Yang diharapkan dari saham sebenarnya dividen keuntungan usaha, itulah yg
memicu turun naiknya harga. Jadi kalau saham perusahaan yang tidak pernah
membagikan dividen, sebenarnya tidak layak beli, lebih sifatnya
spekulatif(main saham) sama seperti beli indeks saham yg lebih bersifat
judi dibanding investasi. Kalau perusahaan yg membeli saham di pasar modal
akan dibukukan sebagai "penyertaan" yang diharapkan tentu keuntungan dari
dividen. Tinggal halal haramnya dari produk yg dihasilkan perusahaan tadi.
Kalau beli saham perusahaan bir, jelas haram. Kalau beli saham perusahaan
tambang, akan masuk katagori haram kalau perusahaan tadi ngemplang pajak
(bisa dipedomani pungutan pajak daerah jajahan zaman Umar bin Khatab).


2014-07-31 22:51 GMT+07:00 Dedi Suryadi <[email protected]>:

> Tarimokasih Mak Zultan,
>
> Mambaco pencerahan dari mamak, semakin tertarik ambo.
> Mintalah artikel dari mamak tu japri ka ambo...
>
> Tarimo kasih sabalumnyo..
>
> Wassalam dan terimakasih
> dedi suryadi
> Pada 31 Jul 2014 17:34, "'ZulTan' via RantauNet" <
> [email protected]> menulis:
>
>>
>> Sanak Dedi, Irwan, jo Than Lehman nan batanyo.
>>
>> Sabana banyak link nan maajakan baa caro "main" saham, Ded, berbagai
>> bahaso pulo.  Cubolah tanyo ka Mak Google.  Kalau sempat ka Gramedia,
>> banyak buku nan mambahas topik saham.  Bahkan ado ibu rumah tangga nan
>> sukses, Ellen May, manulis buku laris, "We are Traders not Gamblers".
>> Hati-hati kata "main" nan ambo tulis dalam tando kutip bisa berarti
>> "bagarah-garah", terkesan kurang serius, dan tidak terkesan sebagai entitas
>> bisnis.  Main berimplikasi manang-kalah, sedangkan bisnis, untung-rugi.
>>
>> BEI secara periodik, tidak hanya di Jakarta, tapi juga di kota-kota besar
>> lainnya, menggelar sekolah saham bersertifikat, ditanda-tangani oleh Dirut
>> BEI dan perai, termasuk makan siang.  Ada tiga level:  Basic, Intermediate,
>> dan Advance.  masing-masing 4 pertemuan @ 6 jam dengan tenaga pengajar para
>> praktisi yang diambil dari sekuritas-sekuritas ternama.  Pertemuan 1x per
>> minggu.  Bagi yang berminat dapat berhubungan langsung dengan pihak BEI.
>>
>> Untuk Than Lehman, tidak ada larangan bagi muslim membeli saham
>> non-syariah.  Pandai-pandai awak surang.
>> Pakaro gaptek nan disampaikan Angku Irwan, sapanjang pandai online, pasti
>> bisa bertransaksi saham.
>>
>> Untuang-untuang manjawab.  Bia ndak manggaduah jalur umum, kok nio, 1-2
>> artikel akan ambo share ka Dedi jo Irwan via japri.
>>
>> Salam
>> ZulTan, L, 53
>>
>>
>>
>>    --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>



-- 
Zorion Anas
(+62)085811292236
[email protected], [email protected]

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke