Sampai 2022, memang jawa, luar jawa baru bisa nanti 2022. Suku minoritas agak susah nampaknyo. Kecuali kalau sahebat Obama. Jadi legowo sajo Pada 2014 5 5 20:22, "Maturidi Donsan" <[email protected]> menulis:
> NAN IKO KO BAA LO LAGUE KO > > *PRESIDEN HARUS ORANG JAWA* > > > > [image: m.voa-islam.com] <http://m.voa-islam.com/> > > *View Full Version* <http://www.voa-islam.com/index.php?view=full> > > Home <http://m.voa-islam.com/> | Share > Voices<http://m.voa-islam.com/news/interaktif> > > Ahad, 04 May 2014 > > [image: > http://voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/suhardiman.png&h=156&w=208&zc=1] > > *Ini Sebab Presiden Indonesia hanya Boleh (Orang) Jawa* > > *"Sampai kapan pun presiden Indonesia harus berasal dari Jawa..."* > > > Sebuah tulisan kiriman pembaca ini cukup mengelitik, kami coba unggah agar > kita warga negara Indonesia tidak terjebak dalam koridor suku yang > merupakan warisan kaum penjajah. > > Suhardiman meminta Ical atau ARB mundur karena yang bersangkutan tidak > memenuhi persyaratan sejarah. Pernyataan Suhardiman itu dilontarkan setelah > dirinya menerima kehadiran Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso untuk > bersilahturahmi. Menurut dia, posisi dalang lebih terhormat bagi seorang > Ical. > > Ical Capres yang diusung Partai Golkar belakangan didesak untuk muncur > sebagai capres. Sesepuh Partai Golkar Mayor Jenderal (Purn) Suhardiman SE > mendesak Aburizal Bakrie (Ical) untuk mundur dari pemilihan calon presiden > dan calon wakil presiden 2014, > *SEBAB BUKAN BERETNIS JAWA. * > "Sampai kapan pun presiden Indonesia harus berasal dari Jawa," > ujar Suhardiman kepada sejumlah wartawan di kediamannya di Jalan Kramat > Batu, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (2/5/2014). > > “Mengenai Ical kuncinya itu historis atau sejarah dan sosiologis. Sejarah > itu berulang kembali bahwa capres harus dari (suku) Jawa, dan secara > sosiologis masyarakat paling besar adalah Jawa, jadi lebih baik dia > mengundurkan diri dari capres, jadi cawapres pun ‘ndak’ (tidak) usah,” kata > Suhardiman. > > “Lebih baik berpikir sebagai dalang, lebih terhormat,” ujar dia. > > Purnawirawan Jenderal TNI AD itu mengaku percaya orang yang pantas menjadi > presiden adalah dari suku Jawa. Suhardiman menilai Ical yang berasal dari > etnis luar Jawa tidak akan berhasil menjadi capres maupun cawapres. > > Suhardiman yang juga merupakan tokoh senior Sentral Organisasi Karyawan > Swadiri Indonesia atau SOKSI (pendiri Golkar) menilai lebih baik Ical > menjadi dalang untuk memenangkan calon dari Partai Golkar. > > “Siapapun yang menjadi presiden pasti orang Jawa, dan ini yang perlu > dipegang oleh saudara kita. Tapi nampaknya Ical masih ngotot ingin menjadi > presiden, maka saya bertaruh tidak akan mungkin berhasil,” kata dia. > > Suhardiman justru mendapuk Priyo Budi Santoso untuk maju sebagai cawapres > bagi Partai Golkar. Bagi Suhardiman, Priyo memiliki kapasitas secara > historis dan sosiologis karena berasal dari tanah Jawa. > > Selama ini, pencalonan Ical sebagai capres terus digoyang oleh sejumlah > elite di internal Golkar. Salah satu yang memicu adalah tingkat > elektabilitasnya yang dinilai tak mampu bersaing dengan dua bakal calon > lain, Prabowo Subianto dan Joko Widodo. (*antara.acw) > > Pengirim : Gatot, Indramayu > > *Share this post..* > > > *NAK LANGKOK AMBO LAPIRKAN * > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
