HALALBIHALAL[image: PDF]
<http://harianhaluan.com/index.php/haluan-kita/33315-halalbihalal-?format=pdf>[image:
Cetak]
<http://harianhaluan.com/index.php/haluan-kita/33315-halalbihalal-?tmpl=component&print=1&layout=default&page=>[image:
Surel]
<http://harianhaluan.com/index.php/component/mailto/?tmpl=component&link=8ca36b700ab243651e67d0020179505c0a587413>Sabtu,
09 Agustus 2014 02:22

*Pascahari *Raya Idul Fitri 1435 H, di mana-mana banyak masya­rakat
menggelar kegiatan halal­bihalal. Kegiatan halalbihalal biasanya diisi
dengan acara bersalam-salaman, saling maaf-memaafkan. Beri­kutnya juga
diisi dengan acara makan bersama, sesi hiburan dan lainnya. Ada acara
halalbihalal yang hanya sampai di sana saja. Tetapi ada juga acara
halal­bihalal yang disertai dengan kegiatan seminar, diskusi, sarasehan dan
lain sebagainya.

Ulama terkenal yang berasal dari pinggiran Danau Maninjau, Kebupaten Agam,
Sumatera Barat Buya Hamka hingga kini dikenang sebagai orang yang
mela­hirkan dan mempopulerkan istilah halal­bihalal. Istilah halal bi halal
adalah istilah asli Indonesia dan tidak dikenal dalam Bahasa Arab, Bahasa
Melayu, Bahasa Inggris maupun bahasa lainnya.

Istilah halalbihalal baru dikenal pada tahun 1963, saat Buya Hamka bertemu
dengan Presiden RI Soekarno di Istana Negara dalam suasana Hari Raya Idul
Fitri. Pada saat keduanya berjabat tangan, Buya Hamka mengatakan “Kita
halalbihalal”.  Berikutnya Bung Karno juga mengatakan dengan suara lantang
halalbihalal. Lalu tahun-tahun berikutnya Bung Karno yang mempopulerkan
istilah halalbihalal hingga akhirnya menjadi tradisi di masyarakat.

Dalam sebuah wawancara Buya Ham­ka mengatakan makna halalbihalal adalah
bertemunya pribadi-pribadi yang suci yang telah serius menggembleng dirinya
dalam Bulan Ramadan. “Halal itu suci, bersih, baik. Halalbihalal adalah
upaya memper­temukan pribadi-pribadi yang baik yang telah sungguh-sungguh
menjalankan ibadah Ramadan

Jika disepadankan, halalbihalal sepa­dan dengan silaturahim. Adalah orang
yang merugi bila enggan menyambung bahkan memutuskan silaturahim.
Halal­bihalal adalah local wisdom, yang perlu dipelihara
keberlangsungannya, dalam upaya untuk mempertahankan ukhuwah Islamiyah.
Inti persaudaraan yang Islami adalah yang mengedepankan nurani dan lebih
produktif, lebih mengayomi keutu­han bangsa yang majemuk, daripada ukhuwah
diniyah yang jahiliyah.

Sejak dicetuskan Buya Hamka dan dipopulerkan oleh Presiden RI Soekarno,
halalbihalal telah menjadi sebuah kebia­saan yang mentradisi. Pasca-lebaran
banyak pihak yang melaksanakan kegiatan halalbihalal. Baik kelompok reunian
sekolah, kampus, para perantau, asosiasi profesi dan lain sebagainya.
Halalbihalal menjadi ajang kangen-kangenan, pelepas kerinduan hingga
melahirkan gagasan-gagasan positif, produktif dan konstruktif.

Acara halalbihalal pasca-hari Raya Idul Fitri menjadi ajang bersilaturahim
yang sangat efektif dan efisien bagi orang-orang yang mungkin saja telah
puluhan tahun tidak bertemu dengan sanak saudara atau pun handai taulan
satu kampung. Halal­­bihalal juga menjadi ajang silaturahmi bagi orang yang
bekerja pada satu kantor yang sama. Terkadang mesti bekerja pada satu
kantor, ada orang yang tak bercengkrama berbulan-bulan bahkan
bertahun-tahun. Ajang halalbihalal menjadi perekat silatu­rahim bagi
mereka. Silaturahim tersebut dapat menghasilkan gagasan-gagasan positif
yang berguna untuk kepentingan orang banyak.

Karena banyaknya manfaat yang dapat diambil dari tradisi halalbihalal, maka
tradisi ini perlu tetap dijaga dan dilesta­rikan. Pemerintah daerah melalui
instansi terkait mesti  mendukung setiap ada gagasan pelaksanaan
halalbihalal dari kelompok-kelompok masyarakat yang telah ada. Selanjutnya
pemikiran dan gagasan yang lahir dari kegiatan halalbihalal tersebut mesti
didorong perealisasiannya, sehingga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat
yang lainnya. ****

http://harianhaluan.com/index.php/haluan-kita/33315-halalbihalal-

>
>


-- 



*Wassalam*



*Nofend St. Mudo37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok
SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola *

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke