Ustad Zul NAH,
Sia kawan Ustad nan mangirim carito ko? Lah yakin Ustad Zul dengan kabenarannyo Ado babarapo komen yang kurang lamak tantang video ko. Antaro lain: I believe this is a video of people standing outside the masjid in Sweden & recording because it was the first time the government gave them permission to do Azaan on loudspeaker, only on Fridays...Prior to this azaan was not permitted on loudspeaker by the government. Whoever has posted this video has mocked Islam... This video shows people in Sweden watching the historic first time ever, a mosque with a minaret, perform Adhan. Muslims are NOT supposed to LIE, dude! Banyak nan yakin musajik nan tampak di video adolah musajik di Swedia saat partamo kali mandapek izin dari pamerinta untuak mangumandangkan azan. Kok buliah sakedar saran, rancak kaba-kaba miracle-miracle nan Ustad tarimo dicari tau bana dulu kabanarannyo apolai manyangkuik Islam talabiah pulo Allah Nan Mahakuaso. Maaf kalau tarnyato alah Ustad lakukan. Takuiknyo malah kontra-produktif. Jujur, ambo pun ndak tau nama nan batua dari kaduo info ko. Tapi datak hati, rasonyo kaba Sweden ko nan sabananyo. http://www.onislam.net/english/news/europe/462211-sweden-allows-adhan-muslims-happy.html Banyak maaf. Salam ZulTan Sweden Allows Adhan, Muslims Happy OnIslam & Newspapers Thursday, 11 April 2013 00:00 The permission allows Muslims to raise the Adhan for three to five minutes between 12:00 pm and 1:00 pm on Fridays CAIRO – A mosque in the Swedish capital was given the green light Thursday, April 11, to raise Adhan (call for prayers), to the jubilance of the Muslim community in the Scandinavian country. "I'm happy, very happy," Ismail Okur, chairman of the Islamic Cultural Center of Botkyrka, told Sveriges Radio (SR). "It means a great deal for our association and above all for our religion, and for the prayer.” The Adhan (The Call to Prayer) Adhan Allowed in SwedenSweden Muslims to Finally Raise Adhan Police said Thursday that Fittja mosque in the southern Stockholm suburb of Botkyrka will be allowed to raise the Adhan on Fridays. The permission allows Muslims to raise the Adhan for three to five minutes between 12:00 pm and 1:00 pm on Fridays. The move came in response to a request by Muslims to raise their call for prayers from the Fittja mosque, the only Muslim worship place that has a minaret in Sweden. “I’m really happy and grateful,” Okur told Swedish news agency TT. Police said strict regulations would govern the placement of the speakers to raise the Adhan. Information must also be provided to nearby residents before raising the call for prayers, police said. No date has been set for the first Adhan. The Adhan is the call to announce that it is time for a particular obligatory Salah (ritual prayer). The Adhan is raised five times a day. But Muslims in the West were often unable to make Adhan for prayers as local authorities argue that the call would cause noise to residents.Muslims make up between 450,000 and 500,000 of Sweden’s nine million people, according to the US State Department report in 2011. Pada Senin, 6 Oktober 2014 8:40, Zulharbi Salim <[email protected]> menulis: Sanak RN nah. Sebuah Masjid di Pusat Kota London yang sudah resmi ditutup oleh pemerintah Inggris dan sudah tidak ada aktifitas didalamnya akan tetapi masih terdengar dari masjid tersebut suara azan setiap masuk waktu sholat. Subhaaanallah...Sungguh satu keajaiban. Terlihat banyak wartawan yang meliput dan mengabadikan kejadian ini. Kejadian ini terjadi di London.. Pemerintah Inggris telah menghentikan semua aktivitasnya dan masjid ini juga di tutup.. tidak ada lagi supply listrik dan di kawal rapi..tapi dengan kuasa Allah setiap waktu sholat masih berkumandang azan walaupun sudah tidak ada muadzin yang melakukan adzan.. Allah menunjukkn kebesarannya.. Allahu Akbar. HZS 71 NB.Kiriman seorang sahabat langsung dari London yang ikut menyaksikan dan mendengarnya langsung. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
