Bung Dedy Suryadi jo dunsanak di palanta n.a.h.
Apo nan ditulis dek mantan Ketua HMI 1999-2001 Fakhrudin tentang Jasa
Prabowo bagi umat Islam adolah bana paliang indak 99%. Baitu pulo apo
nan disampaikan dek Kivlan Zen baiak malalui media terakhir diacara ILC
du TV-ONEmaupun lewat buku.
Sabananyo di ABRI/TNI nan tajadi bukan faksi ABRI 'Hijau' jo ABRI 'Merah
putih' tapi iyolah 'ABRI Nasionalis Relijius' jo ABRI 'Nasionalis
Liberal'. Nan disabuik tadaulu adolah nan bajiwa Nasionalis jo
manonjol taat baibadah sarato aktif mambina jo mambela Islam. Sadang
nan disabuik dibalakang adolah nan bajiwa nasionalis tapi manonjol dakek
jo paham liberal, banyak non Muslim, Muslim abangan jo Muslim nan
mancari salamaik, jabatan jo pangkek tapi enggan mambela Islam sarato
nan bapaham kiri /Komunis. .
Wakatu LBM mancapai posisi puncak di Intelijen nan kudian manjabat
PANGAB kalompok nan disabuik Merah Putih berjaya, sadangkan nan disabuik
ABRI Hijau susah dapek promosi atau posisi starategis, kecuali Prabowo
dek karano jadi minantu Suharto. Dikalangan Intelijen dimunculkan
istilah EKA ( Ekstrim Kanan ) jo EKI ( Ekstrim Kiri ) yang dikategorikan
sabagai Hakekat Ancaman buek NKRI. Istilah Ekstrim Kanan bersamaan jo
munculnyo peristiwa2 nan mulai mambuek citra Islam manjadi sangat buruak
di DN jo di LN sarupo peristiwa Tanjung Priok, Lampung, Talang Sari di
Jabar, Pemboman dan Pembajakan pesawat dsb..Disikolah dirasokan dek nan
disabuiknyo ABRI Hijau, tasandek-sandek, tidak proposional dalam promosi
jabatan walaupun indak saketek nan baprestasi dilapangan,staf dan
pendidikan .
Barulah sajak Presiden Suharto mulai dakek jo umat Islam , Habibi
dimintak pulang ka Tanah Air sampai jadi WAPRES. Munculnyo ICMI mambuek
pok Merah Putiah maraso kuatir kahilangan kejayaan nan kudian bapuncak
jo munculnyo Faisal Tanjuang sabagai MENHANKAM/
PANGAB jo Hartono sabagai KASAD. Pergeseran nan tajadi indak dapek
dilapehkan dari peran Prabowo dan teman2nya. Makin banyak pulo urang
awak nan jadi jenderal diantaronyo nan hampia sampai ka puncak diposisi
KASUM ABRI Letjen Jamari Chaniago..
LBM yang sudah lengser mulai bergerak dibalakang layar mamanfaatkan
pion-pionnyo nan masih manjabat jo purnawirawan nan duduak dijajaran
manajemen Perusahaan2 KONGLO Cino. , antah apo nan dikarajokan nyo
banyak urang nan indak tau. Nan jaleh baliau terkenal ahli dalam bidang
Intel Penggalangan massa. Ado nan manalusuri salamo 16 tahun sajak 1998
s.d 2014 sampai pado kesimpulan bahaso aktor intelektual nan manunjuakan
jalan baa caro manjatuahkan pak Harto barasa dari baliau. Ambo terakhir
badialog jo LBM katiko baliau bakunjuang ka Manila tahun 1997, baliau
alah mulai kurang pandangaran tapi masih aktif pai kamano-mano..
Wassalam,
AA
On 26/05/2014 09:34, Dedi Suryadi wrote:
Assalamu'alaykum,
Mohon permisi ka mamak-mamak jo dunsanak untuak malewakan nan ambo
dapek dari internet ko...
Karano nagari awak manjunjuang tinggi ABSSBK, iko ransonyo cocok juo
jadi referensi untuak ka mamiliah bisuak...
Mungkin mamak-mamak nan mantan TNI bisa maagiah pandangan kebenanrannyo...
Jasa Prabowo bagi Ummat Islam di Era Militer Anti-Islam
Jumat, 9 Mei 2014 (9:19 am) / Politik
<http://news.fimadani.com/report/politik/>
Bakal calon presiden dari Partai Gerindra dinilai berjasa bagi ummat
Islam di masa militer anti Islam (Orde Baru) di bawah menteri
Pertahanan Leonardus Benyamin Moerdani atau yang dikenal dengan LB
Moerdani atau Benny Moerdani. Hal itu diungkapkan Ketua Umum PB
Himpunan Mahasiswa Islam 1999-2001, Fakhrudin.
"Prabowo adalah prajurit yang secara terbuka berani berhadapan dengan
faksi militer yang fasis dan anti Islam, di bawah mendiang Benny
Moerdani," jelasnya seperti dikutip /Inilah.com/
Prabowo-lah, kata Fakhrudin, yang berani mengambil risiko di saat
kelompok Moerdani tengah kuat-kuatnya. "Dia tak rela umat Islam terus
dikorbankan demi kepentingan politik mereka," kata dia.
Saat itu ada istilah ABRI hijau yang diisi perwira yang dekat dengan
Islam dan pesantren. Ada juga ABRI merah putih, mereka yang nasionalis
dan bukan beragama Islam. Kedua kelompok ini selalu bersinggungan.
Mayjen (Purn) Kivlan Zen, salah satu jenderal pendukung Prabowo,
menjelaskan awalnya hubungan Prabowo dan Benny Moerdani sangat dekat.
Namun hal itu berubah saat Benny berniat menghancurkan gerakan Islam
secara sistematis. Benny juga dinilai ingin menguasai Indonesia dan
menjadi presiden menggantikan *Soeharto*.
"Prabowo Subianto merasa tidak cocok dengan langkah-langkah tersebut
dan melaporkan langkah-langkah Benny, pada mertuanya, Presiden
*Soeharto**,* termasuk rencana Jenderal Benny Moerdani menguasai
Indonesia atau menjadi Presiden RI," kata Mantan Kepala Staf Kostrad
Mayjen Kivlan Zen dalam buku Konflik dan Integrasi TNI AD terbitan
Institute for Policy Studies tahun 2004.
Berkenaan dengan penculikan sejumlah aktivis, Fakhrudin juga yakin
segala sesuatu harus dilihat dalam kontek kekuasaan saat itu. "Ada dua
faktor; pertama karena pesanan rezim yang berkuasa, kedua karena
adanya pertarungan di elite militer. Jadi faksionalisasi di internal
militer menjadi pemicu untuk saling mendiskeditkan sesama mereka."
Keyakinan Fakhrudin bahwa isu HAM sudah jadi sekadar dagangan politik,
karena waktu Megawati berkuasa, toh soal itu tak dimasalahkan. Ia
menilai, mungkin karena Megawati pun tak lepas dari kedekatan dengan
militer. Sayangnya, kata dia, Megawati lebih akomodatif kepada sayap
militer yang anti-Islam. "Lihat figur-figur tentara yang di lingkaran
Mega. Hampir sebagian besar loyalis Beny ada di sana. Ini menunjukkan
bahwa PDIP kurang sensitif terhadap perasaan ummat Islam," kata dia.
Menurutnya, kalau Megawati konsisten dengan penegakan HAM, kenapa dia
tidak tampil untuk menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM saat
mendapat mandat dari rakyat. "Jangankan pelanggaran HAM, penculikan,
kasus priuk, tragedi lampung, kejadian di Aceh dan lain lain, kasus 27
Juli saja dia tidak bisa selesaikan dengan tuntas."
Jurnalis Islam Nuim Hidayat, mengatakan bahwa /Majalah Media Dakwah/
yang diterbitkan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia edisi Februari 1998
yang berjudul: Melawan Pengkhianat Bangsa. Di situ dilaporkan tentang
tokoh-tokoh Islam, baik dari MUI, ICMI, Muhammadiyah, Dewan Dakwah,
dan lain-lain saat itu berkumpul di markas Kopassus untuk mendukung
Prabowo bertindak mengamankan negara seperti saat kudeta G30S/PKI.
http://news.fimadani.com/read/2014/05/09/jasa-prabowo-bagi-ummat-islam-di-era-militer-anti-islam/
Prabowo Berjasa di Era Militer Anti-Islam
*INILAHCOM, Jakarta - Aktivis 98 yang juga Ketua Umun PB HMI
1999-2001, Fakhrudin, mengatakan sebaiknya umat Islam tidak gampang
terprovokasi gencarnya pemberitaan yang menyudutkan capres dari
Gerindra, Prabowo Subianto. Bagaimanapun ada peran besar Prabowo saat
militer Indonesia cenderung anti-Islam.*
"Jangan gampang dikecoh," kata Fakhrudin dalam pembicaraan telepon
dengan Inilahcom. Menurut dia, umat Islam Indonesia sejatinya berutang
budi kepada Prabowo. "Prabowo adalah prajurit yang secara terbuka
berani berhadapan dengan faksi militer yang fasis dan anti Islam, di
bawah mendiang Benny Moerdani."
Prabowo-lah, kata Fakhrudin, yang berani mengambil risiko di saat
kelompok Moerdani tengah kuat-kuatnya. "Dia tak rela umat Islam terus
dikorbankan demi kepentingan politik mereka," kata dia.
Berkenaan dengan penculikan sejumlah aktivis, Fakhrudin juga yakin
segala sesuatu harus dilihat dalam kontek kekuasaan saat itu. "Ada dua
faktor; pertama karena pesanan rezim yang berkuasa, kedua karena
adanya pertarungan di elite militer. Jadi faksionalisasi di internal
militer menjadi pemicu untuk saling mendiskeditkan sesama mereka."
Keyakinan Fakhrudin bahwa isu HAM sudah jadi sekadar dagangan politik,
karena waktu Megawati berkuasa, toh soal itu tak dimasalahkan. Ia
menilai, mungkin karena Megawati pun tak lepas dari kedekatan dengan
militer. Sayangnya, kata dia, Megawati lebih akomodatif kepada sayap
militer yang anti-Islam. "Lihat figur-figur tentara yang di lingkaran
Mega. Hampir sebagian besar loyalis Beny ada di sana. Ini menunjukkan
bahwa PDIP kurang sensitif terhadap perasaan ummat Islam," kata dia.
Menurutnya, kalau Megawati konsisten dengan penegakan HAM, kenapa dia
tidak tampil untuk menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM saat
mendapat mandat dari rakyat. "Jangankan pelanggaran HAM, penculikan,
kasus priuk, tragedi lampung, kejadian di Aceh dan lain lain, kasus 27
Juli saja dia tidak bisa selesaikan dengan tuntas." [dsy]
http://nasional.inilah.com/read/detail/2098519/prabowo-berjasa-di-era-militer-anti-islam#.U4Kj3SjWrcs
*----- Rapat Rutin Pengurus Serikat Harus Tetap Ada. **Karena
Disitulah Hati, Jiwa Dan Semangat Pengurus Dipertemukan, Diingatkan
Dan Dipersatukan -----**/
/*
*/
/*
*/Salam dan Terima Kasih,/*
*/Dedi Suryadi/*
_____________________________________________________________________________
***** Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
Berani Bertindak Dan *****
******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The
Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan
Mengasihimu...".....*****
"Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7)
serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
kirim email ke [email protected]
<mailto:[email protected]>.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.