--- In [EMAIL PROTECTED], Kepado engku Muhammad Dafiq Saib
Lembang Alam,<[EMAIL PROTECTED]>, jo salam di muliekan,
Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh,
Tarimo kasih banyak e St. Lembang Alam, Moga Allah meredhai.
Karajo kito memang barek, yaitu berdakwah mencari redha Allah.
Dakwah itu tidak akan pernah berhenti, karena patah akan tumbuh,
hilang akan selalu berganti. Itulah Sunnatullah.
Dakwah akan tetap menapaki jalannya dengan langkah tegap dan pasti.
Dakwah membawa kepada keyakinan bahwa pada akhirnya kemenangan ada
pada din Allah.
Berjibun tantangan bukanlah hal baru dalam kamus perjalanan dakwah.
Dakwah sudah sangat terbiasa dengan tantangan dan ujian itu.
Semua rintangan yang ditemui dalam perjalanan dakwah menjadi bukti
kebenaran Risalahnya.
Sebagai umat dakwah Ilaa Allah, setiap diri mempunyai kewajiban
berdakwah, dengan memulai dari mengajak manusia mewujudkan
keberadaannya (eksistensinya) sebagai hamba Allah.
Artinya mengajak umat untuk ibadah, memulainya dari diri sendiri.
Bimbingan Allah SWT amatlah jelas, di antaranya di dalam QS.Ali
Imran:93, Al-Qashash:96, Hud:56, al-An'am:162-163, al-Mujadalah:22,
Ar-Ra'd:41, Yusuf:40, dan banyak lagi yang lainnya.
Menyatukan langkah kembali kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul adalah
tugas kita kini.
Tugas ini memang berat tapi indah, sebagaimana disebut di dalam
Alquran di antaranya di surah Al-An'am:37,153, an-Nahl:89, Asy-
Syura:10, an-Nisa':59, al-Ahzab:36, al-Anfal:46, juga banyak yang
lainnya.
Tarbiyah dan Tazkiyah, pendidikan dan reformasi, dan mobilisai umat
untuk berdakwah ilaa Allah, juga menjadi tugas kita pula. Dengan
sadar harus kita gerakkan.
Dengan menanamkan terus tiada henti keyakinan kepada kekuasaan
Allah, serta bimbingan sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa
sallam. Lihatlah di dalam surah al-Anfal 2, al Hujurat:14, at-
Taubah:126, an-Nashr:3-4, dan lihatlah pula dalam surah An-
Nisa':97, al-Fath:17, ali Imran:104 serta lihat juga dalam al-
Qashash:77. Serta banyak lagi yang lainnya.
Dakwah menghendaki pembinaan dalam semua bidang garapan. Dengan
menggerakkan amal dalam segala aspek kehidupan. Intensif memperluas
wilayah iman dengan mempersempit ulayat kufur dan nifak. Menutup
setiap peluang kemungkaran. Menampilkan contoh berupa uswah hasanah.
Menjalin hubungan mawaddah fil qurba yang penuh dengan rahmah dan
kasih sayang.
Menjaga tetap lurus di jalan dakwah ilaa Allah, dengan mencegah
berlakunya ma'shiyat dan munkaraat (lihat, al-Baqarah:217).
Konsolidasi amal-amal Islami antar jamaah, dengan berpegang teguh
dengan Din Allah. Sebagai pedoman dapatlah ditemui dalam surah ar-
Ra'd:41, dan ali Imran:103, al Anfal:46, ash-Shaf:3 , serta juga
dalam al-Anfal: 5, 7, 17, Ali Imran:121, 166, 167, al-Hajj:78, dan
banyak lagi.
Menciptakan ketenangan dalam suasana krisis, hanya mungkin dengan
redha menghadapi setiap ujian.
Ketenangan karena ada perpegangan kepada Allah akan membuka
kesempatan luas meraih keberhasilan.
Berpikir secara matang sebelum bertindak.
Tidak terburu nafsu dalam berbuat.
Penuh kehati-hatian dan tidak menyerang secara membabi buta.
Sikap istiqamah (concern) berbuat kebaikan niscaya akan menghasilkan
suasana tenteram di tengah pergaulan umat banyak.
Pahamilah, bahwa lamban bereaksi akan menghilangkan kesempatan emas
dan berharga.
Solusi dan jalan keluar yang baik akan susah di peroleh.
Kejayaan hanya mungkin dicapai dengan mengikuti syari'at agama
Allah. Ketaatan kepada Khalik menjadi penopang disiplin kerja.
Ketaatan hanya bisa tegak dengan kekayaan jiwa dan kebersihan harta
(halalan thaiyiban).
Kejayaan akan mudah direbut melalui persiapan sumber daya manusia
(SDM) yang andal, yang terjauh dari kefakiran harta dan iman.
Kekayaan (iman, harta dan ilmu) merupakan sumber kekuatan dalam
membangun izzah diri dan ummat.
Membangun memerlukan keadilan.
Keadilan adalah neraca yang dipikulkan di pundak pemimpin oleh Allah
Subhanahu Wa Ta'ala.
Keadilan mesti ditunaikan tanpa membedakan benci atau senang (QS. Al-
Maidah; 8).
Keadilan adalah bukti ketaqwaan kepada Khalik Sang Pencipta
Demikianlah, semoga Allah selalu memberkati.
Dalam cara-cara seperti itu kita berselancaar di alam maya,
Insya Allah kita akan meraih pemahaman yang dalam,
bahwa bumi Allah yang terasa sempit ini,
akan menjadi lapang bila yang di tuju adalah jannah dan maghfirah-
NYA.
Sakitu dulu Lembang Alam,
Mohon doakan buya moga selalu istiqamah,
Amin.
Wabillahit taufiq wal hidayah,
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wa barakatuh,
Buya HMA
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---