Maaf sato sangenek. Info kanda ZulTan lebih akurat. Itu memang azan partamo dari masjid di kota Fittja, sebelah selatan Stockholm, pada 26 April 2013.
https://www.youtube.com/watch?v=FGVbb5h-nO0 Salam, ANB 46, Cibubur Pada 6 Oktober 2014 19.05, 'ZulTan' via RantauNet < [email protected]> menulis: > > Ustad Zul NAH, > > Sia kawan Ustad nan mangirim carito ko? Lah yakin Ustad Zul dengan > kabenarannyo > > Ado babarapo komen yang kurang lamak tantang video ko. Antaro lain: > > I believe this is a video of people standing outside the masjid in Sweden > & recording because it was the first time the government gave them > permission to do Azaan on loudspeaker, only on Fridays...Prior to this > azaan was not permitted on loudspeaker by the government. > > Whoever has posted this video has mocked Islam... > This video shows people in Sweden watching the historic first time ever, a > mosque with a minaret, perform Adhan. Muslims are NOT supposed to LIE, > dude! > > Banyak nan yakin musajik nan tampak di video adolah musajik di Swedia saat > partamo kali mandapek izin dari pamerinta untuak mangumandangkan azan. > > Kok buliah sakedar saran, rancak kaba-kaba miracle-miracle nan Ustad > tarimo dicari tau bana dulu kabanarannyo apolai manyangkuik Islam talabiah > pulo Allah Nan Mahakuaso. Maaf kalau tarnyato alah Ustad lakukan. > Takuiknyo malah kontra-produktif. > > Jujur, ambo pun ndak tau nama nan batua dari kaduo info ko. Tapi datak > hati, rasonyo kaba Sweden ko nan sabananyo. > > > > > http://www.onislam.net/english/news/europe/462211-sweden-allows-adhan-muslims-happy.html > > Banyak maaf. > Salam > ZulTan > > > Sweden Allows Adhan, Muslims Happy > OnIslam & Newspapers > Thursday, 11 April 2013 00:00 > [image: Sweden, Muslims, Adhan, prayers, Islam] > <http://www.onislam.net/english/oimedia/onislamen/images/mainimages/Sweden%20Muslmis%20adhan.jpg1.jpg> > The permission allows Muslims to raise the Adhan for three to five minutes > between 12:00 pm and 1:00 pm on Fridays > CAIRO – A mosque in the Swedish capital was given the green light > Thursday, April 11, to raise Adhan (call for prayers), to the jubilance of > the Muslim community in the Scandinavian country. > "I'm happy, very happy," Ismail Okur, chairman of the Islamic Cultural > Center of Botkyrka, told Sveriges Radio (SR). > "It means a great deal for our association and above all for our religion, > and for the prayer.” > *The Adhan (The Call to Prayer) > <http://www.onislam.net/english/reading-islam/understanding-islam/worship/prayers/440265.html>* > *Adhan Allowed in Sweden > <http://www.onislam.net/english/news/europe/461565-adhan-allowed-in-sweden.html>* > *Sweden Muslims to Finally Raise Adhan > <http://www.onislam.net/english/news/europe/459304-adhan-to-finally-blast-in-sweden.html>* > Police said Thursday that Fittja mosque in the southern Stockholm suburb > of Botkyrka will be allowed to raise the Adhan on Fridays. > The permission allows Muslims to raise the Adhan for three to five minutes > between 12:00 pm and 1:00 pm on Fridays. > The move came in response to a request by Muslims to raise their call for > prayers from the Fittja mosque, the only Muslim worship place that has a > minaret in Sweden. > “I’m really happy and grateful,” Okur told Swedish news agency TT. > Police said strict regulations would govern the placement of the speakers > to raise the Adhan. > Information must also be provided to nearby residents before raising the > call for prayers, police said. > No date has been set for the first Adhan. > The Adhan is the call to announce that it is time for a particular > obligatory Salah (ritual prayer). > The Adhan is raised five times a day. > But Muslims in the West were often unable to make Adhan for prayers as > local authorities argue that the call would cause noise to residents. > Muslims make up between 450,000 and 500,000 of Sweden’s nine million > people, according to the US State Department report in 2011. > > > > > Pada Senin, 6 Oktober 2014 8:40, Zulharbi Salim <[email protected]> > menulis: > > > Sanak RN nah. > Sebuah Masjid di Pusat Kota London yang sudah resmi ditutup oleh > pemerintah Inggris dan sudah tidak ada aktifitas didalamnya akan tetapi > masih terdengar dari masjid tersebut suara azan setiap masuk waktu sholat. > Subhaaanallah...Sungguh satu keajaiban. Terlihat banyak wartawan yang > meliput dan mengabadikan kejadian ini. Kejadian ini terjadi di London.. > Pemerintah Inggris telah menghentikan semua aktivitasnya dan masjid ini > juga di tutup.. tidak ada lagi supply listrik dan di kawal rapi..tapi > dengan kuasa Allah setiap waktu sholat masih berkumandang azan walaupun > sudah tidak ada muadzin yang melakukan adzan.. Allah menunjukkn > kebesarannya.. Allahu Akbar. > HZS 71 > NB.Kiriman seorang sahabat langsung dari London yang ikut menyaksikan dan > mendengarnya langsung. > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
