*Jakarta* -Mantan Menteri di era Soeharto yang saat ini menjadi Ketua Dewan
Pertimbangan Presiden, Emil Salim, menilai visi-misi ekonomi calon
presiden-wakil presiden nomor urut 2, Joko Widodo-Jusuf Kalla lebih baik
dibandingkan pesaingnya. Emil mengapresiasi konsep 'tol laut' yang akan
dikembangkan oleh Jokowi-JK.

'Tol laut' yang akan dikembangkan Jokowi-JK bukanlah jalan tol yang
dibangun di atas laut seperti Tol Bali Mandara. Melainkan pembangunan
pelabuhanlaut dalam (*deep sea port*) untuk memfasilitasi kapal-kapal besar
yang mondar-mandir dari Sabang sampai Merauke.

"Visi misi ekonomi Jokowi lebih unggul dibandingkan Prabowo Subianto-Hatta
Rajasa, terutama dalam konsep 'tol laut'. Menyambungkan jalur laut agar
terjadi pembangunan yang merata khususnya di daerah timur Indonesia," ucap
Emil Salim dalam acara yang diadakan Indonesia Research & Strategic
Analisysis bertema 'Realistiskah Program Ekonomi Jokowi?' di Hotel Sahid,
Jakarta, Rabu (2/7/2014).

Namun, lanjut Emil, yang menjadi pertanyaan adalah mewujudkannya. Pasalnya
saat ini tidak ada kargo yang kembali ketika mengirim barang ke wilayah
timur Indonesia.

"Kirim barang dari Surabaya-Papua ongkosnya jauh lebih mahal dibandingkan
kirim barang dari Jakarta ke Amsterdam (Belanda), " ujar Emil.

Oleh karena itu, tambah Emil, dibutuhkan pembangunan pelabuhan yang merata
di seluruh Indonesia untuk mengakomodasi proyek yang juga dikenal dengan
sebutan Pendulum Nusantara ini. Pemerintah perlu lebih fokus agar pendanaan
tidak habis untuk proyek-proyek yang sebenarnya tidak berdampak signifikan.

Emil mencontohkan Jembatan Selat Sunda (JSS). "Makanya jangan bangun JSS.
Habis uang negara untuk membiayai proyek yang dampaknya kecil karena hanya
membangun Sumatera-Jawa saja, tapi daerah lain khususnya timur Indonesia
makin miskin. Ketimpangan ekonomi yang terjadi, kita bicara NKRI itu dari
Sabang-Marauke. Pembangunan harus berkeadilan artinya merata. Untuk bisa
mewujudkannya, tol laut merupakan konsep yang dapat mewujudkan pembangunan
yang berkeadilan itu," paparnya.

*(rrd/hds)*
http://finance.detik.com/read/2014/07/02/172026/2626003/4/ini-keunggulan-visi-misi-ekonomi-jokowi-jk-versi-emil-salim

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke