Apo iko alah pokok padang bana nan dikaluakan pak Suhardiman ko. Kalau memang pandirian iko nan dianut dek urang sabalah, io tak lamo NKRI ko do.
Dulu nagari nan banamo Indosia ko dijajah dek Balando , 350 tahun lamonyo, sudah itu tibolo Japang, 3,5 tahun lo. Kiniko kawan dari sabalah lo nan ka manjajah antah barapo lamo, alun tau, kalau dipabiakan. Nan sakiknyo iko penjajahan konstitusional dilegalisir oleh UUD 45. Mudah-mudahan sajolah pak Suhardiman keseleo, kalau indak, mungkin seluruh daerah luar Jawa, menyetujui ide dari Indonesia Timur untuk menjadikan NKRI negara federasi, keseluruhan atau sebagian. Kito caliak-caliak jo lah apo memang pernyataan pak Suhardiman itu alah pokok Padang urang sabalah. Wass, Maturidi (L/75 Pada 5 Mei 2014 20.26, Zorion Anas <[email protected]> menulis: > Sampai 2022, memang jawa, luar jawa baru bisa nanti 2022. Suku minoritas > agak susah nampaknyo. Kecuali kalau sahebat Obama. Jadi legowo sajo > Pada 2014 5 5 20:22, "Maturidi Donsan" <[email protected]> menulis: > >> NAN IKO KO BAA LO LAGUE KO >> >> *PRESIDEN HARUS ORANG JAWA* >> >> >> >> [image: m.voa-islam.com] <http://m.voa-islam.com/> >> >> *View Full Version* <http://www.voa-islam.com/index.php?view=full> >> >> Home <http://m.voa-islam.com/> | Share >> Voices<http://m.voa-islam.com/news/interaktif> >> >> Ahad, 04 May 2014 >> >> [image: >> http://voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/suhardiman.png&h=156&w=208&zc=1] >> >> *Ini Sebab Presiden Indonesia hanya Boleh (Orang) Jawa* >> >> *"Sampai kapan pun presiden Indonesia harus berasal dari Jawa..."* >> >> >> Sebuah tulisan kiriman pembaca ini cukup mengelitik, kami coba unggah >> agar kita warga negara Indonesia tidak terjebak dalam koridor suku yang >> merupakan warisan kaum penjajah. >> >> Suhardiman meminta Ical atau ARB mundur karena yang bersangkutan tidak >> memenuhi persyaratan sejarah. Pernyataan Suhardiman itu dilontarkan setelah >> dirinya menerima kehadiran Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso untuk >> bersilahturahmi. Menurut dia, posisi dalang lebih terhormat bagi seorang >> Ical. >> >> Ical Capres yang diusung Partai Golkar belakangan didesak untuk muncur >> sebagai capres. Sesepuh Partai Golkar Mayor Jenderal (Purn) Suhardiman SE >> mendesak Aburizal Bakrie (Ical) untuk mundur dari pemilihan calon presiden >> dan calon wakil presiden 2014, >> *SEBAB BUKAN BERETNIS JAWA. * >> "Sampai kapan pun presiden Indonesia harus berasal dari Jawa," >> ujar Suhardiman kepada sejumlah wartawan di kediamannya di Jalan Kramat >> Batu, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (2/5/2014). >> >> “Mengenai Ical kuncinya itu historis atau sejarah dan sosiologis. Sejarah >> itu berulang kembali bahwa capres harus dari (suku) Jawa, dan secara >> sosiologis masyarakat paling besar adalah Jawa, jadi lebih baik dia >> mengundurkan diri dari capres, jadi cawapres pun ‘ndak’ (tidak) usah,” kata >> Suhardiman. >> >> “Lebih baik berpikir sebagai dalang, lebih terhormat,” ujar dia. >> >> Purnawirawan Jenderal TNI AD itu mengaku percaya orang yang pantas >> menjadi presiden adalah dari suku Jawa. Suhardiman menilai Ical yang >> berasal dari etnis luar Jawa tidak akan berhasil menjadi capres maupun >> cawapres. >> >> Suhardiman yang juga merupakan tokoh senior Sentral Organisasi Karyawan >> Swadiri Indonesia atau SOKSI (pendiri Golkar) menilai lebih baik Ical >> menjadi dalang untuk memenangkan calon dari Partai Golkar. >> >> “Siapapun yang menjadi presiden pasti orang Jawa, dan ini yang perlu >> dipegang oleh saudara kita. Tapi nampaknya Ical masih ngotot ingin menjadi >> presiden, maka saya bertaruh tidak akan mungkin berhasil,” kata dia. >> >> Suhardiman justru mendapuk Priyo Budi Santoso untuk maju sebagai cawapres >> bagi Partai Golkar. Bagi Suhardiman, Priyo memiliki kapasitas secara >> historis dan sosiologis karena berasal dari tanah Jawa. >> >> Selama ini, pencalonan Ical sebagai capres terus digoyang oleh sejumlah >> elite di internal Golkar. Salah satu yang memicu adalah tingkat >> elektabilitasnya yang dinilai tak mampu bersaing dengan dua bakal calon >> lain, Prabowo Subianto dan Joko Widodo. (*antara.acw) >> >> Pengirim : Gatot, Indramayu >> >> *Share this post..* >> >> >> *NAK LANGKOK AMBO LAPIRKAN * >> >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
