> "Ar-ridhaa bil kufri kufrun" Redha dengan kekafiran hukumnya kafir. Itu > sebabnya kita tidak boleh bercampur-campur. Dalam Islam ada > undang-undangnya. "Tsalasatun jidduhunna jiddun walaa jidduhunna jiddun". > Tiga perkara bersungguh-sungguhpun sungguh, tidak bersungguh-sungguhpun > sungguh.
Assalamu'alaikum.w.w. .... kita sambung agak sedikit yang kemaren... "Tsalasatun jidduhunna jiddun walaa jidduhunna jiddun". Tiga perkara bersungguh-sungguhpun sungguh, tidak bersungguh-sungguhpun sungguh. Maksudnya, perkara ini tidak boleh main-main, karena yang main-mainpun dihitung sungguhan. Yang pertama 'aqidah tidak boleh main-main. Setengah-setengah orang berkata dan bersumpah bahwa kalau dia berbuat dia kafir. Akibatnya. dia terus menjadi kafir meskipun dia tidak berbuat. Karena dia sudah bermain-main dengan 'aqidah. Dia memang tidak melakukannya, tapi dengan berkata seperti itu dia menjadi kafir langsung, walau dia tidak melakukan, hukumnya kafir. Kalau mati tidak boleh dikubur di kuburan Islam. Yang kedua talaq. Makanya tuan-tuan jangan bermain-main dengan kata-kata cerai. Walau hanya bersandiwara, jatuh talaq. Bagarah-garah .eh jatuh talaq. Tuan-tuan berkumpul juga dengan isteri, isteri tidak menolak, ini namanya rujuk dengan perbuatan, . bisuak . bagarah lo liak. eh jatuh lagi talaq. Bakumpua lo baliak. Sampai tiga kali, hubungan tuan-tuan dengan isteri adalah zina sepanjang zaman, karena talaq tiga kali atau langsung tiga adalah talaq ba'in, bukan raj'i. Tidak dapat rujuk kembali, sampai ia diperisteri oleh orang lain dan diceraikannya pula tanpa paksaan. Cina buta atau bacindua kecek rang kampuang, hukumnya haram dan perbuatan itu tidak sah dan tidak dapat menghapuskan talaq tiga. Berhati-hatilah tuan-tuan dalam urusan ini. Yang ketiga memerdekakan hamba sahaya. Juga tidak boleh main-main. Syukur sekarang sudah tidak ada lagi perbudakan. Kita kembali. Bahwa ulama-ulama adalah ikutan, tapi ulama-ulama kita kadang-kadang bisa dibeli, mudah sekali. Dan kalau bicara di depan para pejabat, kajinya mana yang menyenangkan hati para pejabat, tidak berani berkata benar, takuik urang tasingguang. Kalau kita baca sejarah Imam Ahmad bin Hambal, imam Ahmad bin Hambal mengeluarkan fatwa bahwa Al-qur-an itu Qadim, tapi khalifah ketika itu menyatakan bahwa Al-qur-an itu baru, makhluk (Pasan ambo ka tuan-tuan, jan dicubo-cubo pulo mangkaji ko atau mampatantangkannya atau mambuek kontroversi, kaji awak indak ka sadalam urang dulu-dulu do, apolai kok indak pandai babahaso Arab-red). Bertentangan antara ulama dengan pemimpin negara. Ditangkaplah Imam Ahmad bin Hambal dan dipenjarakan karena fatwanya bertentangan dengan fatwa pemerintah. Tinggalah ia di penjara. Lama kelamaan datang perintah baru untuk me-"rotan" Imam Ahmad kalau tidak mau menarik kembali fatwanya. Dirotanlah Imam Ahmad. Di rotan..rotan .rotan, tidak lama datanglah ulama yang pro-pemerintah untuk membujuk Imam Ahmad, menarik kembali fatwanya supaya tidak kena rotan. Kata Imam Ahmad, "saya tidak akan menarik kembali fatwa saya yang keluarkan, karena itulah fatwa yang benar". Ulama-ulama itu membujuknya supaya ikut pemerintah. Ulama dulupun ada juga yang menjilat, sekarang apalagi. Namun Imam Ahmad tidak menarik kembali fatwanya. Di sebelah dia ada kawan dia yang kena rotan juga. Dia adalah pencuri, kena rotan. "tuan" katanya "tuan jangan menarik kembali fatwa tuan, saya sendiri tidak menarik kembali pembelaan saya, walau saya mencuri." Perampok pun tidak menarik kembali pembelaannya. "Kalau tuan tidak menarik kembali fatwa tuan, tuan akan masuk sorga" Hebat pula perampok itu. "Tuan kalau tidak menarik kembali ftawa tuan, tuan akan masuk sorga", dia menasehati imam besar itu... Perampok. Maknanya orang-orang sekarang, kalau menjilat, lebih parah dari perampok itu. hmm. lebih baik perampok itu sedikit. :). ... aaa lah panjang pula...... beresok kita sambung.. Wabillahil hidayah wat taufiq Wassalam Padang, Maret 2008 Lab. Perancangan dan Konstruksi Mesin Fakultas Teknik Universitas Andalas Kampus Limau manih Dr. Eng. Khairi Yusuf St. Sinaro. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
