Diambiak seketek tulisan sanak Ibnu Kamang diateh:

"Di kota inilah nikah mut’ah menjadi aktivitas yang tumbuh subur di tangan
para Mullah (ulama Syiah) dan hauzah Syiah, semacam pesantren bagi penganut
Syiah.‎Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya menyatakan
Tabuik juga menyumbang peningkatan kunjungan wisatawan ke Pariaman. Ini
terbukti dengan peningkatan kunjungan wisata selama lima tahun belakangan.
Tahun 2009 jumlah kunjungan 69.699 orang, sedangkan tahun 2014 meningkat
menjadi 791.624 orang".

Menjadi pertanyaan besar :
1. Adakah hubungan perayaan Tabuik di Piaman ini dengan ajaran Syiah, ini
kusus perayaan  Tabuik yang di Piaman.
2. Apakah kemungkinan memang ada pengikut Syiah di Piaman, hanya belum
menampakkan diri dengan terang, karena masyarakat Islam Indonesia belum
bisa menerima keberadaan Syiah di negeri ini.
Kalau memang Piaman jadi kota kembarnya Qum dan resimi oleh kedua Wali
Kota, lalu lintas budaya tak bisa dihalangi, otomatis Syiah akan masuk
dengan berbaju budaya ke Piaman. Mudah-mudahan masih sebatas issu.

Apakah  Bea  Cukai dan Dinas Pariwisata serta pemerintah Piaman penah
mendata kenaikan turis lebih dari 10 kali lipat itu dalam tempo 5 tahun
berasal dari negara mana saja. Kalau ternyata itu dari Iran atau Eropah
asal Iran, Kalau memang dominan asal Iran patut kita waspada agar generasi
Paiaman  dan Sumbar kedepan tidak terbawa arus syiah. Kalau Syiah
masuk,negara mengakomodir kita yang tidak menerima nikah  Mut'ah terpaksa
menontonnya.

Mudah-mudahan tidak terjadi di Negara ini.

Mohon bagi yang punya data dan pengalaman, silahkan mencerahkan

Terima kasih.

Wass,
Maturidi L(76) Talang, Solok, Kutianyia, Dur Riau

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke