http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/05/25/2053224/jk.mengaku.sempat.melarang.jokowi.nyapresutm.sourcewputm.mediumboxutm.campaignkknwp
JK Mengaku Sempat Melarang Jokowi "Nyapres"
*SURABAYA, KOMPAS.com* -- Bakal cawapres Jokowi, Jusuf Kalla, mengaku sempat
melarang Jokowi untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres).
Larangan itu disampaikan saat Jokowi baru dilantik dua bulan menjadi
Gubernur DKI Jakarta.

"Itu pernyataan 1,5 tahun lalu, saat baru dua bulan dilantik gubernur.
Sekarang kan sudah dua tahun, dan sudah terlihat kemampuannya," kata
politisi Partai Golkar ini seusai menghadiri forum silaturahim ulama dan
tasyakuran kemenangan PKB Jawa Timur di Surabaya, Minggu (25/5/2014) sore.

Saat itu, kata JK, Jokowi diisukan memang akan dijadikan capres oleh PDI-P.
Namun karena masih dua bulan menjabat gubernur, JK menganggap Jokowi belum
pantas. "Namun selama dua tahun, Jokowi mampu menunjukkan kualitasnya
menjadi pemimpin, jadi tidak ada salahnya sekarang maju menjadi calon
presiden," tambahnya.

JK sebelumnya mengaku juga sempat penasaran dengan Jokowi, yang sempat
menjadi obyek pemberitaan sebagai kepala daerah yang dianggap bagus. Karena
itu, JK sempat mengirim utusan ke Solo untuk mengetahui lebih dalam latar
belakang keluarganya. "Keluarga Jokowi Muslim taat, dan saya yakin juga
NU," ujarnya.

JK semakin yakin saat dia menjadi makmum shalat berjemaah yang diimami
Jokowi. Menurut JK, Jokowi membaca ayat-ayat Al Quran yang panjang. Hal
itu, menurut JK, menunjukkan kualitas pengetahuan agama Jokowi. "Ini juga
membuktikan bahwa isu Jokowi non-Muslim tidak benar," tekannya.

Dalam forum itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin
Iskandar juga memperkenalkan JK kepada massa PKB. Muhaimin menyebut JK
bukan orang baru di NU. JK tercatat sebagai Mustasyar Pengurus Besar NU.

http://www.merdeka.com/politik/anies-baswedan-sebut-blusukan-jokowi-cuma-pencitraan.html


Anies Baswedan sebut blusukan Jokowi cuma pencitraan

*Merdeka.com - *Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( *Jokowi
<http://profil.merdeka.com/indonesia/j/joko-widodo/>* ) dikenal dengan gaya
blusukannya. Sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, *Jokowi
<http://profil.merdeka.com/indonesia/j/joko-widodo/>* lebih banyak blusukan
ketimbang berada di dalam kantor.

Peserta Konvensi *Partai Demokrat
<http://profil.merdeka.com/indonesia/p/partai-demokrat/>* *Anies Baswedan
<http://profil.merdeka.com/indonesia/a/anies-baswedan/>* menilai,
blusukan *Jokowi
<http://profil.merdeka.com/indonesia/j/joko-widodo/>* merupakan pencitraan.
Sebab, blusukan sifatnya hanya sekadar mendengarkan keluhan masyarakat
tanpa memberikan solusi.

"Saya gak mau pencitraan dengan blusukan. Bukan cuma mendengarkan tapi
mengajak berubah. Blusukan itu hanya nonton masyarakat. Hanya hadir lalu
kesannya sudah melakukan," ujar Anies di Jakarta, Kamis (19/12).

Anies mengaku lebih tertarik berdialog dengan masyarakat dan bersama-sama
mencari solusi masalah yang dihadapi.

"Bukan blusukan, saya akan datang untuk mendengar, ngobrol, dan diskusi,"
tegas Anies.

"Saya ingin meniru *Bung Karno
<http://profil.merdeka.com/indonesia/s/soekarno/>* saat berkeliling ke
titik-titik Indonesia. Beliau pidato di masyarakat di banyak titik, bukan
membuat kesan dekat dengan rakyat," imbuhnya.

Oleh karena itu, setelah sukses mengonsep Indonesia mengajar, kini Anies
berencana roadshow untuk turun tangan ke sejumlah daerah. Rektor
Universitas Paramadina itu berencana mengadakan road show keliling Jawa
untuk menyosialisasikan programnya dalam kapasitas sebagai peserta Konvensi
Demokrat. Anies mengklaim langkahnya itu terinspirasi oleh Presiden RI
Pertama, Soekarno.

Tur keliling Pulau Jawa ini bertajuk '3.000 Kilometer Nyalakan Harapan'.
Dalam tur yang dilakukan dari Jumat (20/12) sampai Rabu (25/12) Anies akan
menggunakan jalur darat dengan menggunakan bus.

Dalam perjalanan tersebut, capres termuda Konvensi *Partai Demokrat
<http://profil.merdeka.com/indonesia/p/partai-demokrat/>* ini akan
mengunjungi Bandung, Tasikmalaya, Yogyakarta, Ponorogo, Kediri, Jombang,
Surabaya, Madura, Rembang, Semarang, Pekalongan, Tegal, dan Rengasdengklok,
Karawang. Di daerah-daerah tersebut Anies berencana mengunjungi
tempat-tempat bersejarah, pusat aktivitas ekonomi masyarakat setempat, dan
pesantren.
*----- Rapat Rutin Pengurus Serikat Harus Tetap Ada. **Karena Disitulah
Hati, Jiwa Dan Semangat Pengurus Dipertemukan, Diingatkan Dan Dipersatukan
-----*

*Salam dan Terima Kasih,*
*Dedi Suryadi*

_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
Berani Bertindak Dan   *****
      ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
          "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The
Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...
".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke