Mak Muchwardi, dinda Dedy, Gelagat buruk para pentolan Jkw ini, termasuk lembaga survey itu, sebenarnya sudah diendus pihak asing. Alhamdulillah, sampai hari ini, belum satu kepala negara pun di dunia yang mengucapkan selamat buat Jokowi, entah dari Hongkong (Tiongkok).
Beda dengan SBY-JK tahun 2004 atau SBY- Budiono 2009. Empat hari setelah pemilu, ucapan selamat dari sejumlah kepala negara sudah berdatangan meski KPU belum mengumumkan hasil akhir. Jadi, bersabarlah. Insya Allah, Prabowo jadi Presiden ke-7. Salam, Syaf AL Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: Muchwardi Muchtar <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 13 Jul 2014 16:57:49 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Fwd: [R@ntau-Net] Kivlan Zein sebut Eep bagi-bagi duit buat quick count Jokowi-JK Bakicaulah taruih, Angku Kivlan......!!!! Kalau bulan nan lalu, Komnas HAM alah Angku buek "tasungkua" kutiko mamaso-maso Mayjen (Pur) Kivlan Zein untuak datang basaksi di Komnas HAM, mako sabanta lai Si Burhanudin Muhtadi pulo nan "kamanyambah-nymbah" Angku supayo ijan ditaruihan "kasus kicuah tagak-tagak" nan alah dipabueknyo malalui "makhluk baru nan banamo quik-count". Kini bola ado di tangan Angku. Bajuang taruih ----sasuai kaidah barani karano bana---- atau nego (ampek mato atau di bawah tangan) jo "jariangan Yahudi Dunia" nan punyo pitih triliunan rupiah tu, kamudian mangicuah kami rayaik badarai nan bapanyakik capek lupo, ko? Antahlah...............antahlah...!!!! Salam & maaf.................., *mm**** *Foto Video Terkait* - Indah dan Asrinya Rumah Prabowo Subianto <http://news.detik.com/readfoto/2014/07/10/110703/2633165/157/1/indah-dan-asrinya-rumah-prabowo-subianto?nd771104fvt> - Pendukung Prabowo Bagikan Takjil <http://news.detik.com/readfoto/2014/07/03/191850/2627300/157/1/pendukung-prabowo-bagikan-takjil?nd771104fvt> - Prabowo Joget Di Konser Maher Zain <http://news.detik.com/readfoto/2014/07/03/110423/2626518/157/1/prabowo-joget-di-konser-maher-zain?nd771104fvt> - Kuasai Suara Jawa Barat, Kubu Prabowo Hatta Klaim Unggul <http://tv.detik.com/readvideo/2014/07/11/001015/140711001/061009681/kuasai-suara-jawa-barat-kubu-prabowo-hatta-klaim-unggul?nd771104fvt> - Klaim Menang Quick Count, Prabowo Sujud Syukur <http://tv.detik.com/readvideo/2014/07/09/205237/140709045/061009681/klaim-menang-quick-count-prabowo-sujud-syukur?nd771104fvt> Salam................., mm*** ---------- Pesan terusan ---------- Dari: Dedi Suryadi <[email protected]> Tanggal: 12 Juli 2014 23.19 Subjek: [R@ntau-Net] Kivlan Zein sebut Eep bagi-bagi duit buat quick count Jokowi-JK Kepada: Rantaunet <[email protected]> Kivlan Zein sebut Eep bagi-bagi duit buat quick count Jokowi-JK Reporter : Angga Yudha Pratomo Sabtu, 12 Juli 2014 01:06:11 Merdeka.com - Tim sukses pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa, Kivlan Zein geram terhadap beberapa lembaga survei yang menyatakan Jokowi - JK unggul dalam perolehan hitung cepat. Dia bahkan menuding para lembaga tersebut dapat kucuran dana dari kubu lawannya. Kivlan menyebut, lembaga di bawah pimpinan Burhanudin Muhtadi, Indikator Politik Indonesia dan CEO PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah sudah melakukan intimidasi. Bahkan, pihaknya menuding bahwa lembaga survei milik Eep merupakan survei bayaran. "Untuk dikenali Eep Saefulloh Fatah dengan para lembaga surveinya sudah menggelontorkan uang di basis-basis suara di Jawa Timur. Saya punya buktinya. Hai Eep kamu berhati-hati surveimu adalah survei yang dibayar dan memberikan Rp 200 ribu per orang di TPS. PolMark kamu adalah intimidator," kata Kivlan usai hadiri tarawih bersama Hatta di Masjid Al Riyadh, Kwitang, Jakarta, Jumat (11/7). Tidak sampai di situ, Kivlan bahkan tak segan membuktikan perihal dugaan lembaga survei milik Eep bagi-bagi fulus di salah satu dapil Jawa Timur. Dirinya juga menantang Eep hingga pengadilan. "Saya punya bukti, PolMark bagi-bagi uang di basis nomor 1 di Jawa Timur, kalau kamu masih menyatakan kamu benar, kita buktikan nanti di pengadilan. Akan diproses hukum jika kamu merasa benar dan menantang KPU." "KPU sesuai undang-undang yang menentukan pemenang pilpres. Bukan survei. Kamu tak dibentuk undang-undang. Kamu abal-abal," ujarnya geram. Di sisi lain, Kivlan menjelaskan bahwa KPU tidak memakai teknologi. Lembaga penyelenggara pemilu itu memakai cara manual. "KPU tak memakai IT. KPU manual. Kalau pake IT, abal-abal, bisa ditipu oleh kelompok nomor 2. Kalau teror kita balas teror," pungkasnya. m.merdeka.com/berita-trending/politik/ salam dan terimakasih dedi suryadi - -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
