Piobang Bakal Punya Bandara Lagi, Dishub Mulai Studi Kelayakan Selasa, 18 Maret 2008
Limapuluh Kota, Padek--Harapan warga Luak Limopuluah agar Bandara Piobang kembali diaktifkan, bakal menjadi kenyataan. Menyusul dengan mulai dilakukannya studi kelayakan Bandara Piobang oleh Dinas Perhubungan tahun 2008 ini. Kepala Dinas Perhubungan Limapuluh Kota Nurdin Zuhri, membenarkan bakal adanya studi kelayakan Bandara Piobang tersebut. ”Untuk menunjang sektor perekonomian dan transportasi daerah, Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten memang berencana membangun bandara feeder (pengumpan) di Piobang. Tapi semua bergantung pada hasil studi kelayakan, apakah memang layak atau tidak,” jelas Nurdin Zuhri kepada Padang Ekspres, Senin (3/13). Meski bergantung pada hasil studi kelayakan, namun pada tahap awal Nurdin Zuhri mengaku sudah mulai membicarakan rencana pembangunan bandara feeder Piobang tersebut dengan niniak mamak dan tokoh masyarakat. ”Rata-rata, mereka mendukung rencana ini. Sebab pada masa-masa perjuangan dahulu, Piobang sudah memiliki bandara juga,” tukasnya. Nurdin juga menjelaskan, pembangunan bandara pengumpan di Piobang, lebih ditujukan untuk transportasi kargo dan mengangkut hasil rempah (pertanian). Direncanakan, bandara ini me miliki panjang landasan sekitar 1.400 meter, atau jauh dari panjang landasan bandara Rokot, Kabupaten Mentawai. Masih untuk mendukung kehadiran bandara feeder Piobang, menurut Nurdin Zuhri, Dinas Perhubungan Limapuluh Kota tengah mengupayakan, agar jarak 15 kilometer dari Landasan, bebas dari tower telepon seluler. Dengan demikian berarti, bagi para pemasang tower telepon seluler di Kecamatan Payakumbuh, Harau, dan Akabiluru, harus mengantongi izin dari Dinas Perhubungan. ”Jangan minta perizinan melalui Kantor Pelayanan Satu Atap saja. Sebab kami tidak ingin, tower-tower di sekitar Bandara Piobang terpaksa dipugar, sehingga jadi masalah pada kemudian hari,” tegas Nurdin Zuhri. Di penghujung percakapan dengan Padang Ekspres, Nurdin Zuhri juga berharap kepada pihak Pangkalan Udara (Lanud) untuk mendukung rencanan pembangunan bandara pengumpan di Piobang. ”Sebab bagaimanapun, landasan Bandara Piobang sekarang kan, masih punya hubungan dengan Lanud,” ujarnya. Di sisi lain, Wali Nagari Piobang Syafri B, mengaku sangat mendukung rencana Pemprov Sumbar dan Pemkab Limapuluh Kota, untuk membangun bandara feeder tersebut. ”Semoga ini tidak sekadar menjadi angin surga saja. Karena bagaimanapun, dengan dibangunnya bandara, tentu bakal ikut menggairahkan ekonomi anak Nagari Piobang,” katanya. (Fajar Rillah Vesky) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
