http://www.jpnn.com/index.php?mib=video_detail&video_id=11769


Relawan Tuah Sakato Dideklarasikan

*JAKARTA *- Cawapres Jusuf Kalla (JK) juga berjanji akan memberikan
perhatian lebih terhadap Sumbar jika mendapat amanah menjadi wakil presiden
mendampingi Presiden Joko Widodo pada Pilpres 9 Juli mendatang. Mayoritas
orang Minang yang mendapat gelar pahlawan nasional karena pemikirannya.
Untuk itu, keunggulan sektor ini harus semakin ditingkatkan.

Begitu juga sektor perdagangan, orang Minang juga unggul dalam bidang
tersebut, kata JK saat memberikan sambutan dalam deklarasi relawan nasional
Tuah Sakato di hotel Balairung, Jakarta, Senin (2/6) sore.

JK mencontohkan, orang Bugis pertama yang mendapat gelar sarjana baru tahun
1949, sedangkan orang Minang sudah sejak awal tahun 1920. Makanya, JK
mengatakan, Sumbar atau Minang harus kembali menjadi sentral pendidikan di
Indonesia. Dalam sambutannya, JK juga mengatakan kalau dirinya mau
mendampingi Jokowi demi kepentingan Indonesia ke depan.

Sosok Jokowi yang merakyat dan sederhana, akan sangat pas jika dipasangkan
dengan dirinya yang sudah sarat pengalaman. Saudara-saudara berjuang 40
hari ke depan, kami (bersama Jokowi) berjuang bersama 5 tahun ke depan,
tegas JK.

Awalnya JK sempat dikabarkan tidak jadi hadir, dan diwakilkan kepada
istrinya Mufidah Kalla, tapi karena telah berjanji, JK yang siangnya
mendampingi Jokowi di Yogyakarta tetap menyempatkan hadir. Saya telah
berjanji, makanya saya usahakan tetap hadir,  jelas JK.

Sementara itu, Ketua Relawan Tuah Sakato, Firdaus HB mengatakan, perantau
Minang tidak ada alasan tidak mendukung JK. Sebab, JK merupakan urang
sumando dan telah banyak berbuat untuk Sumbar dan Indonesia. Selama ini
bisa kita lihat berapa besar dampak yang diberikan JK saat menjadi wapres
dulu.

Pembangunan berskala besar diarahkan ke Sumbar, dan itu punya dampak
positif terhadap Sumbar,  kata Firdaus HB. Turut hadir dalam kesempatan
tersebut hadir tokoh Minang Fahmi Idris, Syahrul Ujud, Mas'oed Abidin,
Zulhendri Chaniago dan masih banyak lagi, termasuk masyarakat dari lintas
profesi.

Sebagaimana diketahui, perantau Minang tersebar hampir di seluruh
Indonesia. Untuk Jabodetabek saja diperkirakan perantau Minang mencapai
angka 2 juta jiwa.* (rdo/c/adi)*


*http://www.indopos.co.id/2014/06/relawan-tuah-sakato-dideklarasikan.html
<http://www.indopos.co.id/2014/06/relawan-tuah-sakato-dideklarasikan.html>*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke