KJA DANAU MANINJAU, Ikan Mati Sudah Ratusan Ton
Senin, 11 Agustus 2014 02:28


​
MANINJAU, HALUAN — Ikan ikan Keramba Jaring Apung (KJA) Danau Maninjau di
Nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam yang mati
men­dadak sudah mencapai ratusan ton. Matinya ikan di nagari tersebut dalam
jumlah banyak pada tahun 2014 merupakan kali ketiga.

Ikan mati secara berangsur - angsur sejak Selasa (5/8), hingga saat ini
belum ada jumlah pasti. Perkiraan sementara jumlah ikan KJA di Nagari Koto
Malintang sekitar 200 ton.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Agam, Erman­to mengatakan,
ikan keramba di Nagari Koto Malintang, yang mati pada Minggu (10/8) sore
tersebar pada sekitar 537 petak milik pembudidaya keramba. Tepatnya
terletak di Alai, Muko-muko, Nagari Koto Malintang.

Kerugian yang diderita pem­budidaya akibat peristiwa ini mencapai Rp4
miliar.

“ Matinya ikan dalam jumlah banyak sudah terjadi tiga kali di Nagari Koto
Malintang, selama tahun 2014. DKP mencatat kematian ikan KJA cukup banyak
pertama terjadi di Talao, dengan kerugian sekitar 175,85 ton, kemudian di
Batu Anjiang sekitar 50 ton dan terakhir Alai  sekitar 200 ton,” kata
Ermanto.

Ia menjelaskan, matinya ikan KJA  saat ini diperkirakan akibat cuaca yang
tidak stabil. Beberapa hari terakhir udara cukup panas, kemudian tiba-tiba
hujan. Akibat hal tersebut terjadi perbedaan yang mencolok suhu air pada
dasar danau dan permukaan. “ Pembudidaya sejak Minggu sore tadi sudah
berusaha melakukan panen dini dan memindahkan ikan ke tempat yang dinilai
lebih aman,” ungkapnya.

Menurutnya, secara kese­luruhan kematian ikan keramba jaring apung di Danau
Maninjau merupakan yang kali kelima pada 2014. Sebelumnya peristiwa semacam
ini juga terjadi pa­da pada 29 Januari sebanyak 10 ton. Kemudian  pada 23
Januari sebanyak 11.530 ton, pada 19 Maret 2014 sebanyak 175,85 ton dan
pada 4 Agustus sebanyak 50 ton.

Namun jika dilihat dalam retang waktu beberapa tahun terakhir, jumlah ikan
di Danau Meninjau yang mati dalm jumlah besar relatif menurun. Pada 2008
ikan Maninjau yang mati sekitar, 15.000 ton. Ke­mudian pada tahun 2009
sebanyak 15.000 ton, tahun 2010 sebanyak 500 ton. Selan­jut­nya Pada 2011
sekitar 500 ton, pada tahun 2012 sebanyak 300 ton dan 2013 menurun menjadi
delapan ton.

Salah seorang pemilik KJA di Kecamatan Tanjung Raya, Erizal  mengatakan,
sebagian ikan KJA masih ada yang bisa diselamatkan. Selain itu juga
dilakukan penen dini agar jumlah kerugian tidak bertambah. Ia mengaku
pembudidaya KJA terkejut saat tiba-tiba ikan KJA mereka mati secara
mendadak, saat cuaca panas.

“ Kita sudah berusaha memi­sahkan serta memindahkan ikan-ikan yang masih
hidup ke tempat. Selain itu kami juga melakukan panen,” ungakpnya. (h/yat)

http://harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/33344-ikan-mati-sudah-ratusan-ton



-- 



*Wassalam*



*Nofend St. Mudo37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok
SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola *

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke