Pak MN, sanak Chairul Djamal
<https://plus.google.com/u/0/107497183775268197708?prsrc=4> (CD) dan sanak
di palanta n.a.h



Sedikit cuplikan dari tulisan pak MN

“Mereka yang lebih mengutamakan pembangunan itu tidak lepas pemilikannya
dari tangan penduduk pribumi, seperti selama ini, sebaliknya, tidak
menginginkan Banuhampu masuk kota. “



Memang ini untuk Banuhampu,  tapi cocok diterapkan untuk pembangunan bagi
pribumi Sumbar.

Kalau ada tanah dipakai untuk usaha sesama pribumi harus bersifat sewa
tidak jual-lepas. TTS harus menjaga generasi kedepan.



Tanah hanya dijual lepas untuk kepentingan pemerintah/Negara., selain itu
pemakaian tanah harus bersiaft sewa kepada pemilik hak ulayat.

Untuk ini Pemda harus diberi keleluasaan oleh Pusat membuat peraturan yang
melindungi hak ulayat pribumi Sumbar.



Disini nanti akan teruji apa memang betul UU-PPHMHA (Pengakuan dan
Perlindungan Hak Masyarakat Hukum adat itu berlaku untuk Sumbar, atau hanya
gombal saja).



Kemungkinan yang berat jika aparat kunci Sumbar di geser (mutasilah dsb).



Yang agak mengkhawatirkan lagi, dibukanya pintu  bagi  Asean 2015 untuk ke
NKRI ini termasuk ke Sumbar yang sekali gus mempermulus masuknya aseng
/asing baru.



Kekawatiran bagi segelintir orang sesuai dengan yang digambarkan CD memang
ada dan sudah dipertontonkan oleh pak Sayuti (LKAAM) yang mengajurkan agar
beberapa tokoh Sumbar, sowan/munduk-munduk ka J-JK  dengan alasan yang
digambarkan CD.

Sowan/munduk –munduk dalam hal iko, sangkek Japang-nyo  ba-arati tabiek
tuan.



Sebenarnya kalau memang benar-benar mau dengan iktikad baik menegakkan
Demokrasi dan mengakui dengan tulus bahwa Indonesia itu Bhinneka, kalah
menang pemilu, biasa.



Rakyat diberi bebas pilihan, tak perlu di dedam-i, malahan itu membantu
memberi petunjuk bagi pemimpin Negara untuk memudahkan pemetaan pola
pembangunan, dan itu diperlukan bagi Negara yang Bhinneka, jadi tak usah
tabiek tuanlah.



Terimo kasih tulisan pak MN meski untuk Banuhampu  tapi bisa untuk
seluruh  nagari
berkomonitas  pribumi  Sumbar.



Selanjutnyo Ucapan Selamat Id 1435 H pak MN semoga amal ibadah kita
diterima Allah swt, amin.



Wass,



Maturidi (L/76) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke