Assalammualaikum Wr Wb Bapak Maturidi Yml

Apapun hasilnya
Dengan cara hitungnya seperti apa
Yang jelas kita sudah berpartisipasi aktif
Sato bakuhampeh dalam rangka mancari sosok Capres idaman
Mudah2an cabiak-cabiak bulu ayam

Hanifah juo mohon dimaafkan
Ka Palipur lara
Iko ado tulisan sobat hanifah
Mudah2an RN bisa jadi tampek baraja "Demokrasi"

Salam

Hanifah

*"DEMOKRASI"*



*Dr. Ir. Ricky Avenzora, M.Sc*

Demokrasi adalah rumah bagi kita semua  untuk bisa berdiam dengan aman,
nyaman dan sejahtera.
Rumah yang bentuk dan warnanya dapat membanggakan dan menentramkan.
Rumah yang kokoh untuk tempat berlindung.

Rumahku,..rumah mu dan surga bagi kita semua.
Demokrasi adalah rumah yang kita bangun bersama.
Rumah yang kekuatan pondasinya adalah tergantung pada kedalaman iman kita
pada Yang Maha Esa.
Rumah yang kekukuhan temboknya adalah tergantung pada kualitas perilaku
kita.
Rumah yang kecemerlangan warnanya adalah tergantung pada akal dan budi
pekerti kita.

Demokrasi adalah rumah yang pembangunannya memerlukan pemikiran, rasa,
keahlian dan ketrampilan.
Rumah yang kehidupan di dalam nya harus kita biaya dari harta yang jujur
dan halal.
Rumah  yang pengerjaannya membutuhkan keikhlasan keringat para mandor dan
tukang.
Rumah yang proses mendirikannya perlu untuk dipimpin seorang Arsitek yang
 ahli serta terampil  dalam menterjemahkan visi dan misi kita bersama.

Demokrasi adalah rumah dimana kita semua berkumpul untuk menegakan
eksistensi sebagai suatu bangsa.
Rumah yang mempunyai pintu terbuka untuk terjalinnya silaturahmi dengan
berbagai bangsa dan negara lainnya.
Rumah yang harus kita simpan dan jaga kunci-kuncinya agar kita tidak
dirampok atau disakiti  oleh siapa pun juga.
Rumah dimana kita bisa saling bermanja, bercanda dan juga bermain
"robek-robek bulu ayam".

 Bogor, 20 Juli 2014
 Ricky Avenzora






Pada 23 Juli 2014 08.44, Maturidi Donsan <[email protected]> menulis:

> Bu Ifah, dd ZD, nakan Andri SM, Fitrianto, ZA dan sanak dipalanta n.a.h
>
>
>
> PS buka suaro!
>
>
>
> Indak baa jo doh pak PS ko basuaro, bialah heboh di media asal tidak
> anarkis.
>
>
>
> Bukak sagalo kasalahan KPU ko, jaan namuah jo disuruah ICAK-ICAK basifat
> NEGARAWAN dan manarimo kasalahan nan dipabuek " OKNUM KPU dan OKNUM BAWASLU
> sebagai penyelenggara Pemilu DAN OKNUM PEJABAT yang ikut membantu
> kecurangan itu.
>
>
>
> Ajukan ke MK.
>
>
>
> Kacuranganko mungkin lah tajadi di 2004, 2009, tapi diantokan sajo tangih
> ko,  jo KENEGHARAWANAN
>
>
>
> Di-opok-opok lah nan dikalahkan tu,  agar bersifat "kenegarawanan dsb..."
>
>
>
> Pemilu 2009 kecurangan ko, nampaknyo banyak juo, tapi mungkin ado pitih
> bermain, sakali lai "mungkin", akhirnyo tangih ko antok
>
>
>
> 2014, curang juo, nan dicurangi indak talok diagiah pitih do, pitihnyo
> banyak lo.
>
>
>
> Makonyo nan dicurangi ko, basuaro lah nyo:
>
>
>
> Kecurangan ko (nan ambo tangkok) disabuikan detail:
>
> 1.  Kecurangan massif berarti hampir diseluruh daerah
>
> 2.  Kecurangan terstruktur artinya oknum KPU, oknum Bawaslu dan mungkin
> juga oknum saksi ditambah oknum pejabat leluasa bermain curang.
>
> 3.  Bantuan dari...
>
>
>
> Ditambah lagi dengan keterangan pak Rambe Kamaruzzaman ?dari piak PS,  setelah
> keluar dari gedung KPU tadi malam 22/7/14,  menyatakan KPU tertutup,
> masukan tak ditanggapi.
>
>
>
> Mungkin karena keputusan Rekap KPU dan keputusan menyatakan pemenang
> adalah wewenang KPU tanpa harus meninggu keputusan MK maka laporan hasil
> suara dari TPS yang dicurangi  untuk memenangkan salah satu calon, bisa
> masuk duluan.
>
>
>
> Masalah protes diselesaikan kemudian, tak selesai di TPS nanti disuruh ke
> MK, sementara pemenang berdasarkan suara masuk, bisa diumumkan duluan
> oleh KPU.
>
>
>
> Ini yang menjadi kericuhan barangkali.
>
>
>
> Mudah-mudahan buka suaro pak PS ko, memberi efek jera untuk OKNUM
> KPU/OKNUM BAWASLU dipemilu yang akan datang.
>
>
>
> Setelah pak PS bersuara semua akan jadi jelas.
>
>
>
> Kita tunggulah proses hukumnya.
>
>
>
> Namun diakui, suka atau tidak sementara, Joko Widodo, Jusuf Kala adalah
> Presiden dan Wakil Presiden RI keputusan KPU.
>
>
>
> Kini nan bakal bakuampeh pak PS + Partai Pendukung + Penasehat Hukumnyo jo
> KPU/BAWASLU di MK.
>
>
>
> Kito manonton sajo lai sambia manunggu baa keputusan MPR nanti.
>
>
>
> Kapado kawan-kawan dilapau,  kito alah bakuampeh dari April sampai minggu
> tanang Juli 2014.
>
>
>
> Ambo pribadi minta maaf kalau ado kato-kato nan kurang manyanangkan kapado
> siapo sajo, kito abihkan sagalo gawa jo karilahan.
>
>
>
> Terakhir, karano kito akan memasuki Hari Idul Fitri 1435 H,  ambo mohon
> maaf lahir dan bathin kapado saluruih anggota lapau RN.
>
>
>
> Wass,
>
>
>
> Maturidi (L-7/7/1938) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau
>
>
>
>
> Pada 23 Juli 2014 04.44, Zorion Anas <[email protected]> menulis:
>
> Timses nyo  lupo mambujuak jo  es krim kesenangannyo
>>
>>
>> 2014-07-22 23:03 GMT+07:00 Fitrianto <[email protected]>:
>>
>> Parah bana proses denial-nyo yo.
>>> Mudah2an indak parah pulo beko anger-nyo.
>>>
>>> Mudah2an pendukung PS nan banyak di milisko bisa maingekkan supayo PS
>>> manunjukkan sifat aslinyo nan ksatria dan negarawan....
>>>
>>> Wassalam
>>> fitr
>>> lk/39/albany
>>>
>>>
>>>
>>> 2014-07-22 7:18 GMT-04:00 Andri Satria Masri <[email protected]>:
>>>
>>>> Prabowo Mundur dan Tolak Hasil Pilpres Tidak Pengaruhi KPU
>>>>
>>>> Yusril Ihza Mahendra
>>>>
>>>> 22 Jul 2014 | 17:27
>>>>
>>>> Prabowo tidak bisa mundur dari pecapresan hanya beberapa saat menjelang
>>>> KPU umumkan hasil final Pilpres, meski dengan alasan hak konstitusional.
>>>> Hak konstitusional untuk mundur dari pencapresan tidak secara eksplisit
>>>> diatur dalam konstitusi, dan UUD 1945 mendelegasikannya kepada
>>>> undang-undang.
>>>>
>>>> Dalam UU Pilpres, sebagaimana dalam UU Pileg dan Pilkada, seorang calon
>>>> yang sudah disahkan sebaga calon tidak boleh mundur dengan alasan apapun.
>>>> Apalagi mundur ketika pencoblosan sudah dilakukan, hal tersebut tidak
>>>> sejalan dengan UU Pilpres. Kalau Prabowo menolak hasil Pilpres dengan
>>>> alasan banyak kecurangan, maka dia dapat mengajukannya ke MK atau laporkan
>>>> pidana ke polisi. Tapi bukan dengan cara mundur sebagai calon ketika
>>>> pencoblosan sudah selesai, apalagi menjelang KPU umumkan hasil akhir
>>>> Pilpres.
>>>>
>>>> Keputusan Prabowo mundur tidaklah menyebabkan Pilpres 2014 hanya
>>>> diikuti oleh hanya 1 pasangan calon, yakni hanya Jokowi dan JK saja. Karena
>>>> itu keputusan Prabowo mundur dan menolak hasil Pilpres tidak perlu
>>>> mempengaruhi KPU dalam menuntaskan tugasnya. Dengan kata lain, KPU terus
>>>> saja melakukan rekapitulasi dan umumkan hasil Pipres, apapun hasilnya,
>>>> walaupun tidak memuaskan siapapun.
>>>>
>>>> Kalau Pilpres sekarang ini gagal, maka akan terjadi kevakuman
>>>> pemerintahan, sebab MPR tidak bisa memperpanjang masa jabatan SBY.
>>>> Kevakuman pemerintahan tersebut sangat membahayakan bangsa dan negara,
>>>> karena itu keselamatan negara harus diutamakan.
>>>>
>>>> Saya sarankan kepada Prabowo Hatta untuk bawa ke MK hasil Pilpres jika
>>>> memang tidak memuaskan beliau dan buktikan kecurangan disana. Kita lihat
>>>> nanti apa putusan MK, apakah hasil Pilpres sudah sah dan selesai atau harus
>>>> Pilpres ulang di beberapa tempat yang curang.
>>>>
>>>> Kepada Prabowo Hatta dan timnya, saya himbau untuk tetap gunakan jalur
>>>> hukum untuk menyelesaikan problema pilpres sekarang. Kepada Jokowi-JK dan
>>>> timnya saya himbau untuk juga tetap menghormati hukum dan konstitusi dalam
>>>> menghadapi problema Pilpres sekarang ini.
>>>>
>>>> Demikian pesan saya dari Vatican, Roma, Italy, semoga menjadi bahan
>>>> perhatian semua pihak di tanah air.
>>>>
>>>> Salam hormat.
>>>>
>>>>
>>>  --
>>> .
>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>>> ===========================================================
>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>>> * DILARANG:
>>> 1. Email besar dari 200KB;
>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>> 3. Email One Liner.
>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>>> mengirimkan biodata!
>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>>> mengganti subjeknya.
>>> ===========================================================
>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
>>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
>>> ---
>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>>> Grup.
>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>>> kirim email ke [email protected].
>>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>>
>>
>>
>>
>> --
>> Zorion Anas
>> (+62)085811292236
>> [email protected], [email protected]
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke