Implementabe ambo raso. Dulu rutin kapa dari jakarta - taluak
bayua-sibolga. Zaman balando Van der Wijk Surabaya-tj priok-padang. Kini
indak ciek juo kapa pelni ka taluak bayua. Terakhir ambo naiak kapa kerinci
ka padang tahun 85, sudah tu tabaka. Bagi ambo tol laut semacam itu nan ka
dibuek baliak, mungkin dari banda aceh medan batam belitung tj priok
semarang surabaya makasar papua. Itu nn disabuik tol lauik, bukan jl tol di
atas laut.
Salam ramadhan


2014-07-04 19:40 GMT+07:00 ajoduta <[email protected]>:

> Artinya baik diatas kertas, tapi tidak implementable. Lantas dimana
> baiknya?
>
>
> -------- Original message --------
> From: Aprinal Saldi
> Date:07/04/2014 4:04 AM (GMT-05:00)
> To: [email protected]
> Subject: [R@ntau-Net] Ini Keunggulan Visi-Misi Ekonomi Jokowi-JK Versi
> Emil Salim
>
> *Jakarta* -Mantan Menteri di era Soeharto yang saat ini menjadi Ketua
> Dewan Pertimbangan Presiden, Emil Salim, menilai visi-misi ekonomi calon
> presiden-wakil presiden nomor urut 2, Joko Widodo-Jusuf Kalla lebih baik
> dibandingkan pesaingnya. Emil mengapresiasi konsep 'tol laut' yang akan
> dikembangkan oleh Jokowi-JK.
>
> 'Tol laut' yang akan dikembangkan Jokowi-JK bukanlah jalan tol yang
> dibangun di atas laut seperti Tol Bali Mandara. Melainkan pembangunan
> pelabuhanlaut dalam (*deep sea port*) untuk memfasilitasi kapal-kapal
> besar yang mondar-mandir dari Sabang sampai Merauke.
>
> "Visi misi ekonomi Jokowi lebih unggul dibandingkan Prabowo Subianto-Hatta
> Rajasa, terutama dalam konsep 'tol laut'. Menyambungkan jalur laut agar
> terjadi pembangunan yang merata khususnya di daerah timur Indonesia," ucap
> Emil Salim dalam acara yang diadakan Indonesia Research & Strategic
> Analisysis bertema 'Realistiskah Program Ekonomi Jokowi?' di Hotel Sahid,
> Jakarta, Rabu (2/7/2014).
>
> Namun, lanjut Emil, yang menjadi pertanyaan adalah mewujudkannya. Pasalnya
> saat ini tidak ada kargo yang kembali ketika mengirim barang ke wilayah
> timur Indonesia.
>
> "Kirim barang dari Surabaya-Papua ongkosnya jauh lebih mahal dibandingkan
> kirim barang dari Jakarta ke Amsterdam (Belanda), " ujar Emil.
>
> Oleh karena itu, tambah Emil, dibutuhkan pembangunan pelabuhan yang merata
> di seluruh Indonesia untuk mengakomodasi proyek yang juga dikenal dengan
> sebutan Pendulum Nusantara ini. Pemerintah perlu lebih fokus agar pendanaan
> tidak habis untuk proyek-proyek yang sebenarnya tidak berdampak signifikan.
>
> Emil mencontohkan Jembatan Selat Sunda (JSS). "Makanya jangan bangun JSS.
> Habis uang negara untuk membiayai proyek yang dampaknya kecil karena hanya
> membangun Sumatera-Jawa saja, tapi daerah lain khususnya timur Indonesia
> makin miskin. Ketimpangan ekonomi yang terjadi, kita bicara NKRI itu dari
> Sabang-Marauke. Pembangunan harus berkeadilan artinya merata. Untuk bisa
> mewujudkannya, tol laut merupakan konsep yang dapat mewujudkan pembangunan
> yang berkeadilan itu," paparnya.
>
> *(rrd/hds)*
>
> http://finance.detik.com/read/2014/07/02/172026/2626003/4/ini-keunggulan-visi-misi-ekonomi-jokowi-jk-versi-emil-salim
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>



-- 
Zorion Anas
(+62)085811292236
[email protected], [email protected]

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke