Aww. Bukti nyato bahasonyo balindung dibalik kato2 HAM, Demokrasi dan hantu2 
internasionalisasi lainnyo lah kadiawo kama nagari wak ko. Tahap pacah balah 
kekuatan rakyat di TNI samakin jaleh dengan, adu domba sarato persis caro 
karajo komunih. Awak tau paham2 komunih mahilangkan jejak dan mandok dibalik 
ugamo dstnya. Hati2lah bahwa kelompok dibalakang kakuatan nomor urut duo 
samakin jaleih dan nampak tarang bandarang. Mari bersatu dalam perang jihad 
melawan kekuatan2 asing nan mambonceng dikelompok subarang dari capres nomor 
satu. Hati2lah dengan baliknyo paham kumunih tamasuk kekuatan Cino daratan 
dengan agen2 perantauan nan alah maluluh lantakkan bangsa jo rahayat Indonesia.
Wass.
Haasma Depok



Pada Minggu, 22 Juni 2014 9:26, Zul Salim <[email protected]> menulis:
 


Home To Top
     22 Juni 2014
Rabu, 2014-06-18 17:20:17

Musdah Mulia: Demi HAM, Jokowi - JK Siap "Legalkan" Paham Komunis

Kabar7, Jakarta - Capres dan Cawapres nomer urut dua, Jokowi-JK, siap cabut Tab 
MRPS No XXV/1966, tentang larangan paham komunisme, demi membangun Indonesia 
tanpa diskriminasi. Hal tersebut di ungkapkan langsung oleh Tim Sukses 
kemenangan Jokowi-JK, Musdah Mulia, yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif 
Megawati Insitute, di Menteng, Jakarta, Rabu (18/6/2014). "Ya pastilah 
(mencabut tab MPRS No XXV/1966 tentang larangan komunisme) akan kita lakukan, 
demi ngejamin perlindungan Hak Azasi Manusia (HAM) kepada semua warga negara," 
ucap Musdah kepada kabar7 di Menteng, Jakarta Pusat.

Musdah yang juga sebagai guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan, 
ini bukanlah persoalan paham yang dilarang oleh negara, tetapi ini soal 
melindungi warga negara secara merata. "Jadi kita tidak akan tebang pilih dan 
mendiskriminisasi kepada seluruh warga negara dalam hal perlindungan HAM," 
lanjutnya kembali. Namun Musdah juga meyakinini kalau nantinya keputusan ini 
akan banyak pertentangan dan juga perdebatan yang terjadi. "Tapi ini memang 
harus dilakukan demi menghapus diskriminasi di negara ini, jadi tidak boleh ada 
diskriminasi nantinya, dan disini juga akan terlihat seorang pemimpin dimana 
berani mengambil keputusan yang berani," tutupnya. (hdi/dno)




Berita Lainnya:



Minggu, 22 Juni 2014 01:50:05
Menkumham Tindak Tegas WNA Langgar Izin Tinggal
Sabtu, 21 Juni 2014 15:47:11
Polisi Bekuk 6 Anggota Geng Motor, Pelaku Perampokan di Tanah Kusir
Sabtu, 21 Juni 2014 09:25:51
Polda Metro Jaya Antisipasi Kejahatan di Bulan Ramadhan
Sabtu, 21 Juni 2014 07:10:45
Polisi Tengah Selidiki Flasdisk dan Kamera JIS
Jumat, 20 Juni 2014 13:36:48
Terkait JIS, Petugas Akan Panggil Kemendikbud
Jumat, 20 Juni 2014 12:42:47
Wakil Ketua Umum PPP Jenguk Tersangka Rachmat Yasin
Jumat, 20 Juni 2014 11:07:19
KPK Periksa Direktur Keuangan PNRI
Jumat, 20 Juni 2014 10:46:32
Jokowi: Pencantuman Agama di KTP Jangan Dipermasalahkan
Jumat, 20 Juni 2014 03:46:30
Kapolda Metro: Tiga Guru JIS Akan Diperiksa Medis
Jumat, 20 Juni 2014 02:47:34
Dolly Sudah Ditutup Pemkot Ternyata Masih Beroperasi
Jumat, 20 Juni 2014 02:05:17
Jaksa Agung: Jangan Jadikan Negeri Ini, Negeri Fitnah
Kamis, 19 Juni 2014 22:10:55
Supir Akil Sebut Bosnya Ketemu Atut di Singapura
Kamis, 19 Juni 2014 21:22:39
Kasus Pencabulan Bocah oleh Pensiunan Dishub digelar PN Jakarta Pusat
Kamis, 19 Juni 2014 17:52:15
Basrief Polisikan Penyebar Transkrip Rekaman Telepon Jaksa Agung-Megawati
Kamis, 19 Juni 2014 17:47:27
MS Kaban: Ucapan Wiranto Hanya Ulangan Basi
Kamis, 19 Juni 2014 17:34:01
Rievan, Anak Menteri Syarif Hasan Resmi Ditahan
Kamis, 19 Juni 2014 17:13:14
Aryo Bimo: Transkrip Megawati dan Basrief Arief, Fitnah
Kamis, 19 Juni 2014 17:03:23
LIPI: Demokrasi Harus Dibenahi Dengan Konsolidasi
Kamis, 19 Juni 2014 16:33:42
Wiranto: Dokumen DKP Ada di Mabes Cilangkap
Kamis, 19 Juni 2014 16:02:24
Timses Prabowo: DKP yang Dibentuk Wiranto Cacat Hukum



Copyright © 2014, kabar7.com All Right Reserved

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke