh fitnah yang nyata, "...Jokowi
tidak pernah mengunjungi Majelis Taklim. Saya berani angkat sumpah, saaat
kunjungan sayha ke sekian di rumah dinasnya, kebetulan sedang ada pengajian.
Terima kasih.


2014-04-19 12:00 GMT+07:00 Hanifah Damanhuri <[email protected]>:

> Ajo Duta Yml
>
>
> Baa pulo info tantang iko ha
>
> http://www.kaskus.co.id/thread/534f8b6440cb1732098b4755/wow-kk-wow-jokowi-ternyata-anak-pengusaha-china-solo-oey-hong-liong/
>
>
> AntiLiberalNews<http://antiliberalnews.com/2014/04/13/jokowi-ternyata-anak-pengusaha-china-solo-oey-hong-liong/>-
>  Pernahkah anda mencari tahu tentang latar belakang Joko Widodo
> alias Jokowi yang sesungguhnya ? Tahukah Anda siapa dia 2 – 30 tahun
> lalu? Tiba-tiba saja, tanpa banyak diketahui oleh rakyat banyak, nama
> Jokowi mendadak tenar, populer dan disanjung-sanjung oleh kelompok tertentu.
>
> Mengapa Media Massa terutama TV secara gegap gempita mencitrakan Joko
> Widodo? Tapi tidak pernah sedikitpun mengulas tentang Oey Hong Liong?
>
> Oey Hong Liong, siapa yang kenal Oey Hong Liong? China solo ini memang
> selalu ditutup-tutupi media massa. Dia tidak lain adalah ayah kandung Joko
> Widodo.
>
> Ternyata mantan walikota Solo ini selain keturunan china, ternyata yang
> lebih parah adalah menjadi antek China. Jokowi bersahabat akrab dengan para
> Hoakiau (China Perantauan di Asia Tenggara).
>
> Bahkan dana kampanye Gubernur DKI terakhir juga didanai dari para Hoakiau
> yang mayoritas adalah para Konglomerat hitam tersebut.
>
> Tahukah anda, bahwa menjelang Pilgub DKI lalu ada ratusan anak muda tiap
> hari bekerja di sebuah gedung di kawasan TB Simatupang? Lantas, apa kerja
> mereka?
>
> Mereka tergabung dalam Jokowi-Ahok Social Media Volunteers (JASMEV) atau
> yang dalam bahasa kita berarti Relawan Sosial Media untuk Jokowi-Ahok,
> dengan koordinatornya adalah Kartika Djumadi. Operasi mereka di dunia maya,
> melalui status dan komentar di facebook, twitter, dan kolom-kolom komentar
> berbagai media daring.
>
> Media massa milik orang china dan kafir, baik berupa TV, radio, media
> cetak, apalagi daring (online) secara gila-gilaan setiap hari bahkan setiap
> detik memberitakan kiprah Jokowi.
>
> Banyak media terkemuka seperti detik.com, kompas.com, dan lainnya, dalam
> setiap harinya menurunkan puluhan berita aktivitas Jokowi dan
> pernyataan-pernyataannya yang “”Lugu”" dan “”Sederhana”" itu.
>
> Jika ada pernyataan tokoh yang mengkritik, serta mereka akan bereaksi.
> sebut saja mantan Ketua Umum Muhammadiyah Amin Rais yang habis dibully
> setelah berkomentar negatif tentang Jokowi. Bagi mereka Jokowi pantang
> dikritik demi target mereka hingga Jokowi menjadi RI-1
>
>
>
> Dan ada satu lagi Konglomerat China Kafir pemilik Lippo Group yang aktif
> mendirikan 1000 sekolah Kristen sebagai praktik terselubung KRISTENISASI
> melalui bangku pendidikan. Salah satu contoh korban kristenisasi melalui
> sekolah kristen ini adalah PAULUS CAHYONO, pelawak yang dikenal dengan
> sebutan: CAHYONO, namun Alhamdulillah beliau tersadar dan kembali pada
> fitrah Islam.
>
> Adapun konglomerat china kafir pemilik Lippo group pendiri 1000 sekolah
> kristen ini adalah James Riyadi, yang juga pemilik koran Suara Pembaharuan,
> masih tetap terus berusaha menunjukkan dirinya tetap eksis dengan ide Awie
> (Jokowi) sebagai Presiden 2014.
>
> Dan, donatur utama mereka, Gerombolan Cina Kristen Hoakiau ini sangat
> berbahaya. Setelah mereka menguasai 70% perekonomian nasional dan sejumlah
> TV Swasta terkemuka, kini giliran mereka ingin menguasai negara melalui
> PINTU BEBERAPA PARTAI POLITIK.
>
> Tak heran jika TV terkemuka milik China Kafir ini habis-habisan
> mencitrakan Jokowi agar Jokowi yang 100% China ini menjadi RI-1. Jika hal
> ini sampai terjadi, maka tidak menutup kemungkinan di masa depan Presiden
> NKRI berasal dari keturunan China Kristen dan NKRI menjelma menjadi
> SINGAPURA KE DUA, dimana meski mayoritas Indonesia adalah 88% Muslim tapi
> pemerintahan dan kebijaksanaanya dikuasai oleh K A F I R.
>
> Maka dari itulah para konglomerat China Kafir Hoakiau ini sangat benci
> sekali pada KPK, karena dengan adanya KPK maka langkah mereka sedikit
> terhambat, tidak bisa “”MELOBY”" dan “”MELICINKAN”" gerak mereka menyuap
> pemerintah untuk keuntungan dan bahkan merampok uang rakyat.
>
> Kita ambil contoh saja banyak sekali china kafir Hoakiau ini merampok dana
> BLBI yang totalnya mencapai 560 Trilyun !!! Sehingga utang pokok dan bunga
> 80 Trilyun ini DIBAYAR OLEH RAKYAT, MEMAKAI UANG RAKYAT MELALUI APBN sampai
> 2032.
>
> Dan sebagian kecil yang sangat kecil dari rampokan itu digunakan untuk
> mengatur & mengendalikan NKRI
>
> Contoh: US$.25 Juta digelontorkan untuk bantuan tahap awal kepada Calon
> Pemimpin Keturunan China yaitu Jokowi-Ahok dalam PilGub DKI
>
> Dan setelah itu bantuan tahap ke dua sebesar US$.20 Juta untuk menjaga
> popularitas Jokowi-Ahok dengan bekerja sama dengan Media Massa yang
> notabene adalah mayoritas milik China Kafir juga
>
> Mengapa para Konglomerat Hitam Hoakiau ini masih peduli & ikut campur
> siapa yang menjadi penguasa RI?
>
> 1. Karena Mereka ingin kembali kemari untuk merampok lagi
> 2. Indonesia merupakan surga bagi para perampok berkedok bisnisman &
> konglomerat hitam
> 3. Kekayaan alam, pasar yang luar biasa besar, 270Juta Penduduk
> 4. Lemahnya penegakan hukum, pejabat yang mayoritas dapat disuap adalah
> merupakan kombinasi yang indah untuk “MERAMPOK UANG RAKYAT”
>
> Salah satu bukti kebencian 25 Buron BLBI Hoakiau Kafir kepada KPK adalah
> KPK mulai mengambil alih kasus BLBI yang sudah “DIHENTIKAN” selama 10 tahun
> lebih ini. Dan KPK memulai dengan memanggil Kwik Kian Gie
>
> Jika diperhatikan, banyak sekali sekarang caleg berbagai partai
> berlandaskan demokrasi yang mengusung China Kristen Kafir menjadi caleg
> mereka, JIKA ANDA MENCOBLOS MEREKA, MAKA INI AKAN BERALAMAT MASALAH TIADA
> AKHIR.
>
> Stanley Bernard Greenberg (Yahudi AS), konsultan Politik, Pllster, ahli
> strategi pemenangan Pemilu – PilPres berada dibelakang suksesnya rekayasa
>
> Dahulu kita semua tahu bagaimana kebijaksanaan Presiden Soekarno terhadap
> para China kafir ini, namun mengapa semua itu justru dilanggar oleh
> putrinya sendiri? Malah Kwik Kian Gie dijadikan Mentri Perekonomian?
>
> Lalu Zhang Wan Xie, atau Basuki Indra atau Basuki Tjahja Purnama atau AHOK
> yang mantan mafia dan koruptor di BelTim pun diusung oleh salah satu Putri
> Bung Karno menjadi Pejabat di Ibukota NKRI???
>
> Bahkan investor dari China pun ditinggal oleh AHOK saat rapat dan rapat
> berlanjut seolah-olah investor dari China memimpin rapat dan memerintah ini
> dan itu kepada pemerintah anggota rapat lain
>
> Sekedar tambahan, Jokowi ini disamping pernah melakukan ritual syirik saat
> memandikan mobil Esemka agar menyajikan sesajian sebagai tumbal agar dapat
> menolak bala dan mendatangkan rejeki serta kemudahan, ternyata Jokowi
> selama menjabat sebagai Gubernur pun tidak pernah mengujungi Majelis
> Taklim, menemui ulama, apalagi mendengar masukan dari ulama.
>
> Jokowi tidak pernah berkomitmen terhadap Islam dan tidak pernah
> berhubungan dengan komunitas Islam. Bahkan Jokowi tidak pernah membangun
> Masjid meski sebelumnya sudah berjanji akan mendirikan masjid, yang ada
> malah AHOK merubuhkan Masjid tanpa permisi pada rakyat sekitar, apalagi
> ulama.
>
> Maraknya pencitraan media massa ini persis saat SBY hendak jadi Presiden,
> Mentri Pertahanan Amerika mengunjungi SBY tapi tidak mengunjungi Mega yang
> saat itu masih jadi presiden???
>
> Dan usai itupun segenap media massa seolah digerakkan untuk mengangkat SBY
> hingga SBY menjadi presiden, tapi apa hasilnya setelah SBY menjadi
> presiden???
>
> Yang terjadi nyata adalah: Nazaruddin, Angelica Sondakh, Anas Urbaningrum,
> Ibas, Boediyono, Sri Mulyani, dll.
>
> Perlu diketahui bahwa untuk iklan kurang dari 1 menit, harga yang perlu
> dibayar adalah sekitar lima juta rupiah. Lalu berapa kali iklan ditayangkan
> dalam 1 hari? dan berapa hari iklan itu keluar terus menerus?
>
> Apalagi ini tidak hanya muncul dalam iklan, tapi berita utama, seluruh
> media TV, koran, Radio, bahkan dalam acara khusus yang durasinya lebih dari
> 1 jam. Berapa dana yang dikeluarkan?
>
>
> Pada 17 April 2014 20.20, ajo duta <[email protected]> menulis:
>
>
>> http://jokowirisingstar.wordpress.com/2012/10/26/profil-lengkap-dan-riwayat-hidup-jokowi/
>>
>> Joko Widodo lahir dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo.
>> Sebelum berganti nama, Joko Widodo memiliki nama kecil
>> Mulyono.Pendidikannya diawali dengan masuk SD Negeri 111 Tirtoyoso yang
>> dikenal sebagai sekolah untuk kalangan menengah ke bawah. Di mata guru
>> SDnya, Sutarti Wardojo, ia telah memiliki jiwa kepemimpinan semenjak SD.
>>
>>
>> Wassalaamu'alaikum WW
>>
>> Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
>> 17/8/1947, suku Mandahiliang, gala Bagindo
>> Gasan Gadang Pariaman - Tebingtinggi Deli -
>> Jakarta - Sterling, Virginia USA
>> ------------------------------------------------------------
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke