Nakan Naldi,
Kalau seseorang sudah dinyatakan sebagai pahlawan nasional, maka inyo bukan lai 
manjadi milik puak, suku dan nagari. Inyo manjadi milik seluruh bangsa 
Indonesia. Tantu awak nan sasuku jo pahlawan tu bangga jadinyo. Nah kebanggaan 
itu diwujudkan dalam pemberian nama fasilitas umum, bisa didaerah asa pahlawan 
tu atau didaerah lain.

Banyak kota didunia melakukan itu. Banyak pulo tetap manyabuikkan namo kota 
atau lokasi. Contoh di Washington rantau ambo, airportnyo banamo International 
Airport Washington-Reagan. Dalam kasus BIM, bisa dilakukan manjadi Bandara 
Internasional Minangkabau-Sutan Rasjid.

-------- Original message --------
From: "'[email protected]' via RantauNet" <[email protected]> 
Date:08/31/2014  5:07 AM  (GMT-05:00) 
To: [email protected] 
Subject: Bls: HAL: Re: [R@ntau-Net] MENHUB DUKUNG PERGANTIAN NAMA BANDARA 
MINANGKABAU 

Senior2 jo dunsanak warga RN.
Satiok urg tantu buliah bapandapek sesuai dg apo nan inyo yakini. Ambo pun 
ingin bapandapek satantangan usulan panggantian namo bandara BIM ko. Mnuruik 
ambo namo nan kini ko alah sasui karano bisa mewakili sado unsur suku & puak2 
di minang. Jan dihilangkan bana pulo lai namo Minangkabau ko. Kok diganti jo 
namo slah satu pahlawan nan barasa dari minang, raso2 ambo ado nan maraso indak 
terwakili, krano mgkin maraso indak sasuku, saluhak ataupun sanagari. Jadi 
tetaplah namo Minagkabau nan dipakai. Itu pandapek ambo.

Salam,

Afrinaldi Sumpur, 25th, rantau tanjuang pinang. 
( Rang Makkah Darek)

Dikirim dari Yahoo Mail pada Android


From: 'hyvny07' via RantauNet <[email protected]>; 
To: <[email protected]>; 
Subject: HAL: Re: [R@ntau-Net] MENHUB DUKUNG PERGANTIAN NAMA BANDARA 
MINANGKABAU 
Sent: Fri, Aug 29, 2014 8:39:16 PM 

Salam Ajo, 
Setuju jika bangsa yang baik adalah yang menghargai jasa pahlawannya. Tetapi 
usulkanlah lebih dahulu sebagai pahlawan nasional. Masih banyak pahlawan 
nasional Minangkabau yang lain yang bisa dipakaikan namanya.

Benar kata pak Zulharbi, tingkatkan sajalah kualitas bandara jika memang ingin 
disebut bandara internasional. 

Jangan ndak kojo cari kojo lah..

Wassalam
Evy Nizhamul


-------- Pesan asli --------
Dari: ajoduta
Tanggal:30/08/2014 0:08 (GMT+08:00)
Ke: Rantau
Subjek: Re: [R@ntau-Net] MENHUB DUKUNG PERGANTIAN NAMA BANDARA MINANGKABAU

Bangsa yang baik adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Seperti dicontohkan 
beberapa negara maju, banyak bandara memakai nama pahlawan atau tokoh terkemuka 
yg berjasa pada bangsa dan negara.

-------- Original message --------
From: Asmardi Arbi 
Date:08/29/2014 10:55 AM (GMT-05:00) 
To: [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] MENHUB DUKUNG PERGANTIAN NAMA BANDARA MINANGKABAU 


Setuju dengan pendapat pak Zulharbi Salim. Nama Minangkabau sudah pas buat 
apalagi diganti? Apakah 3 tokoh itu mewakili orang Minang? Siapa yang 
mengangangkatnya?  

Wassalam,
AA

On 29/08/2014 21:23, Zulharbi Salim wrote:
Nama Minangkabau sudah mendunia dan terkenal. Tidak usah penggantian nama 
Bandara MIA. Kenapa begitu repot-repot dan ikut latah untuk mengganti nama 
Bandara? Ada apa dibalik semua ini? 
Yang penting service Bandara MIA yg mesti diperbaiki dan dibenahi seperti 
mushalla yg sempit ruang tunggu, toilet yg kurang dan tidak bersih, bau apik.
Yg perlu dicatat marak nya calo travel gelap di MIA yg memaksa utk naik 
mobilnya.Kurangnya bus bandara.tdk adanya shutle bus ke luar bandara.
Yg paling menyedihkan ada tamu dari negara jiran yg dipaksa naik mobil pribadi 
yg katanya travel. Ternyata tamu tsb dibawa ke arah Pariaman sedangkan 
tujuannya Bukittinggi. Tiba ditempat sepi tamu ini disuruh turun dan mobil ini 
kabur membawa semua barang bawaan sang tamu.
Masalah rawannya keamanan inilah yg harus jadi perhatian pemerintah.   
Wassalam
HZS

Pada 29 Agt 2014 20:07, <[email protected]> menulis:
Kenapa engga nama Sultan Alam Bagagarsyah, atau Dan Tuangku, atau Cindur Mato
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: "Nofend St. Mudo" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 29 Aug 2014 10:59:06 +0700
To: RN - Palanta RantauNet<[email protected]>
ReplyTo: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] MENHUB DUKUNG PERGANTIAN NAMA BANDARA MINANGKABAU


                
Jumat, 29 Agustus 2014 02:37
JAKARTA, HALUAN — Menteri Perhubungan EE Mangindaan mendukung usu­lan sejumlah 
tokoh masyarakat Sumatera Barat yang ada di Jakarta untuk mengganti nama Bandar 
Udara Inter­nasional Minangkabau (BIM) menjadi Bandar Udara Sutan Muhammad 
Rasjid.

Dukungan itu disampaikan secara tegas oleh EE Mangin­daan ketika menerima tiga 
orang tokoh masyarakat Sumatera Barat di Jakarta yakni Fahmi Idris, Basrizal 
Koto dan Firdaus HB.

“Bagus itu, kita dukunglah. Kalau semua prosesnya bisa dilakukan cepat dan 
sudah mendapat persetujuan dari DPR dan gubernur, segera saja kita ganti,” kata 
EE Mangin­daan seperti dituturkan Fahmi Idris seusai pertemuan itu, Rabu (27/8) 
di Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

Menhub kemudian menje­laskan kalau beberapa daerah di Indonesia  juga tengah 
mengusulkan pergantian nama bandaranya.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke