Penulis: Martahan Lumban Gaol 23:14 WIB | Senin, 02 Juni 2014
 Hashim: Prabowo Bisa Kendalikan PKS dan Buka Yasmin
  Hashim Djojohadikusumo saat menghadiri Diskusi Publik Gereja Mendengar
Visi Misi Capres 2014, yang diselenggarakan Persekutuan Gereja-gereja di
Indonesia, di Aula Sekolah Tinggi Teologia Jakarta, pada Senin (2/6).
(Foto: Martahan Lumban Gaol).

JAKARTA, SATUHARAPANCOM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim
Djojohadikusumo mengatakan bahwa Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia
2014, Prabowo Subianto mampu mengendalikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
dan mengembalikan izin ibadah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin.

"Saya yang beri izin Prabowo untuk berkoalisi dengan PKS. Karena saya ingat
Matius 10:16, yang intinya kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti
merpati. Karena bila Prabowo presiden, dia mampu kendalikan itu," ucap
Hashim saat menghadiri Diskusi Publik Gereja Mendengar Visi Misi Capres
2014, yang diselenggarakan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), di
aula Sekolah Tinggi Teologia Jakarta, Senin (2/6).

"Perihal GKI Yasmin, di depan puluhan pendeta, Prabowo pernah katakan, bila
nanti dia jadi presiden, dia akan perintahkan Kapolri (Kepala Kepolisian
Republik Indonesia) untuk membuka kembali GKI Yasmin," Hashim menambahkan.

Menurut Hashim, lima tahun silam Prabowo telah berdiskusi ketika PKS ingin
memberikan dukungan bagi dirinya, saat itu Hashim menolak. Akan tetapi, ia
menyesal, karena partai yang dipilihnya untuk berkoalisi, PDI Perjuangan,
ternyata menipu Gerindra.

"Lima tahun silam, Prabowo katakan bahwa PKS ingin beri dukungan, tapi saya
katakan bila PKS beri dukungan, saya keluar dari Gerindra dan kembali ke
London. Namun akhirnya saya menyesal, karena kami tertipu oleh PDI
Perjuangan waktu itu," kata Hashim.

Jadi, perihal partai koalisi, ia mengharapkan agar masyarakat tidak
meragukan komitmen Prabowo untuk senantiasa menjunjung nilai-nilai
Pancasila, meskipun saat ini Gerindra berkoalisi dengan partai berbasis
massa Islam.

"Jadi jangan ragu pada komitmen Prabowo untuk tetap membela Pancasila.
Karena bila Prabowo tidak komit pada Pancasila, saya tidak mau mendukungnya
sebagai capres Republik Indonesia," adik Prabowo itu menambahkan.

*Tidak Ada FPI Gerindra*

Mengenai dugaan atau anggapan beberapa pihak yang mengatakan bahwa Partai
Gerindra menjalin kerja sama dengan Front Pembela Islam (FPI), Hashim
membantahnya.

"Tidak ada kerja sama dengan FPI, bila terjalin kerja sama antara Gerindra
dan FPI, maka saya akan keluar dari partai ini," tegas Hashim.

Menurutnya hal tersebut hanya ulah dari pihak-pihak yang tidak bertanggung
jawab, yang ingin menjelekkan nama Partai Gerindra.

"Itu merupakan fitnah luar biasa bagi kami, beberapa pernyataan selalu
dipelintir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," Ketua Dewan
Pembina Kristen Indonesia Raya tersebut menambahkan.

*Pertiwi Jadi Ibu Negara*

Selanjutnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut menanggapi
pernyataan salah seorang penanya nan mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan
sosok ibu negara.

"Bila kita butuh ibu negara, Prabowo sudah menyiapkannya, namanya pertiwi.
Jadi jujur saja Bapak Prabowo dan Ibu Pertiwi," tuturnya.

Hashim pun mengambil contoh pada beberapa sosok presiden di beberapa negara
yang tidak memiliki ibu negara.

"Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye,tidak pernah punya suami, Presiden
Filipina, Nonoy Aquino, belum pernah menikah, lalu Presiden Prancis,
Francois Hollande, juga tidak pernah menikah, tapi banyak anak dan pacar,"
tambahnya.

Karena menurut Hashim, esensi utama sebagai Presiden Republik Indonesia
ialah jujur dan mampu menjalankan amanah rakyat dengan baik.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja

http://www.satuharapan.com/read-detail/read/hashim-prabowo-bisa-kendalikan-pks-dan-buka-yasmin

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke