Hanif,

Ndak mangarati do apo hubungan no jo janji kampanye tu.

Nan awak tau arago minyak bumi turun yo arago bbm harus turun pulo, nan aneh  
di berita ko kan subsidi dicabut tapi arago bbm no turun. Aneh dan lucu se 
tadanga no.

 

Wassalam

Tan Ameh

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of Muhammad Hanif
Sent: Monday, December 29, 2014 2:51 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [R@ntau-Net] Subsidi Dihapus, Harga Premium Langsung Turun

 

Assalamu’alaikum ww

 

Mak Tasril NAH

 

Kalo manuruik ambo nan awam ko, pemerintah memanfa’atkan harga minyak dunia 
yang trennyo lagi turun jadi kesannyo harga BBM premium turun, ambo kurang tau 
apokah iko tamasuak janji2 pasangan Jokowi – JK waktu kampanye pilpres dulu 
yaitu melepas harga premium mengikuti harga pasar, mungkin ada yg bisa kasih 
penjelasan. Tarimokasih sabalunnyo.

 

Wassalam

 

Hanif / BKS / 41

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of Tasrilmoeis
Sent: 29 Desember 2014 14:32
To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Subsidi Dihapus, Harga Premium Langsung Turun

 

Nampak no berita ko salah judul, seharus no “ Subsidi Oleh Rakyat Dihapus, 
Harga Premium Langsung Turun” 

 

 

 

Subsidi Dihapus, Harga Premium Langsung Turun

Rista Rama Dhany - detikfinance

Senin, 29/12/2014 11:16 WIB

Description: 
http://beta.newopenx.detik.com/delivery/lg.php?bannerid=9129&campaignid=3381&zoneid=1108&loc=1&referer=http%3A%2F%2Ffinance.detik.com%2Fread%2F2014%2F12%2F29%2F110540%2F2788890%2F1034%2Fsubsidi-dihapus-harga-premium-langsung-turun&cb=b184cd2e40

Description: //images.detik.com/content/2014/12/29/1034/111030_spbusentul5.jpg

Jakarta -Pemerintah berencana merilis kebijakan baru soal subsidi Bahan Bakar 
Minyak (BBM), yang salah satunya adalah kemungkinan dihapuskannya subsidi untuk 
Premium. Bila kebijakan ini ditetapkan, maka harga Premium akan langsung turun.

Menteri ESDM Sudirman Said mengakui bahwa penurunan harga minyak dunia membuat 
harga keekonomian Premium ikut turun. Bahkan saat ini harga pasar Premium lebih 
murah dibandingkan dengan harga subsidi yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp 
8.500/liter.

"That's it, subsidi Premium dihapuskan. Kalau dilepas dengan harga keekonomian, 
harganya akan jadi lebih rendah dari yang ditetapkan pemerintah November lalu 
Rp 8.500/liter," ungkap Sudirman saat ditemui detikFinance di kediaman 
pribadinya, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (28/12/2014).

Sudirman menambahkan, harga Premium yang sedang murah menjadi momentum tepat 
untuk menghapuskan subsidi. Pasalnya, meski sekarang menikmati sedikit 
keuntungan, tetapi sepanjang tahun ini pemerintah masih nombok subsidi BBM.

"Ini mumpung harga minyak dunia begitu rendah, sehingga lebih baik ditetapkan 
harga keekonomian. Mungkin saat ini pemerintah untung sedikit karena harga 
keekonomian Premium di bawah harga subsidi. Tapi secara net setahun pemerintah 
masih nombok karena harus bayar subsidi BBM," jelas Sudirman.

Nantinya, kata Sudirman, hanya harga BBM diesel alias Solar yang disubsidi 
tetap oleh pemerintah. Kemungkinan subsidi yang diberikan adalah Rp 1.000/liter.

"Nantinya harga Solar juga akan naik-turun mengikuti harga market, tapi setiap 
liter solar ada subsidinya. Diusulkan misalnya Rp 1.000/liter," tuturnya.

(rrd/hds) 

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke