Tempo.co <http://www.tempo.co/> Pemilu 2014 <http://pemilu.tempo.co/>
pemilu_berita
<http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/06/02/269581854/Gerindra-Hapus-Manifesto-Pemurnian-Agama#>
 Gerindra Hapus Manifesto Pemurnian Agama
Senin, 02 Juni 2014 | 16:01 WIB
 [image: Gerindra Hapus Manifesto Pemurnian Agama]

Pengusaha Hashim Djojohadikusumo saat putusan majelis hakim dalam sidang di
PN Solo, Jateng, Rabu (14/1). Hashim divonis tidak bersalah dalam kasus
pemindahan dan penyimpanan enam arca Museum Radyapustaka secara ilegal.
ANTARA/Andika Betha

*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai
Gerakan Indonesia Raya Hashim Djojohadikusumo mengatakan partainya akan
menegakkan Pancasila di Indonesia. "Kalimat pemurnian agama sudah dihapus
dari manifesto," kata Hashim seusai sarasehan Kedaulatan Energi Syarat
Mutlak Ketahanan Bangsa yang diselenggarakan Gerindra di Hotel Sahid,
Senin, 2 Juni 2014.

"Kami  kan partai Pancasila. Kami akan menegakkan hukum di Indonesia kalau
ada diskriminasi terhadap suku, agama, dan ras tertentu," ujarnya.

Mengenai sikap Gerindra terhadap kaum minoritas dan marjinal, Hashim
mengatakan partainya akan menegakkan hukum untuk semua kelompok, suku,
agama, dan ras minoritas. "Kami akan menegakkan hukum. Di Indonesia tidak
boleh ada diskriminasi," tutur Hashim.

Ia juga mengatakan sikap Partai Keadilan Sejahtera yang memecat 76 karyawan
di Kementerian Pertanian selama sembilan tahun ini tidak bisa didiamkan.
"Itu tidak bisa ditoleransi, tidak bisa diterima," kata Hashim.

Berdasarkan video yang diunggah di YouTube oleh akun GerindraTV pada 14
Oktober 2013, Hashim menyebut sikap PKS yang memecat 73 karyawan Kristen di
Kementerian Pertanian selama sembilan tahun sebagai tindak diskriminasi.

"Tidak ada satu pun karyawan Kristen di Kementerian Pertanian. Ini yang
saya maksudkan dengan kemauan politik. Pemerintah harus menghentikan
diskriminasi ini," kata Hashim dalam video tersebut.

Pernyataan dalam video yang berjudul *Hashim Djojohadikusumo Memaparkan
Visi Partai Gerindra *tersebut disampaikan pada acara USINDO Washington
Special Open Forum Luncheon yang berlangsung di Washington, DC, pada 17
Juli 2013.

Adapun manifesto Gerindra yang dipermasalahkan itu dimuat dalam buku
berjudul *Manifesto Perjuangan Partai Gerakan Indonesia Raya*. Di halaman
40 bidang agama dalam buku itu disebutkan negara dituntut menjamin
kemurnian ajaran agama yang diakui negara dari segala bentuk penistaan dan
penyelewengan dari ajaran agama.

*PAMELA SARNIA*


*http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/06/02/269581854/Gerindra-Hapus-Manifesto-Pemurnian-Agama
<http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/06/02/269581854/Gerindra-Hapus-Manifesto-Pemurnian-Agama>*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke