Semoga indak manjadi polemik diantaro urang rantau di Jabodetabek ko, ambo 
pribadi ndak mandukuang kaduo nyo doh sabauk kaduonyo indak tamasuak dalam 
pemikiran ambo, tantu ado alasan nan bisa ambo sampaikan ka dunsanak sadonyo, 
diantaronyo :
1. Calon 1 Prabowo ; secara pribadi ambo suko samo ketegasan beliau, walau 
indak diiringi oleh kesigapan beliau dalam menyampaikan apa yang mau 
disampaikan, tapi ambo ngeri juo kalau ketegasan beliau nantinyo mambabi buto 
sahinggo mambuek negara jadi terancam, baik dari lua atau dari dalam nagari. 
informasi yg berkembang beliau dipecat dari kesatuan walau kebenarannya belum 
ada yg menyampaikan, beliau dibilang tokoh dibalik penculikan aktifis, antahlah 
paniang ambo. tapi beliau dibackup ndek mayoritas partai islam walaupun ado 
partai islam nyo yg bermasalah.
2. Calon 2 Jokowi ; secara pribadi ambo suko juo ka Jokowi dengan sederhananya 
dia, beliau berhasil sebagai Walokota di Solo bahkan sampai dua periode ini 
menandakan bahwa Jokowi bisa menjalankan amanat yang diembannya, dan sekarang 
beliau jadi Gubernur DKI dan baru masuk ke tahun ke-dua dan hasilnya pun belum 
kelihatan, beliau ditunjuk oleh Megawati untuk menjadi presiden dan dibanyak 
kesempatan Megawati pun pernah berucap pada waktu deklarasi "tu Jokowi koe 
harus ingat loo koe tak jadiin Capres lewat PDIP... ingat Capresnya ...jangan 
mentang-mentang koe" apo mukasuik dari kecek Megawati tu tolong bantu ambo 
maartikannyo dan pada kesempatan lain diacara bincang-bincang pagi di tivi 
jubir pemenangan Jokowi Maruarar Sirait mangecek kalau Jokowi tapiliah jadi 
presiden "seluruh kebijakan dan rencananyo harus seijin Megawati selaku ketua 
umum PDIP....... berarti Jokowi semacam boneka/robot, antahlah paniang lo ambo 
........
 
jadi ambo minta maaf kalau ado belek e nan tasingguang ndek ambo ......

Jo Febri
Lk.44th Sungai Laban / Bekasi
 


Pada Jumat, 6 Juni 2014 17:18, Aprinal Saldi <[email protected]> menulis:
  


http://www.jpnn.com/index.php?mib=video_detail&video_id=11769



Relawan Tuah Sakato Dideklarasikan

JAKARTA - Cawapres Jusuf Kalla (JK) juga berjanji akan memberikan perhatian 
lebih terhadap Sumbar jika mendapat amanah menjadi wakil presiden mendampingi 
Presiden Joko Widodo pada Pilpres 9 Juli mendatang. Mayoritas orang Minang yang 
mendapat gelar pahlawan nasional karena pemikirannya. Untuk itu, keunggulan 
sektor ini harus semakin ditingkatkan. 
Begitu juga sektor perdagangan, orang Minang juga unggul dalam bidang tersebut, 
kata JK saat memberikan sambutan dalam deklarasi relawan nasional Tuah Sakato 
di hotel Balairung, Jakarta, Senin (2/6) sore. 
JK mencontohkan, orang Bugis pertama yang mendapat gelar sarjana baru tahun 
1949, sedangkan orang Minang sudah sejak awal tahun 1920. Makanya, JK 
mengatakan, Sumbar atau Minang harus kembali menjadi sentral pendidikan di 
Indonesia. Dalam sambutannya, JK juga mengatakan kalau dirinya mau mendampingi 
Jokowi demi kepentingan Indonesia ke depan. 
Sosok Jokowi yang merakyat dan sederhana, akan sangat pas jika dipasangkan 
dengan dirinya yang sudah sarat pengalaman. Saudara-saudara berjuang 40 hari ke 
depan, kami (bersama Jokowi) berjuang bersama 5 tahun ke depan, tegas JK. 
Awalnya JK sempat dikabarkan tidak jadi hadir, dan diwakilkan kepada istrinya 
Mufidah Kalla, tapi karena telah berjanji, JK yang siangnya mendampingi Jokowi 
di Yogyakarta tetap menyempatkan hadir. Saya telah berjanji, makanya saya 
usahakan tetap hadir,  jelas JK. 
Sementara itu, Ketua Relawan Tuah Sakato, Firdaus HB mengatakan, perantau 
Minang tidak ada alasan tidak mendukung JK. Sebab, JK merupakan urang sumando 
dan telah banyak berbuat untuk Sumbar dan Indonesia. Selama ini bisa kita lihat 
berapa besar dampak yang diberikan JK saat menjadi wapres dulu. 
Pembangunan berskala besar diarahkan ke Sumbar, dan itu punya dampak positif 
terhadap Sumbar,  kata Firdaus HB. Turut hadir dalam kesempatan tersebut hadir 
tokoh Minang Fahmi Idris, Syahrul Ujud, Mas'oed Abidin, Zulhendri Chaniago dan 
masih banyak lagi, termasuk masyarakat dari lintas profesi. 
Sebagaimana diketahui, perantau Minang tersebar hampir di seluruh Indonesia. 
Untuk Jabodetabek saja diperkirakan perantau Minang mencapai angka 2 juta jiwa. 
(rdo/c/adi) 
http://www.indopos.co.id/2014/06/relawan-tuah-sakato-dideklarasikan.html

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke