Teh Talua Rahasia Sukses Ketua KPU *Singgalang *(323 Views) July 24, 2014 8:50 am | Published by sgl17 | No comment
Guswandi (Wartawan Muda) — Perjalanan panjang proses pemilu mulai dari pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) hampir usai. Puncak perhatian rakyat Indonesia tertuju saat penetapan pemenang pilpres Selasa (22/7) oleh KPU, dengan menyatakan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai presiden terpilih dari rekapitulasi suara nasional. Sebelum mata penduduk Indonesia tertuju pada sosok Jokowi, sosok yang tidak kalah menjadi perhatian adalah Ketua KPU, Husni Kamil Manik. Sosok yang mengetuk palu keputusan siapa yang terpilih dan akan memimpin Indonesia lima tahun yang akan datang. Husni Kamil Manik, merupakan Ketua KPU termuda sepanjang sejarah pemilu Indonesia. Dia terpilih saat berusia 37 tahun, dan sosok yang tidak asing lagi dengan ranah Minang. Meski lahir di Sumatera Utara, tapi di Sumbar lah Husni mulai merintis sebagai anggota KPU. Hampir setiap hari Husni tampil di media, tapi ada yang luput dari perhatian masyarakat banyak. Ternyata seorang Husni Kamil Manik tersebut pencinta teh talua, dan dia menyebutkan itu salah satu rahasia menjaga stamina dalam menjalankan aktifitas yang begitu padat. “Teh telor itu minuman favorit saya,” ujar Husni kepada Singgalang, Rabu (23/7) di Jakarta. Selama di Jakarta, tempat teh telor yang sering dikunjungi Husni bukanlah restoran atau rumah makan padang, tapi kedai yang berada di bawah jembatan penyeberangan depan kantor penghubung Sumbar di jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Bahkan saat suhu politik Indonesia sedang panas, Husni tetap mengunjungi tempat tersebut untuk sekadar minum teh telor. Padahal saat itu, banyak yang memprediksi komisioner KPU apalagi Ketua KPU akan dijaga super ketat agar bebas dari intervensi atau ancaman dari pihak manapun. “Itu kan panasnya di media, sebenarnya tidak ada apa-apa kok. Saya bebas ke mana saja, tanpa harus mengkhawatirkan hal-hal itu,” kata Husni. Kedatangan Husni ke tempat terbuka seperti itu yang membuat pengunjung kedai heran, di saat mereka mendapat informasi tentang panasnya suhu politik, ternyata Ketua KPU bisa duduk santai bersama mereka tanpa takut adanya ancaman. Diakui Husni, memang ada pengawalan terhadap dirinya tapi itu tidak seketat yang dibayangkan orang. Itupun standar biasa dan dirinya tidak dibatasi untuk bepergian seperti minum teh telor. Untuk menjaga kondisi tubuhnya fit selama menjalankan amanah sebagai Ketua KPU, Husni menyebutkan sehari dia mengusahakan tidur selama 5 jam. “Selain itu berdoa, dan banyak minum air putih, itu saja kok,” jelas Husni. Seusai mengetuk palu hasil rekapitulasi suara Pilpres Husni mengaku perasaannya sangat senang, karena rangkaian padat sudah usai. Dalam menjalankan amanah sebagai Ketua KPU, Suami Endang Mulyani ini mengatakan sangat enjoy karena menjalankan sesuai dengan aturan yang ada. “Alhamdulillah, perasaan saya senang. Semua berjalan dengan baik” kata Husni. Dia mengaku saat pertemuan dengan kepala-kepala lembaga negara beberapa waktu yang lalu, semuanya mengaku proses pemilu saat ini berjalan dengan baik. Kepada generasi muda di Sumbar, Husni mengharapkan untuk terus berkarya dan yakinlah kalau kita mau kerja keras maka semuanya akan mungkin terjadi. Husni juga menanggapi kabar miring yang menerpa dirinya satu hari pasca pengumuman KPU, muncul tudingan Husni Kamil Manik tak netral karena adik ipar JK. Tudingan itu muncul lewat sosial media dan sejumlah situs berita. Husni pun membantah kabar tersebut. “Istri Pak JK berasal dari Tanah Datar. Tidak ada hubungan kekeluargaan dengan istri saya yang dari Wonogiri, Jateng,” kata Husni Kamil Manik lewat akun twitternya, Rabu (23/7). Situs-situs itu juga memasang foto Husni dengan sejumlah orang. Mereka menyebut Husni tengah diapit timses Jokowi, anak buah Hendropriyono. Husni pun meluruskan fitnah tersebut. Dia mengaku itu bekas kawan-kawan sekolahnya. “Subhanallah, kawan-kawanku menjadi terkenal karena difitnah. Irwan, Said, Anto, Agus dan Bambang. Tamat MAN 1 Medan 1994.”. (*) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
