Gedung Nasional Muarolabuh yang terletak di Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan (Solsel), habis dilalap api sekitar pukul 21.00 WIB, Senin (23/2). BPBD Solsel, Dalwison memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar, meski belum dihitung secara rinci.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Solsel, Dalwison menginformasikan, 1 unit gedung beserta isinya terbakar habis. Namun, gedung pustaka yang juga berada di dalam kawasan gedung tersebut, tidak sempat disentuh api karena api cepat dipadamkan oleh tim gabungan. Sumber api, kata Dalwison, belum diselediki, namun diduga kuat karena korsleting listrik. “Kami tidak menemukan sumber api lain selain korsleting, sebab di dalam gedung kami menemukan banyak kabel yang terkelupas. Dugaan sementara, api berasal dari plafon loteng atas yang kemudian menyebar ke bawah,” ujarnya saat dihubungi Haluan via sambungan telepon. “Gedung tidak ada yang mengawasi. Api diketahui pertama kali oleh masyarakat yang melewati lokasi itu, yang kemudian dilaporkan ke pos pemadam kebakaran yang berada tak jauh lokasi tersebut,” katanya lagi. Lebih lanjut Dalwison mengatakan, sekitar 100 lebih personel gabungan diturunkan untuk untuk memadamkan api. Personel gabungan tersebut terdiri dari BPBD, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, Polri dan TNI. Pemadaman api juga dibantu oleh pihak Bank Nagari yang gedungnya bersebelahan dengan Gedung Nasional tersebut. Masyarakat sekitar lokasi kejadian juga ikut membantu memadamkan api. “BPBD menurunkan 4 mobil pemadam kebakaran, yakni 2 dari Muarolabuh dan 2 dari Padang Aro. Total anggota pemadam yang terjun ke lapangan memandamkan api sebanyak 36 orang. Kendala yang kami hadapi saat pemadaman kehabisan air. Dua mobil pemadam dari Muoarlabuh kehabisan air. 2 mobil tersebut mengisi air ke sungai terdekat. 1 mobil berhasil keluar membawa air, sedangkan 1 mobil lagi terbenam dan belum keluar dari sungai. Sementara dua mobil dari Padang Aro menuju lokasi dengan rentang waktu tempuh 45 menit, api diketahui membesar lagi. Meski dua terlambat datang, namun api dapat dipadamkan tidak sampai 1 jam dari kejadian bermula. Terhitung sejak petugas pemadam tiba, api dipadamkan dalam rentang waktu 15 menit,” tutur Dalwison. “Setelah api dipadamkan petugas gabungan membersihkan gedung dari puing-puing di dalam gedung,” tambahnya. Para pejabat pemerintah di Solsel, seperti Bupati Muzni Zakaria, Wakil Bupati Abdul Rahman dan anggota DPRD Solsel, turun ke lokasi kejadian untuk memeriksa keadaan. Gedung Nasional Muarolabuh merupakan fasilitas umum miliki Pemerintah Kabupaten Solsel yang digunakan untuk berbagai kegiatan seperti penampilan kesenian, rapat dan fungsi sebagai gedung pertemuan lainnya. Kata Dalwison, gedung ini keesokan harinya akan digunakan untuk Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang akan dihadiri oleh pihak-pihak terkait termasuk anggota DPRD Solsel. (h/dib) HALUAN — Selasa, 24 Februari 2015 02:00 Foto2 kebakaran >> https://www.facebook.com/media/set/?set=a.1038670999483110.1073741842.147855265231359&type=1 -- *Wassalam* *Nofend St. Mudo38th+/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola * *https://www.facebook.com/nofend <https://www.facebook.com/nofend>* -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
