Di Kantor Gubernur Sumbar: Indonesia Raya Berakhir, Bendera Hanya Setengah
Tiang
[image: Penggerek bendera dibantu Alumni Paskibraka merapikan bendera yang
sudah acak-acakan karena terpaksa diturunkan lantaran hanya berkibar
setengah tiang dalam upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI di Kantor
Gubernur Sumbar (Foto: Saribulih)]
<http://spiritsumbar.com/wp-content/uploads/2014/08/Upacara-Bendera.jpg>

Penggerek bendera dibantu Alumni Paskibraka merapikan bendera yang sudah
acak-acakan karena terpaksa diturunkan lantaran hanya berkibar setengah
tiang dalam upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI di Kantor Gubernur
Sumbar (Foto: Saribulih)

*SpiritSumbar.com* – Minggu, 17 Agustus 2014, semua instansi memperingati
kemerdekaan Republik Indonesia dengan melaksanakan upacara bendera. Untuk
tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dipusatkan di Kantor Gubernur
Sumbar yang bertindak sebagai inspektur upacara Gubernur Sumbar, Irwan
Prayitno.

Karena level provinsi, pelaksanaan upacara peringatan proklamasi
kemerdekaan RI ini diawali dengan bunyi sirine tepat pukul 10.00 wib. Acara
dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan RI oleh Ketua DPRD
Sumbar, Yultekhnil.

Pada awal-awal prosesi pelaksanaan detik-detik upacara peringatan
proklamasi di Kantor Gubernur Sumbar, minggu 17/8 berlangsung secara
khitmad. Malahan, para peserta dan undangan khusuk mengikuti jalannya
upacara bendara. Apalagi, upacara dihadiri semua unsur, baik pemerintahan
seperti legislative, eksekutif dan yudikatif juga semua komponen pemuda,
ormas, sipil, militer dan mantan para pejuang di era kemerdekaan dan pasca
kemerdekaan.

Ironisnya, saat lagu Indonesia Raya berakhir dan penggerek bendera
dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) telah mengikatkan tali ke tiang
bendera. tiba-tiba ajudan Walikota Padang, Doni langsung ke tengah lapangan
dengan memberi hormat pada inspektur upacara. Tanpa menunggu persetujuan,
Doni diikuti beberapa orang alumni Paskibraka menuju tiang bendera dan
meminta penggerek bendera membuka kembali ikat tali bendera. Malahan, Doni
langsung meminta penggerek bendera menurunkan kembali bendera yang sudah
berkibar yang ternyata hanya setengah tiang.

Kontan para undangan yang berada ditenda kaget karena tidak memperhatikan
kondisi bendera dan bertanya-tanya terhadap hal yang terjadi. Tanpa
menunggu waktu, bendera kembali diturunkan dengan tergopoh-gopoh. Malahan,
bendera yang dibela mati-matian oleh para pahlawan bangsa tersebut tidak
lagi rapi dan menyentuh tanah. Setelah memutar tali yang menyangkut di ring
tengah, bendera kembali dinaikkan tanpa diikuti lagu Indonesia Raya.

Melihat kondisi yang terjadi, beberapa undangan menyesali terhadap hal
terjadi. Malahan, ada diantara mereka yang menganggap pelaksana upacara
lalai. Padahal ujarnya, untuk menjaga khidmatnya upacara peringatan hari
kemerdekaan Republik Indonesia, gladik sudah dilakukan sampai 15 kali.
“Walau insiden kecil tapi dampaknya besar. pasti ada yang tidak beres
dengan persiapan kali ini,” ujar salah seorang undangan yang enggan ditulis
namanya.

Sementara Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengaku menyangkutnya bendera di
tengah tiang itu hanyalah hal yang tak terduga. Dia meyakini, tidak
kesalahan dari Paskibra lantaran mereka telah terlatih dan melakukan
latihan selama satu bulan. “Pasukan pengibar bendera sudah berlatih dengan
baik selama satu bulan. Kejadian ini bukan kesalahan mereka, tapi adalah
kesalahan yang tidak terduga,” tutur Irwan Prayitno usai upacara bendera.

Namun, sebelumnya sudah beredar informasi tentang adanya perselisihan
antara sesama pelaksana pada saat gladik resik terakhir, Jumat, 15/8. Saat
itu terjadi kesalah pahaman antara sesama panitia. Malahan kasus ini
menurut sumber tadi, akan diselesaikan sebelum pelaksanaan upacara tapi
tidak terlaksana.

SARIBULIH

 Sumber:
http://spiritsumbar.com/di-kantor-gubernur-sumbar-indonesia-raya-berakhir-bendera-hanya-setengah-tiang/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke