Selamat untuk Pak Adrinof Chaniago. Semoga bisa manjalankan rugas dengan se baik baik nya, slalau dalam bimbingan dan ridho Allah SWT. Aamiin .
Salam, Yosnefil 37/L/Tanjuang/ asa Solok. Tingga di Kalbar Pada 28 Okt 2014 09:57, "Nofend St. Mudo" <[email protected]> menulis: > SANG MENTERI ITU LAHIR DI MIS CIK TAM > Selasa, 28 Oktober 2014 02:31 > > Rumah keluarga besar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala > Bappenas Andrinof Chaniago sunyi senyap. Belum ada seremonial apapun di > rumah sederhana yang berlokasi di Jalan Sutan Syahrir no.266, Mata Air, > Padang. Begitupun dengan papan bunga ucapan selamat, belum satupun > terpajang di depan rumah, lazimnya rumah keluarga besar orang penting yang > baru dilantik. > > Meskipun suasana rumah itu lengang, di halaman terparkir dua unit mobil > yang sepertinya belum dipanaskan, terlihat dari kondisi pagar yang masih > terkunci. Haluan kemudian memasuki pekarangan rumah tersebut, membaca > salam beberapa kali sebelum seorang wanita menyambut kedatangan. > > “Silakan masuk,” tutur wanita yang kemudian diketahui adalah adik ipar > dari sang menteri. > > Melihat suasana di luar dan di dalam rumah, satu kata yang akan terlintas > dalam benak adalah kesederhanaan. Memang kesederhanaan adalah bukti > sebuah perjuangan. Hidup serba susah yang dialami keluarga Andrinof > Chaniago telah dijawab dengan kemauan yang tinggi untuk belajar demi meraih > sukses. Setelah kesuksesan datang, kesederhanaan tetap menjadi baju > kebesaran. > > Beberapa saat kemudian datanglah lelaki yang tiada lain adalah adik > kandung Andrinof Chaniago. Lelaki ramah bernama Guslim Chaniago itu > kemudian sedikit membagi cerita tentang keseharian udanya di masa kecil, > hingga meniti karir dan melesat tinggi. > > “Kegigihan dan keteguhan hati untuk belajar, itu yang tak bisa dilepaskan > dari sosok Da An. Dari kenyataan hidup susah di masa kecil, kami badunsanak > ditempa untuk tekun belajar oleh ibu. Sehingga hasilnya bisa dilihat dari > prestasi yang dicapai sejauh ini,” tuturnya. > > Guslim melanjutkan, sejak sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cik > Tam, karakter Da An sebagai anak yang pintar dan berfikiran jauh ke depan > sudah terlihat. Karakter tersebut makin terasah pada pendidikan selanjutnya > di Madrasah Tsanawiyah Parak Laweh, lalu memutuskan merantau ke Jakarta, > bersekolah di SMA 56 Cengkareng hingga memilih Jurusan Hubungan > Internasional di Universitas Indonesia sebagai labuhan akademisnya. > > Lebih lanjut Guslim beserta sang istri mengungkapkan, belum ada kepastian > kapan akan mengadakan acara syukuran di rumah keluarga. Musyawarah > keluarga baru akan dilakukan untuk menggelar acara tersebut. Hal itu turut > dibenarkan oleh Siti Fatimah, kakak Andrinof Chaniago yang saat dihubungi > Haluan via telfon genggamnya, sedang berada di istana untuk menghadiri > pelantikan dan pengambilan sumpah Kabinet Kerja. > > Pantauan Haluan kemudian diteruskan ke MIS Cik Tam tempat Andrinof > Chaniago melewati masa-masa kecilnya. MIS Cik Tam. Sekolah setingkat SD > yang bernuansa Islam itu dulu bukan sekedar tempat aktivitas sekolah di > siang hari, melainkan juga menjadi surau tempat siswa-siswi mengaji di > waktu malam. > > Haji Ansal Gani, tokoh masyarakat setempat yang merupakan teman masa kecil > Andrinof Chaniago kemudian menemani Haluan berkeliling di MIS Cik Tam. > Sebuah bangunan gaya lama berlantai kayu dan berdinding tadir masih kokoh > berdiri di samping bangunan sekolah yang baru. > > “Bangunan lama itu MIS Cik Tam yang lama, di situ saya dan Andri belajar > siang dan malam, tidurpun kami di sana. Belajar pidato, bermain rebana dan > mengaji kami lakukan di bangunan tersebut. Sedangkan bangunan yang baru > adalah MIS Cik Tam yang sekarang,” ujar Ansal. > > Ansal kemudian menceritakan, betapa masa kecil Andrinof sebagai seorang > teman menjadi contoh bagi yang lainnya. Andrinof sang juara kelas itu > selalu membantu ibunya menjual kue talam. Tempat kue dijujung di atas > kepala tapi senyum dan hati selalu riang. > > “Kami dulu suka bermain berbagai macam permainan, yang paling kami sukai > itu main alang-alang (layang-layang). Andri itu banyak kawannya. Orangnya > tidak bisa marah meskipun terkadang dijahili teman. Tapi sebaliknya Andri > kadang juga suka menjahili temannya,” kenang Ansal. > > Perjalanan ke rumah dan sekolah masa kecil Andrinof Chaniago sekali lagi > menjadi bukti. Pendidikan jika ditempuh dengan serius, belajar jika > dijalani dengan kesungguhan, maka kata sukses hanya menunggu waktu untuk > datang. Siapa mengira siswa MIS Cik Tam, sekolah swasta berlantai kayu dan > berdinding tadir itu, sekarang jadi menteri. *** > > > OLEH: JULI ISHAQ PUTRA > > http://harianhaluan.com/index.php/feature/35242-sang-menteri-itu-lahir-di-mis-cik-tam > > > > -- > > > > *Wassalam* > > > > *Nofend St. Mudo37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok > SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola * > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
