Mohon ma'af,
kok belum apa-apa sudah menyalahkan pilot?  emangnya sudah ada hasil
investigasi?  Kok kita suka latah ya?

Wassalam
Ronald - Depok
 On Dec 31, 2014 8:36 AM, "Zorion Anas" <[email protected]> wrote:

> Pilot Indonesia suka nekad. Maklum eks pilot F16. Harusnya co-pilot si
> orang Prancis musti ngingatin. Tapi mungkin perusahaan air asia sendiri
> menetapkan harus tepat waktu. Jadi kehendak Allah yg berlaku, krn faktor
> manusia kurang mawas diri. Di Amerika memang badai sedikit pesawat pasti di
> delay. Mau jet besar atau jet kecil..krn trafic control tdk mengizinkan
> terbang. Di Indonesia terserah pilot.....mau berangkat atau tunda. Jd yg
> salah siapa? Sy pun jd bingung.....
> Pada 2014 12 30 21:30, "Fashridjal M. Noor" <[email protected]>
> menulis:
>
>> Copas
>> Ijin forward:
>>
>> Ini barusan analisa terakhir dari CNN, panelnya pilot Aussie, pilot
>> Amrik, meteorologist ahli,  crash investigator dari NTSB nya Amrik.  Mereka
>> analisa berdasarkan data terakhir dari Indo.  Menurut meteorologist nya,
>> intertropical convergence storm itu umumnya besar nya radius 10 miles.  Dan
>> storm nya itu storm cell by storm cell, radius by radius.  The biggest and
>> worst storm cell itu ada diatas laut jawa waktu pesawatnya mau takeoff.
>> Sang pilot menerima pre-flight briefing untuk menghindar storm cell ini.
>> Kalau situasi seperti ini di Amerika, flight nya pasti di delay.  Alasan
>> nya adalah, karena storm cell by storm cell itu, ruang antara dua storm
>> cells itu yang di radar itu kelihatan okay dan tenang, sebenarnya adalah
>> super bahaya.  Ini karena ruang diantara dua storm cells itu terjadi down
>> draft.  Karena down draft, suhu nya super cold mendadak.
>>
>> Nah, waktu pesawatnya mulai masuk satu storm cell, pilot nya minta belok
>> ke kiri untuk menghindar.  Si pilot kayaknya ngak paham bahwa daerah di
>> kiri itulah yang ruamg antara storm cells yang super berbahaya.  Waktu dia
>> masuk daerah ini, super cold air terjadi, terjadi down draft, thinner air,
>> pesawat nya susah di kontrol.  Karena kemungkinan besar masuk daerah itu
>> ada hail (es batu) atau moisture, kemungkinan besar radar nya mendadak
>> rusak dan/atau Pitot tube nya yang mengukur air speed mendadak beku.  Kalau
>> udah begini, si pilot udah ngak tau dia berada dimana (in terms of storm)
>> dan air speed sebenarnya dia udah ngak tau. Itulah makanya speed nya 105
>> dibawah normal karena dia udah ngak tau air speed.  Karena speed nya
>> rendah, akhirnya pesawat nya stall dan jatuh.  Itulah analisa terakhir.
>> Makanya, kalau cuaca seperti itu kejadian di Amrik, 100% flight nya udah di
>> delay, karena itu standard procedure di Amerika.
>> On Dec 30, 2014 9:10 PM, "Zorion Anas" <[email protected]> wrote:
>>
>>>
>>>
>>> http://nypost.com/2014/12/30/bodies-found-near-airasia-disappearance-site/
>>> --
>>> Zorion Anas
>>> (+62)085811292236
>>> [email protected], [email protected]
>>>
>>> --
>>> .
>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>>> ===========================================================
>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>>> * DILARANG:
>>> 1. Email besar dari 200KB;
>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>> 3. Email One Liner.
>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>>> mengirimkan biodata!
>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>>> mengganti subjeknya.
>>> ===========================================================
>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
>>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
>>> ---
>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>>> Grup.
>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>>> kirim email ke [email protected].
>>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>>
>>  --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke