Wah, kalau mafia ini bercokol terus, habis uang rakyat untuk mereka, bukan
utk kesejahteraan rakyat. Berbahaya sekali


2014-07-04 15:23 GMT+07:00 Aprinal Saldi <[email protected]>:

> *Jakarta* -Mantan Menteri di era Soeharto yang juga Ketua Dewan
> Pertimbangan Presiden Emil Salim membenarkan ada mafia minyak di sektor
> perminyakan Indonesia.
>
> "Benar, memang ada mafia minyak, yang disebut-sebut itu, dia itu salah
> satu sahabat salah satu Cawapres, mafianya itu keturunan Pakistan, kamu
> tanya saja dia (Cawapres) pasti tahu," ucap Emil kepada wartawan di Hotel
> Sahid, Jakarta, Rabu (2/7/2014).
>
> Emil menegaskan, bahwa mafia minyak 'R' ini sangat ingin BBM subsidi itu
> tetap ada, karena makin menguntungkan dirinya dan jaringannya, semakin BBM
> subsidi banyak dan makin banyak impor BBM, mafia ini makin bahagia.
>
> "Kamu tahu kita tidak punya kilang minyak sampai saat ini terakhir kali
> kita punya kilang zamannya Pak Ginanjar (menteri ESDM), impor minyak dan
> BBM Indonesia terus bertambah, anggaran subsidi membengkak itu merupakan
> satu rangkaian yang saling terkait, di belakangnya ya mafia itu," tutupnya.
>
>
> http://finance.detik.com/read/2014/07/02/202728/2626171/1034/emil-salim-benarkan-ada-mafia-minyak-di-ri
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>



-- 
Zorion Anas
(+62)085811292236
[email protected], [email protected]

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke