Terimaksih atas semua masukan atas tulisan Geowisata ini, Pak Sjamsir betul ada nan salah tentang 'guide' itu. Untuk Jalur Geowisata sesuai usul Pak Saaf, mudah-mudahan dapat kita wujudkan, saya akan diskusikan dengan HAGI dan IAGI untuk membantu pematangan konsep dan pemetaan/mapping.
Untuk Ibu Lies dan lainnya, masalah istilah dan lain-lain, tentu pendalaman secara teoritis dapat kita kaji lebih jauh sehingga sama-sama lebih jernih kita melihat topik yang diajukan. Kesalahan, kedangkalan ide dan lain-lain, InsyaAllah akan menjadi masukan buat saya untuk lebih memperkaya materi & teknik penulisan di masa akan datang Terimakasih Tuan dan Puan yang berbahagia Wassalam Dedi Yusmen Ekay -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of hambociek Sent: Tuesday, March 25, 2008 10:42 PM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Geowisata Sumbar, Tantangan dan Potensi Menjanjikan Dari Pengurus Mappas dan juga warga RN di Padek. Senin, 24 Maret 2008 "Untuk memenuhi kekurangan ahli pemandu geowisata (geotourism guider),dapat pula pada Sekolah Pariwisata ..." Sayang editor Padek tertidur lena. Tidak ada kata atau istilah "guider" dalam Bahasa Inggeris; guide (n) adalah pemandu. Mudah-mudahan terbangun. Salam, --Sjamsir Sjarif Old website www.usindo.net/hambo Assalamualaikum w.w. Nanda Dedi Yusmen dan para sanak sa palanta, Saya pertama kali mengetahui masalah geologi Sumatera Barat ini dari pak Nofrins,... Wassalam, Saafroedin Bahar (L, 70+7+17, Jakarta) --- On Tue, 3/25/08, kabaMinang OnLine <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: kabaMinang OnLine <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] Geowisata Sumbar, Tantangan dan Potensi Menjanjikan To: [email protected] Date: Tuesday, March 25, 2008, 1:35 PM Dari Pengurus Mappas dan juga warga RN di Padek. Senin, 24 Maret 2008 Oleh : Dedi Yusmen, Pengurus Pusat Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar (Mappas) SECARA umum pariwisata merupakan salah satu bentuk pemanfaatan potensi sumber daya alam, manusia dan lingkungan yang dapat memberikan keuntungan dari sisi keekonomian. Banyak negara yang telah memanfaatkan potensi ini untuk meningkatkan penerimaan negara dalam menyejahterakan rakyatnya. Negara di Eropa seperti Belanda, Perancis, Italia dan Inggris sudah lama menjadikan pariwisata sebagai salah satu pendapatan negara utama. Negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia telah pula memanfaatkan pariwisata sebagai pemasukan utamanya, Singapura dengan wisata belanjanya dan Malaysia dengan jualannya "Truly Asia" itu. Geowisata merupakan salah satu jenis wisata minat khusus dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam meliputi, bentuk bentang alam, batuan, struktur geologi dan sejarah kebumian, sehingga diperlukan peningkatan pengayaan wawasan dan pemahaman proses fenomena fisik alam (pusdiklat geologi, 2007). Contoh objek geowisata adalah gunung api, danau, air panas, pantai, sungai dan lain-lain. Keindahan wilayah ini yang biasanya digunakan sebagai ikon wisata untuk menarik para pengunjung. Siapa yang tidak kenal Danau Singkarak, Danau Maninjau, Danau Diateh Danau Dibawah, Ngarai Sianok, Lembah Harau, Bukit Barisan, lihat pula hamparan gunung sepanjang bukit barisan, Merapi, Singgalang, Talang dengan potensi air panas, berdiri gagah dan walau kadang mencemaskan, semua itu anugerah yang saling menyelindan pendukung keindahan dan kesuburan alam ranah minang. Secara keilmuan terutama pada ilmu kebumian (geosciense) seperti geologi dan geofisika, potensi ini dapat dijadikan sebagai laboratorium alam yang lengkap dan bermanfaat. Potensi Pengembangan Sebelumnya mari kita tengok ke dalam, ke ranah tercinta, Sumatera Barat, Sumatera Barat yang bercikal dari "tigo luhak" yang konon kabarnya melalui tambo dikatakan berawal dari Gunung Merapi sebesar "telur itik" itu menunjukkan sebuah proses "terciptanya" Gunung Merapi "diikuti" dengan kejadian alam berikut di sekitarnya, kejadian Gunung Singgalang diikuti regangan tektonik lembah Ngarai Sianok ke baratnya, danau, gunung, sungai, lembah dan paparan bukit itu telah dibentuk oleh peristiwa geologi yang tidak hanya indah untuk dipandang, tapi dapat pula dipelajari sejarah terbentuknya secara keilmuwan, terutama dari sisi ilmu kebumian. Sebagai laboratorium alam "ilmu Kebumian" maka potensi ini dapat dijadikan sebagai potensi lain pengembangan wisata. Secara praktis di tempat wisata alam itu dapat dibuat sejarah geologi terbentuknya objek wisata alam tersebut dan dimunculkan dalam "board" dan brosur setiap objek wisata alam ini. Potensi geowisata di wilayah Sumatera Barat dapat dikembangkan dengan beberapa cara seperti dengan membuat sejarah geologi daerah geowisata, membuat kunjungan geowisata, pameran geowisata, dll. misalkan di Panorama Bukittinggi dapat dibuat suatu "space" kecil yang menceritakan sejarah geologi terbentuknya Ngarai Sianok, selain menarik untuk dibaca tentu juga akan menambah sisi keilmuan bagi pengunjung, bagi peserta didik tentu dapat dijadikan tambahan referensi dalam memahami pelajaran ilmu bumi di sekolah. Di lain hal sebagai laboratorium alam, potensi geowisata ini tidak hanya menarik bagi wisata tapi juga dapat menarik sebagai area penelitian. Pendirian gedung Geowisata Sumbar dapat pula direncanakan berisi tentang sejarah geologi suatu potensi wisata di tempat tujuan wisata, gedung geowisata ini dibuat sebagai referensi awal bagi pengunjung geowisata Sumbar. Peluang, Tantangan dan Kerjasama Kerja wisata ini tentu tidak mudah untuk segera diwujudkan, namun infrastruktur dan sumberdaya yang ada saat ini di Sumbar khususnya diyakini dapat dielaborasi untuk percepatan rencana pengembangan geowisata Sumbar tersebut. Tantangan utama tentu adalah penyiapan sumber daya manusia yang akan mendukung terwujudnya rencana ini. Untuk lebih memudahkan perwujudannya dengan segera, maka instansi terkait dengan ilmu kebumian antara lain perguruan tinggi yang ada di Sumbar seperti Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang dll. Himpunan Profesi ilmu Kebumian. Di Sumbar ada Komisariat Wilayah Himpunan Ahli Geofisika (HAGI) dan Ikatan Ahli Geologi (IAGI) yang telah pula melaksanakan beberapa kegiatannya di Sumbar seperti Acara "Lapau Mak Katik"di TVRI Padang beberapa waktu lalu dan tanggap tsunami, yang dapat pula dijadikan referensi dalam melengkapi terealisasinya rencana pengembangan objek geowisata ini. Banyak pula ahli Geofisika, Geologi, Meterologi di beberapa instansi di luar Sumbar yang berasal dari Sumatera Barat, seperti Badan Meteorologi Geofisika (BMG) di mana Ketua BMG periode sebelumnya berasal dari Sumatera Barat, Instansi Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian, Industri dll. yang dapat diminta masukan dan bantuannya dalam rencana pengembangan potensi geowisata Sumbar. Untuk memenuhi kekurangan ahli pemandu geowisata (geotourism guider),dapat pula pada Sekolah Pariwisata seperti SMK Parawisata, Akademi Parawisata di Sumbar ditambahkan kurikulum tentang geowisata, khususnya pengetahuan tentang potensi geowisata Sumbar, pembuatan kurikulum tersebut dibantu oleh ahli-ahli di atas. Saat ini di Kototabang terdapat stasiun Pengamatan Iklim dunia, yang berpotensi dijadikan sebagai objek geowisata, stasiun Pengamatan Geofisika dan Meteorologi di Padang Panjang dimintakan sebagai referensi data dalam menambah khasanah ilmu para peminat dan penikmat geowisata. Geowisata yang penuh tantangan ini ke depan dapat dijadikan salah satu ikon wisata Sumbar yang merupakan peluang dan potensi bila dikerjakan dengan fokus dan serius, semoga. (***) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
