TNI Netral dan itu lah disampaikan Panglima Gadang TNI, nan eboh ko pensiunan 
dan hampia sado e Pensiunan Jendral pak, jan diirik2 TNI aktif. Nan kini ko 
talalu banyak basiliweran fitnah2 dan pacayo kapado media ndak jaleh dan itu 
ditalan mantah2. 
apak nan ambo hormati, telaah dulu jan manuduah mambabi buto, nampaknyo ndak 
paralu kumunih nan ma adu domba pak, cuma kebencian nan dikipehi oleh tulisan2 
hasutan nan dari media ambuih2. Cubo batanang manyikapi pilpres ko pak, sebagai 
urang bijak tantu apak tahu, ambo ndak manggurui tetapi nampaknyo apak manulis 
dilandasi emosi dan ambo tahu karano Naluri ke islaman apak nan mambuek apak 
taburansang. 


nanang, dari Nias dan Masajik gadang2 di Nias

Sent from my iPad

> On 22 Jun 2014, at 09.59, "'asmun sjueib' via RantauNet" 
> <[email protected]> wrote:
> 
> Aww. Bukti nyato bahasonyo balindung dibalik kato2 HAM, Demokrasi dan hantu2 
> internasionalisasi lainnyo lah kadiawo kama nagari wak ko. Tahap pacah balah 
> kekuatan rakyat di TNI samakin jaleh dengan, adu domba sarato persis caro 
> karajo komunih. Awak tau paham2 komunih mahilangkan jejak dan mandok dibalik 
> ugamo dstnya. Hati2lah bahwa kelompok dibalakang kakuatan nomor urut duo 
> samakin jaleih dan nampak tarang bandarang. Mari bersatu dalam perang jihad 
> melawan kekuatan2 asing nan mambonceng dikelompok subarang dari capres nomor 
> satu. Hati2lah dengan baliknyo paham kumunih tamasuk kekuatan Cino daratan 
> dengan agen2 perantauan nan alah maluluh lantakkan bangsa jo rahayat 
> Indonesia.
> Wass.
> Haasma Depok
> 
> 
> Pada Minggu, 22 Juni 2014 9:26, Zul Salim <[email protected]> menulis:
> 
> 
> Home To Top
>     22 Juni 2014
> Rabu, 2014-06-18 17:20:17
> 
> Musdah Mulia: Demi HAM, Jokowi - JK Siap "Legalkan" Paham Komunis
> 
> Kabar7, Jakarta - Capres dan Cawapres nomer urut dua, Jokowi-JK, siap cabut 
> Tab MRPS No XXV/1966, tentang larangan paham komunisme, demi membangun 
> Indonesia tanpa diskriminasi. Hal tersebut di ungkapkan langsung oleh Tim 
> Sukses kemenangan Jokowi-JK, Musdah Mulia, yang menjabat sebagai Direktur 
> Eksekutif Megawati Insitute, di Menteng, Jakarta, Rabu (18/6/2014). "Ya 
> pastilah (mencabut tab MPRS No XXV/1966 tentang larangan komunisme) akan kita 
> lakukan, demi ngejamin perlindungan Hak Azasi Manusia (HAM) kepada semua 
> warga negara," ucap Musdah kepada kabar7 di Menteng, Jakarta Pusat.
> 
> Musdah yang juga sebagai guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 
> menegaskan, ini bukanlah persoalan paham yang dilarang oleh negara, tetapi 
> ini soal melindungi warga negara secara merata. "Jadi kita tidak akan tebang 
> pilih dan mendiskriminisasi kepada seluruh warga negara dalam hal 
> perlindungan HAM," lanjutnya kembali. Namun Musdah juga meyakinini kalau 
> nantinya keputusan ini akan banyak pertentangan dan juga perdebatan yang 
> terjadi. "Tapi ini memang harus dilakukan demi menghapus diskriminasi di 
> negara ini, jadi tidak boleh ada diskriminasi nantinya, dan disini juga akan 
> terlihat seorang pemimpin dimana berani mengambil keputusan yang berani," 
> tutupnya. (hdi/dno)
> 
> 
> 
> 
> Berita Lainnya:
> 
> 
> 
> Minggu, 22 Juni 2014 01:50:05
> Menkumham Tindak Tegas WNA Langgar Izin Tinggal
> Sabtu, 21 Juni 2014 15:47:11
> Polisi Bekuk 6 Anggota Geng Motor, Pelaku Perampokan di Tanah Kusir
> Sabtu, 21 Juni 2014 09:25:51
> Polda Metro Jaya Antisipasi Kejahatan di Bulan Ramadhan
> Sabtu, 21 Juni 2014 07:10:45
> Polisi Tengah Selidiki Flasdisk dan Kamera JIS
> Jumat, 20 Juni 2014 13:36:48
> Terkait JIS, Petugas Akan Panggil Kemendikbud
> Jumat, 20 Juni 2014 12:42:47
> Wakil Ketua Umum PPP Jenguk Tersangka Rachmat Yasin
> Jumat, 20 Juni 2014 11:07:19
> KPK Periksa Direktur Keuangan PNRI
> Jumat, 20 Juni 2014 10:46:32
> Jokowi: Pencantuman Agama di KTP Jangan Dipermasalahkan
> Jumat, 20 Juni 2014 03:46:30
> Kapolda Metro: Tiga Guru JIS Akan Diperiksa Medis
> Jumat, 20 Juni 2014 02:47:34
> Dolly Sudah Ditutup Pemkot Ternyata Masih Beroperasi
> Jumat, 20 Juni 2014 02:05:17
> Jaksa Agung: Jangan Jadikan Negeri Ini, Negeri Fitnah
> Kamis, 19 Juni 2014 22:10:55
> Supir Akil Sebut Bosnya Ketemu Atut di Singapura
> Kamis, 19 Juni 2014 21:22:39
> Kasus Pencabulan Bocah oleh Pensiunan Dishub digelar PN Jakarta Pusat
> Kamis, 19 Juni 2014 17:52:15
> Basrief Polisikan Penyebar Transkrip Rekaman Telepon Jaksa Agung-Megawati
> Kamis, 19 Juni 2014 17:47:27
> MS Kaban: Ucapan Wiranto Hanya Ulangan Basi
> Kamis, 19 Juni 2014 17:34:01
> Rievan, Anak Menteri Syarif Hasan Resmi Ditahan
> Kamis, 19 Juni 2014 17:13:14
> Aryo Bimo: Transkrip Megawati dan Basrief Arief, Fitnah
> Kamis, 19 Juni 2014 17:03:23
> LIPI: Demokrasi Harus Dibenahi Dengan Konsolidasi
> Kamis, 19 Juni 2014 16:33:42
> Wiranto: Dokumen DKP Ada di Mabes Cilangkap
> Kamis, 19 Juni 2014 16:02:24
> Timses Prabowo: DKP yang Dibentuk Wiranto Cacat Hukum
> 
> 
> 
> Copyright © 2014, kabar7.com All Right Reserved
> 
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> --- 
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
> email ke [email protected].
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
> 
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> --- 
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
> email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke