Kalau batua informasiko,seyogyanya kini ughang Minangkabau cq nnm sdg duduak2 di Palanta ko tidak perlu terlalu manapuak dado bhw kitalah sebagai etnik di Nusatara ini nn sangat ber ABS-SBK.Astaghfirullahal 'azim(7x).Anak kanduaang sendiri,teganya dikau merusak n menikmati anak n darah dagingmu sendiri, JB,DtRJ,75thn di Bonjer. Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message----- From: Andiko <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 20 May 2014 21:13:07 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Cabuli Putri Kandung, Mantan Bupati Sumbar Dipolisikan (Sia Ko ?) Cabuli Putri Kandung, Mantan Bupati Sumbar Dipolisikan Selasa, 20 Mei 2014 19:28 WIB Cabuli Putri Kandung, Mantan Bupati Sumbar Dipolisikan Warta Kota http://www.tribunnews.com/regional/2014/05/20/cabuli-putri-kandung-mantan-bupati-sumbar-dipolisikan TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Bupati di Sumatra Barat, TM (73) dilaporkan ke polisi karena melecehkan putri kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku SD. Laporan dilakukan YH, ibu korban sekaligus istri TM ke Polrestro Jakarta Selatan, Selasa (20/5) sore. Menurut YH, dirinya mengetahui pelecehan ini karena perubahan sikap korban PT (8) yang ketakutan terhadap ayahnya sendiri. "Selalu ketakutan kalau lihat ayahnya," kata YH. Anaknya juga enggan sekolah, dan belakangan diketahui bahwa PT dilecehkan ayahnya sendiri. Menurut pengakuan PT, ia dilecehkan ayahnya empat kali, yakni tiga kali dalam keadaan tidak sadar atau tidur. "Saat bangun, putri saya sudah dalam keadaan telanjang dan sekali dalam keadaan sadar, yakni putri saya dipanggil ke dalam kamar lalu kemaluannya ditusuk oleh jari telunjuknya," tuturnya. YH berharap Polisi segera menindaklanjuti kasus ini. Pengacara korban, Hermansyah Dulaimi mengatakan jika perbuatan tersebut dilakukan di rumah ayahnya di Villa Pamulang Blok C, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan. Hermansyah mengatakan, korban biasanya tinggal di rumah ibunya selama empat hari, dan tiga hari dirumah Ayahnya. "Saat menginap di rumah Ayahnya, peristiwa itu terjadi," ungkapnya. "Untuk visum sudah dilakukan, yang jelas selaput dara korban sudah sobek atas perbuatannya," tuturnya.(Ahmad Sabran) Terkait#Sumatra Barat Editor: Rendy Sadikin Sumber: Warta Kota -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
