Pak TR, kabanyo wee iyo babini mudo. Masih top cer beliau. Tapi, inisial ko
lah paniang ambo mancari-cari, siapo ko gerangan.

Salam

Syaf al/bogor
Pada 21 Mei 2014 21:48, <[email protected]> menulis:

> Ondee, inisial no samo lo jo awak.
> Syaf, itu kan itungan normal, kalau batambuah jo nan 40 taun nan labiah
> mudo tantu lain lo etongan no, he he
>
> Tan Ameh
>
> Sent from my BlackBerry 10 smartphone.
>   *From: *Syafruddin AL
> *Sent: *Wednesday, May 21, 2014 21:43
> *To: *[email protected]
> *Reply To: *[email protected]
> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] Cabuli Putri Kandung, Mantan Bupati Sumbar
> Dipolisikan (Sia Ko ?)
>
> Adidunsanak di Palanta, nah!
>
> Kalau TM baumua 73, tentu paling tidak mantan istrinya (YH) baumua 70 atau
> 68. Kalau putri beliau kini tu baumua 8 tahun, tentu wee melahirkan umur 60
> tahun dan ayahnyo 65 tahun.
>
>
> Salam,
>
> Syaf AL/51 Bogor
>
>
> Pada 20 Mei 2014 21.13, Andiko <[email protected]> menulis:
>
>> Cabuli Putri Kandung, Mantan Bupati Sumbar Dipolisikan
>> Selasa, 20 Mei 2014 19:28 WIB
>> Cabuli Putri Kandung, Mantan Bupati Sumbar Dipolisikan
>> Warta Kota
>>
>>
>>
>> http://www.tribunnews.com/regional/2014/05/20/cabuli-putri-kandung-mantan-bupati-sumbar-dipolisikan
>>
>>
>> TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Bupati di Sumatra Barat, TM (73)
>> dilaporkan ke polisi karena melecehkan putri kandungnya sendiri yang masih
>> duduk di bangku SD.
>> Laporan dilakukan YH, ibu korban sekaligus istri TM ke Polrestro Jakarta
>> Selatan, Selasa (20/5) sore. Menurut YH, dirinya mengetahui pelecehan ini
>> karena perubahan sikap korban PT (8) yang ketakutan terhadap ayahnya
>> sendiri.
>> "Selalu ketakutan kalau lihat ayahnya," kata YH.
>> Anaknya juga enggan sekolah, dan belakangan diketahui bahwa PT dilecehkan
>> ayahnya sendiri. Menurut pengakuan PT, ia dilecehkan ayahnya empat kali,
>> yakni tiga kali dalam keadaan tidak sadar atau tidur.
>> "Saat bangun, putri saya sudah dalam keadaan telanjang dan sekali dalam
>> keadaan sadar, yakni putri saya dipanggil ke dalam kamar lalu kemaluannya
>> ditusuk oleh jari telunjuknya," tuturnya.
>> YH berharap Polisi segera menindaklanjuti kasus ini. Pengacara korban,
>> Hermansyah Dulaimi mengatakan jika perbuatan tersebut dilakukan di rumah
>> ayahnya di Villa Pamulang Blok C, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan.
>> Hermansyah mengatakan, korban biasanya tinggal di rumah ibunya selama
>> empat hari, dan tiga hari dirumah Ayahnya. "Saat menginap di rumah Ayahnya,
>> peristiwa itu terjadi," ungkapnya.
>> "Untuk visum sudah dilakukan, yang jelas selaput dara korban sudah sobek
>> atas perbuatannya," tuturnya.(Ahmad Sabran)
>> Terkait#Sumatra Barat
>> Editor: Rendy Sadikin
>> Sumber: Warta Kota
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke